Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia

Leave a comment

PENDAHULUAN

Pada tahun 30 Hijriah atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.
Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi’i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.
Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil’alamin.
Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah – terutama Belanda – menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.
Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.
Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi’i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).

A. Kerajaan Samudera Pasai
Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Malik Al-saleh dan sekaligus sebagai raja pertama pada abad ke-13. Kerajaan Samudera Pasai terletak di sebelah utara Perlak di daerah Lhok Semawe sekarang (pantai timur Aceh).
Sebagai sebuah kerajaan, raja silih berganti memerintah di Samudra Pasai. Raja-raja yang pernah memerintah Samudra Pasai adalah seperti berikut.
(1) Sultan Malik Al-saleh berusaha meletakkan dasar-dasar kekuasaan Islam dan berusaha mengembangkan kerajaannya antara lain melalui perdagangan dan memperkuat angkatan perang. Samudra Pasai berkembang menjadi negara maritim yang kuat di Selat Malaka.
(2) Sultan Muhammad (Sultan Malik al Tahir I) yang memerintah sejak 1297-1326. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Perlak kemudian disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai.
(3) Sultan Malik al Tahir II (1326 – 1348 M). Raja yang bernama asli Ahmad ini sangat teguh memegang ajaran Islam dan aktif menyiarkan Islam ke negeri-negeri sekitarnya. Akibatnya, Samudra Pasai berkembang sebagai pusat penyebaran Islam. Pada masa pemerintahannya, Samudra Pasai memiliki armada laut yang kuat sehingga para pedagang merasa aman singgah dan berdagang di sekitar Samudra Pasai. Namun, setelah muncul Kerajaan Malaka, Samudra Pasai mulai memudar. Pada tahun 1522 Samudra Pasai diduduki oleh Portugis. Keberadaan Samudra Pasai sebagai kerajaan maritim digantikan oleh Kerajaan Aceh yang muncul kemudian.
Catatan lain mengenai kerajaan ini dapat diketahui dari tulisan Ibnu Battuta, seorang pengelana dari Maroko. Menurut Battuta, pada tahun 1345, Samudera Pasai merupakan kerajaan dagang yang makmur. Banyak pedagang dari Jawa, Cina, dan India yang datang ke sana. Hal ini mengingat letak Samudera Pasai yang strategis di Selat Malaka. Mata uangnya uang emas yang disebur deureuham (dirham).
Di bidang agama, Samudera Pasai menjadi pusat studi Islam. Kerajaan ini menyiarkan Islam sampai ke Minangkabau, Jambi, Malaka, Jawa, bahkan ke Thailand. Dari Kerajaan Samudra Pasai inilah kader-kader Islam dipersiapkan untuk mengembangkan Islam ke berbagai daerah. Salah satunya ialah Fatahillah. Ia adalah putra Pasai yang kemudian menjadi panglima di Demak kemudian menjadi penguasa di Banten.

B.Kerajaan Islam Di Aceh
Kerajaan Islam di Aceh berdiri berkaitan dengan runtuhnya Kerajaan Malaka pada tahun 1511, banyak Orang melayu menyebrang Selat Malaka dan bermukim di Aceh . Menurut sejarah Melayu , Kerajaan Aceh pertama dipimpin oleh Sultan Ali Mughayat Syah (1513-1528). Perdagangan , pemerintahan yang teratur dan terpeliharanya kebudayaan Islam merupakan faktor penting yang menyebabkan Aceh bisa bersaing dengan kerajaan islam lainya seperti Turki Utsmani dan Maroko.
kerajaan ini berdiri ditandai dengan adanya perebutan hegemoni yang dipimpin oleh Sultan Alaudin Al-Kahar di Selat Malaka dari kekuasaan Portugis dan Johor yang pada akhirnya berhasil menangkap Sultan Johor. Serangan berikutnya dilakukan ke Malaka oleh Sultan Aru , namun pada akhirnya gagal bersamaandengan gugurnya beliau.
Gagal merebut Malaka , Kerajaan Aceh meluaskan wilayahnya ke Sumatera bagian tengah dan selatan serta Semenanjung Malaka. Usaha perluasan wilayah tersebut terjadi pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636) yang membawa Aceh ke puncak kejayaanya. Aceh dipilih sebagai transitnya para pedagang dari Barat dan Timur karena letaknya strategis sehingga terdapat hubungan diplomatik dengan kerajaan lain.
Ciri-ciri yang menonjol dari Kerjaan Aceh adalah Raja-raja Aceh sangat menaruh perhatian dalam kehidupan agama Islam. Dalam pelaksanaan kehidupan beragama, rakyat Aceh mendapat pengaruh Sufi dan Tassawuf. Namun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Tani , ajaran tersebut ditekan karena dianggap menyimpang dan memilih Ajaran Islam murni akan tetapi gagal.
Dengan semakin meningkatnya hubungan dengan negeri Arab , maka pengaruh ajaran Islam dari Timur Tengah makin meningkat, lambat laun pengaruh tassawuf menurun yang akhirnya mampu mempertahankan citranya sebagai kerajaan Islam yang taat sehingga Aceh dijuluki sebagai “Serambi Mekkah” .

C. Kerajaan Islam di Malaka

Kerajaan Malaka yang semula tumbuh di sekitar pelabuhan Malaka berkembang menjadi kerajaan Islam yang paling berpengaruh di sekitar selat Malaka. Tidak di ketahui dengan pasti bagaimana awal berdirinya dan pergantian raja-rajanya. Menurut versi melayu dan majapahit, kerajaan ini didirikan oleh seorang pangeran Majapahit bernama Paramisora, yang melarikan diri ke Tumasit kemudian ke Malaka. Seteleh memeluk islam, dia menganti nama nya menjadi nama islam yaitu Iskandar syah
Raja pertama Malaka ini diganti oleh Muhammad Iskandar Syah (1414-1424) dan menikah dengan putri Pasai, Sultan Munfadzat Syah, Sultan Mansur Syah (1458-1477), sultan Alaudin Syah (1488-1511). Kerajaan ini mengalami keruntuhan setalah direbut oleh bangsa portugis di bawah pimpinan Alfonso d Alburquerque tahun 1511
Walaupun Paramisora dianggap sebagai pendiri kerajaan Malaka Awal abad ke 15, Sebanarnya pelabuhan Malaka telah berkembang menjadi pelabuhan penting sekitar satu sampai dua abad yang lalu.
Sejalan dengan pesatnya perdagangan, kerajaan ini memiliki hegemoni atas selat Malaka. Selama kurang lebih satu abad, kerajaan ini memiliki pengaruh politik atas kerajaan – kerajaan kecil di sekitar selat malaka.
Kerajaan Malaka memiliki peran yang sangat besar di bidang perdagangan. Bidang ini merupakan sumber utama kehidupan ekonomi penduduknya. Pada masa Kejayaannya, para pedagang Indonesia banyak yang berlabuh di pelabuhan Malaka dan mengadakan transaksi dagang dari Arab, Persia, Gujarat, Benggala, Cina dan negeri lainya. Ada beberapa hal yang dapat dikemukakan mengenai perdagangan di malaka.
Pertama, raja dan pejabat tinggi krajaan terlibat dalam kegiatan dagang. Meraka memiliki kapal dan nahkoda dan awak yang bekerja kepadanya. Selain itu, mereka juga menanamkan modal pada perusahaan-perusahaan pelayaran dan menjual barang melalui kapal-kapal milik pedagang lain.

Kedua, pajak bea cukai yang dikenakan pada setiap barang dibedakan atas asal barang. Misalnya barang yang berasal dari barat dikenakan bea sebesar 6%, sedangkan dari timur termasuk pedagang dari kepulauan nusantara tidak dikenakan bea.
Ketiga, perdagang dijalankan dalam 2 jenis, yaitu 1) pedagang memasukan modal dalam barang dangan yang diangkut dengan kapal untuk dijual ke negeri lain, dan 2)pedangan menitipkan barang kepada nahkoda atau meminjamkan uang kepada nahkoda yang akan membagi, keuntungan nya dengan pedangan ynag memberi modal.
Keempat, agar perdagangan berjalan lancar, kerajaan mengeluarkan berbagi undang-undang yang mengatur perdangangan dikerajaan tersebut.dlam undang-undang itu diatur masalah sarat-sarat sebuah kapal untuk berlayar, nama-nama jabatan dan tanggung jawabnya, saat berlabunya kapal di pelabuhan, dan sebagainya.
Kehidupan politik Malaka berpusat pada struktur politiknya. Struktur politik kerajaan Malaka terdiri dari beberapa lapis. Di puncak kekuasan terdapat seorang raja yang membawai patih yang disebut paduka raja dimalaka. Patih membawahi semua pajabat tinggi kerajaan, seperti bendahara, bupati, dan seterusnya.
Dalam struktur politik tingkat bawah lebih berkaitan dengan urusan perdagangang. Dalam struktur ini terdapat struktur tumenggung atau kepala pemerintahan kota yang memiliki kewenagan dalam urusan pajak dan perdagangan di wilayahnya . sejajar dengan tumenggung adalah para Syahbandar yang meiliki kekuasan politik atas pelabuahan-pelabuhan di Malaka terdapat syahbandar-syahbandar yang tugasnya mengurusi pedagang-pedangan asing. Ditingkat lebih bawah terapat golongan bangsawan yang juga memiliki, kekuasan politik di daerah tertentu. Bangsawan- Bangsawan tersebut kebanyakan dari suku melayu. Sebagai Golongan ksatria, yang dalam tradisinya harus memiliki keterampilan berperang mereka sangat dihormati dan ditakuti. Gaya hidupnya sangat feodal, hidup mewah dengan berbagi lambang kebesarannya.
Gaya hidup feodal raja, pembesar, dan golongan bansawan berakibat pada melemahnya Malaka di di bidanng politik dan pertahanan. Mereka menjadi lupa akan pertahanan Negara. Dengan demikian, ketika bangsa Portugis datang ke Malaka dan berambisi menaklukkan kekuatan-kekuatan Islam, Malaka tidak memiliki persiapan untuk menghadapinya. Dengan mudah kerajaan ini dapat di taklukkan bangsa portugis pada 1511.

D. Kerajaan Islam Di Demak
Dalam sejarah Indonesia, Kerajaan Demak dianggap sebagai Kerajaan Islam pertama di Jawa. Pendiri Kerajaan ini adalah Raden patah seorang putra Raja Majapahit yang beristrikan seorang Cina. Kerajaan Demak mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Trenggono (1521-1546) dan mengalami kemunduran pada masa penggantinya di sebabkan perselisihan di antara anggota keluarga dalam perebutan tahta kerajaan.
Kerajaan Demak dianggap sebagai :
• Pusat penyebaran ajaran Islam sekaligus penakhluk kekuasaan Hindu Majapahit.
 Sebagai penyebaran ajaran Islam, demak banyak melahirkan para wali dari wali Songo, seperti Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Kudus, dan Sunan Muria. Peranan sunan-sunan tersebut sangat besar dalam penyebaran Islam di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Realisasi penyebaran Islam tersebut adalah dengan didirikannya masjid-masjid besar di Demak dan Kudus.
 Dua masjid yang terkenal dalam sejarah adalah masjid Raya Demak dan Masjid Raya Kudus dengan arsitektur perpaduan antara gaya Jawa (Hindu) dan gaya Islam.
 Dalam waktu singkat , pemeluk Islam di Jawa Tengah dan Jawa Timur semakin meningkat, walaupun para penganutnya tidak melepaskan unsure-unsur Hindu dalam kehidupan tradisi yang mereka jalankan sehari-hari. Kebudayaan yang berkembang di Demak merupakan perpaduan antara kebudayaan Islam dan kebudayaan Jawa dalam bentuk akulturasi seperti terlihat dalm bangunan ibadah dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

• Sebagai penakhluk kekuasaan Hindu Majapahit.
 Demak telah melakukan ekspansi ke kerajaan-kerajaan kecil, antara lain Banyumas, Bagelen, Klingkung, Pengiang, Terung, dan Tuban. Pada 1527 ibu kota kerajaan Majapahit derebut dan dengan demikian riwayat kerajaan Majapahit pun berakhir. Kerajaan – kerajaan kecil bercorak Hindu satu per satu di takhlukan .
a. Kerajaan Wirasari pada tahun 1528
b. Kerajaan Madiim pada tahun 1529
c. Kerajaan Blora pada tahun 1530
d. Kerajaan Surabaya pada tahun 1531
e. Kerajaan Pasuruan pada tahun 1535
f. Kerajaan lamongan, Blitar, Wirasaba pada tahun 1535
g. Kerajaan Kediri pada tahun 1549
h. Kerajaan Blambangan pada tahun 1946.

 setelah menakhlukan kerajaan kecil di pedalaman, dan pesisir pantai utara Jawa, perdagangan Demak semakin bertambah pesat. Sebagai kerajaan Islam yang memiliki wilayah di pedalaman, Demak menaruh perhatian pada sector agrarian. Bera merupakan salah satu hasil utama yang di jadikan komoditi dagang.

Pengangguran di Indonesia

Leave a comment

Masalah Pengangguran di Indonesia
________________________________________
Masalah Pengangguran di Indonesia
Pengangguran dan Pengertiannya Dalam indikator ekonomi makro ada tiga hal terutama yang menjadi pokok permasalahan ekonomi makro. Pertama adalah masalah pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi dapat dikategorikan baik jika angka pertumbuhan positif
dan bukannya negatif. Kedua adalah masalah inflasi. Inflasi adalah indikator pergerakan harga-harga barang dan jasa secara umum, yang secara bersamaan juga berkaitan dengan kemampuan daya beli. Inflasi mencerminkan stabilitas harga, semakin rendah nilai suatu inflasi berarti semakin besar adanya kecenderungan ke arah stabilitas harga. Namun masalah inflasi tidak hanya berkaitan dengan melonjaknya harga suatu barang dan jasa. Inflasi juga sangat berkaitan dengan purchasing power atau daya beli dari masyarakat. Sedangkan daya beli masyarakat sangat bergantung kepada upah riil. Inflasi sebenarnya tidak terlalu bermasalah jika kenaikan harga dibarengi dengan kenaikan upah riil. Masalah ketiga adalah pengangguran.
Memang masalah pengangguran telah menjadi momok yang begitu menakutkan khususnya di negara-negara berkembang seperti di Indonesia. Negara berkembang seringkali dihadapkan dengan besarnya angka pengangguran karena sempitnya lapangan pekerjaan dan besarnya jumlah penduduk. Sempitnya lapangan pekerjaan dikarenakan karena faktor kelangkaan modal untuk berinvestasi. Masalah pengangguran itu sendiri tidak hanya terjadi di negara-negara berkembang namun juga dialami oleh negara-negara maju. Namun masalah pengangguran di negara-negara maju jauh lebih mudah terselesaikan daripada di negara-negara berkembang karena hanya berkaitan dengan pasang surutnya business cycle dan bukannya karena faktor kelangkaan investasi, masalah ledakan penduduk, ataupun masalah sosial politik di negara tersebut. Melalui artikel inilah saya mencoba untuk mengangkat masalah pengangguran dengan segala dampaknya di Indonesia yang menurut pengamatan saya sudah semakin memprihatinkan terutama ketika negara kita terkena imbas dari krisis ekonomi sejak tahun
1997 .
Apa itu pengangguran? Pengangguran adalah suatu kondisi di mana orang tidak dapat bekerja, karena tidak tersedianya lapangan pekerjaan. Ada berbagai macam tipe pengangguran, misalnya pengangguran teknologis, pengangguran friksional dan pengangguran struktural. Tingginya angka pengangguran, masalah ledakan penduduk, distribusi pendapatan yang tidak merata, dan berbagai permasalahan lainnya di negara kita menjadi salah satu faktor utama rendahnya taraf hidup para penduduk di negara kita. Namun yang menjadi manifestasi utama sekaligus faktor penyebab rendahnya taraf hidup di negara-negara berkembang adalah terbatasnya penyerapan sumber daya, termasuk sumber daya manusia. Jika dibandingkan dengan negara-negara maju, pemanfaatan sumber daya yang dilakukan oleh negara-negara berkembang relatif lebih rendah daripada yang dilakukan di negara-negara maju karena buruknya efisiensi dan efektivitas dari penggunaan sumber daya baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Dua penyebab utama dari rendahnya pemanfaatan sumber daya manusia adalah karena tingkat pengangguran penuh dan tingkat pengangguran terselubung yang terlalu tinggi dan terus melonjak.Pengangguran penuh atau terbuka yakni terdiri dari orang-orang yang sebenarnya mampu dan ingin bekerja, akan tetapi tidak mendapatkan lapangan pekerjaan sama sekali.
Berdasarkan data dari Depnaker pada tahun 1997 jumlah pengangguran terbuka saja sudah mencapai sekitar 10% dari sekitar 90 juta angkatan kerja yang ada di Indonesia, dan jumlah inipun belum mencakup pengangguran terselubung. Jika persentase pengangguran total dengan melibatkan jumlah pengangguran terselubung dan terbuka hendak dilihat angkanya, maka angkanya sudah mencapai 40% dari 90 juta angkatan kerja yang berarti jumlah penganggur mencapai sekitar 36 juta orang. Adapun pengangguran terselubung adalah orang-orang yang menganggur karena bekerja di bawah kapasitas optimalnya. Para penganggur terselubung ini adalah orang-orang yang bekerja di bawah 35 jam dalam satu minggunya. Jika kita berasumsi bahwa krisis ekonomi hingga saat ini belum juga bisa terselesaikan maka angka-angka tadi dipastikan akan lebih melonjak. Ledakan Pengangguran Akibat krisis finansial yang memporak-porandakan perkonomian nasional, banyak para pengusaha yang bangkrut karena dililit hutang bank atau hutang ke rekan bisnis. Begitu banyak pekerja atau buruh pabrik yang terpaksa di-PHK oleh perusahaan di mana tempat ia bekerja dalam rangka pengurangan besarnya cost yang dipakai untuk membayar gaji para pekerjanya. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya ledakan pengangguran yakni pelonjakan angka pengangguran dalam waktu yang relatif singkat.
Awal ledakan pengangguran sebenarnya bisa diketahui sejak sekitar tahun 1997 akhir atau 1998 awal. Ketika terjadi krisis moneter yang hebat melanda Asia khususnya Asia Tenggara mendorong terciptanya likuiditas ketat sebagai reaksi terhadap gejolak moneter. Di Indonesia, kebijakan likuidasi atas 16 bank akhir November 1997 saja sudah bisa membuat sekitar 8000 karyawannya menganggur. Dan dalam selang waktu yang tidak relatif lama, 7.196 pekerja
dari 10 perusahaan sudah di PHK dari pabrik-pabrik mereka di Jawa Barat, Jakarta, Yogyakarta, dan Sumatera Selatan berdasarkan data pada akhir Desember 1997. Ledakan pengangguranpun berlanjut di tahun 1998, di mana sekitar 1,4 juta pengangguran terbuka baru akan terjadi. Dengan perekonomian yang hanya tumbuh sekitar 3,5 sampai 4%, maka tenaga kerja yang bisa diserap
sekitar 1,3 juta orang dari tambahan angkatan kerja sekitar 2,7 juta orang. Sisanya menjadi tambahan pengangguran terbuka tadi. Total pengangguran jadinya akan melampaui 10 juta orang. Berdasarkan pengalaman, jika kita mengacu pada data-data pada tahun 1996 maka pertumbuhan ekonomi sebesar 3,5 sampai 4% belumlah memadai, seharusnya pertumbuhan ekonomi yang ideal bagi negara berkembang macam Indonesia adalah di atas 6%.
Berdasarkan data sepanjang di tahun 1996, perekonomian hanya mampu menyerap
85,7 juta orang dari jumlah angkatan kerja 90,1 juta orang. Tahun 1996 perekonomian mampu menyerap jumlah tenaga kerja dalam jumlah relatif besar karena ekonomi nasional tumbuh hingga 7,98 persen. Tahun 1997 dan 1998, pertumbuhan ekonomi dapat dipastikan tidak secerah tahun 1996. Pada tahun 1998 krisis ekonomi bertambah parah karena banyak wilayah Indonesia yang diterpa musim kering, inflasi yang terjadi di banyak daerah, krisis moneter di dalam negeri maupun di negara-negara mitra dagang seperti sesama ASEAN, Korsel dan Jepang akan sangat berpengaruh. Jika kita masih berpatokan dengan asumsi keadaan di atas, maka ledakan pengangguran diperkirakan akan berlangsung terus sepanjang tahun-tahun ke depan.
Memang ketika kita menginjak tahun 2000, jumlah pengangguran di tahun 2000 ini sudah menurun dibanding tahun 1999. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2000 yang meningkat menjadi 4,8 persen. Pengangguran tahun 1999 yang semula 6,01 juga turun menjadi 5,87 juta orang. Sedang setengah pengangguran atau pengangguran terselubung juga menurun dari 31,7 juta menjadi 30,1 juta orang pada tahun 2000. Jumlah pengangguran saat ini mencatat sekitar 35,97 juta orang, namun pemerintah masih memfokuskan penanggulangan pengangguran
ini pada 16,48 juta orang. Jumlah pengangguran saat ini yaitu pada tahu 2001 mencapai 35,97 juta orang yang diperkirakan bisa bertambah bila pemulihan ekonomi tidak segera berjalan dengan baik. Karena hal inilah maka pemerintah perlu berusaha semaksimal mungkin untuk mencari investor asing guna menanamkan modalnya di sini sehingga lapangan pekerjaan baru dapat tercipta untuk dapat menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja.
Berdasarkan perhitungan maka pada saat ini perekonomian negara kita memerlukan pertumbuhan ekonomi minimal 6 persen, meski idealnya diatas 6 persen, sehingga bisa menampung paling tidak 2,4 juta angkatan kerja baru. Sebab dari satu persen pertumbuhan ekonomi bisa menyerap sektiar 400 ribu angkatan kerja. Ini juga ditambah dengan peluang kerja di luar negeri yang rata-rata bisa menampung 500 ribu angkatan kerja setiap tahunnya. Untuk
memacu pertumbuhan ekonomi yang pesat maka mau tidak mau negara kita terpaksa harus menarik investasi asing karena sangatlah sulit untuk mengharapkan banyak dari investasi dalam negeri mengingat justru di dalam negeri para pengusaha besar banyak yang berhutang ke luar negeri. Hal ini bertambah parah karena hutang para pengusaha (sektor swasta) dan pemerintah
dalam bentuk dolar. Sementara pada saat ini nilai tukar rupiah begitu rendah (undervalue) terhadap dolar. Namun menarik para investor asingpun bukan merupakan pekerjaan yang mudah
jika kita berkaca pada situasi dan kondisi sekarang ini. Suhu politik yang semakin memanas, kerawanan sosial, teror bom, faktor desintegrasi bangsa, dan berbagai masalah lainnya akan membuat para investor asing enggan untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Karena itulah maka situasi dan kondisi yang kondusif haruslah diupayakan dan dipertahankan guna menarik investor asing masuk kemari dan menjaga agar para investor asing yang sudah menanamkan modalnya asing tidak lagi menarik modalnya ke luar yang nantinya akan berakibat capital outflow.
Masalah Pengangguran dan Krisis Sosial Jika masalah pengangguran yang demikian pelik dibiarkan berlarut-larut maka sangat besar kemungkinannya untuk mendorong suatu krisis sosial. Suatu krisis sosial ditandai dengan meningkatnya angka kriminalitas, tingginya angka kenakalan remaja, melonjaknya jumlah anak jalanan atau preman, dan besarnya kemungkinan untuk terjadi berbagai kekerasan sosial yang senantiasa menghantui masyarakat kita.
Bagi banyak orang, mendapatkan sebuah pekerjaan seperti mendapatkan harga diri. Kehilangan pekerjaan bisa dianggap kehilangan harga diri. Walaupun bukan pilihan semua orang, di zaman serba susah begini pengangguran dapat dianggap sebagai nasib. Seseorang bisa saja diputus hubungan kerja karena perusahaannya bangkrut. Padahal di masyarakat, jutaan penganggur juga antri menanti tenaganya dimanfaatkan. Besarnya jumlah pengangguran di Indonesia lambat-laun akan menimbulkan banyak masalah sosial yang nantinya akan menjadi suatu krisis sosial, karena banyak orang yang frustasi menghadapi nasibnya. Pengangguran yang terjadi tidak saja menimpa para pencari kerja yang baru lulus sekolah, melainkan juga menimpa orangtua yang kehilangan pekerjaan karena kantor dan pabriknya tutup. Indikator masalah sosial bisa dilihat dari begitu banyaknya anak-anak yang mulai turun ke jalan. Mereka menjadi pengamen, pedagang asongan maupun pelaku tindak kriminalitas. Mereka adalah generasi yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan maupun pembinaan yang baik.
Salah satu faktor yang mengakibatkan tingginya angka pengangguran di negara kita adalah terlampau banyak tenaga kerja yang diarahkan ke sektor formal sehingga ketika mereka kehilangan pekerjaan di sektor formal, mereka kelabakan dan tidak bisa berusaha untuk menciptakan pekerjaan sendiri di sektor informal. Justru orang-orang yang kurang berpendidikan bisa melakukan inovasi menciptakan kerja, entah sebagai joki yang menumpang di mobil atau
joki payung kalau hujan. Juga para pedagang kaki lima dan tukang becak, bahkan orang demo saja dibayar. Yang menjadi kekhawatiran adalah jika banyak para penganggur yang mencari jalan keluar dengan mencari nafkah yang tidak halal. Banyak dari mereka yang menjadi pencopet, penjaja seks, pencuri, preman, penjual narkoba, dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit mereka yang dibayar untuk berbuat rusuh atau anarkis demi kepentingan politik salah satu
kelompok tertentu yang masih erat hubungannya dengan para pentolan Orba. Ada juga yang menyertakan diri menjadi anggota laskar jihad yang dikirim ke Ambon dengan dalih membela agama. Padahal di sana mereka cuma jadi perusuh yang doyan menjarah, memperkosa, dan membunuh orang-orang Maluku yang tidak berdosa. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah jika krisis sosial tidak ingin berlanjut terus.
Masalah Pengangguran dan Pendidikan Pengangguran intelektual di Indonesia cenderung terus meningkat dan semakin mendekati titik yang mengkhawatirkan. Diperkirakan angka pengangguran intelektual yang pada tahun 1995 mencapai 12,36 persen, pada tahun 1995
diperkirakan akan meningkat menjadi 18,55 persen, dan pada tahun 2003 meningkat lagi menjadi 24,5 persen. Pengangguran intelektual ini tidak terlepas dari persoalan dunia pendidikan yang tidak mampu menghasilkan tenaga kerja berkualitas sesuai tuntutan pasar kerja sehingga seringkali tenaga kerja terdidik kita kalah bersaing dengan tenaga kerja asing. Fenomena inilah yang sedang dihadapi oleh bangsa kita di mana para tenaga kerja yang terdidik banyak yang menganggur walaupun mereka sebenarnya menyandang gelar.
Meski ada kecenderungan pengangguran terdidik semakin meningkat namun upaya perluasan kesempatan pendidikan dari pendidikan menengah sampai pendidikan tinggi tidak boleh berhenti. Akan tetapi pemerataan pendidikan itu harus dilakukan tanpa mengabaikan mutu pendidikan itu sendiri. Karena itu maka salah satu kelemahan dari sistem pendidikan kita adalah sulitnya memberikan pendidikan yang benar-benar dapat memupuk profesionalisme seseorang dalam berkarier atau bekerja. Saat ini pendidikan kita terlalu menekankan pada segi teori dan bukannya praktek. Pendidikan seringkali disampaikan dalam bentuk yang monoton sehingga membuat para siswa menjadi bosan. Di negara-negara maju, pendidikkan dalam wujud praktek lebih diberikan dalam porsi yang lebih besar. Di sanapun, cara pembelajaran dan pemberian
pendidikkan diberikan dalam wujud yang lebih menarik dan kreatif. Di negara kita, saat ini ada kecenderungan bahwa para siswa hanya mempunyai kebiasaan menghafal saja untuk pelajaran-pelajaran yang menyangkut ilmu sosial, bahasa, dan sejarah atau menerima saja berbagai teori namun sayangnya para siswa tidak memiliki kemampuan untuk menggali wawasan pandangan yang lebih luas serta cerdas dalam memahami dan mengkaji suatu masalah. Sedangkan untuk
ilmu pengetahuan alam para siswa cenderung hanya diberikan latihan soal-soal yang cenderung hanya melatih kecepatan dalam berpikir untuk menemukan jawaban dan bukannya mempertajam penalaran atau melatih kreativitas dalam berpikir. Contohnya seperti seseorang yang pandai dalam mengerjakan soal-soal matematika bukan karena kecerdikan dalam melakukan analisis
terhadap soal atau kepandaian dalam membuat jalan perhitungan tetapi karena dia memang sudah hafal tipe soalnya. Seringkali seseorangpun hanya sekedar bisa mengerjakan soalnya dengan menggunakan rumus tetapi tidak tahu asal muasal rumus tersebut. Kenyataan inilah yang menyebabkan sumber daya manusia kita ketinggalan jauh dengan sumber daya manusia yang ada di negara-negara maju. Kita hanya pandai dalam teori tetapi gagal dalam praktek dan dalam
profesionalisme pekerjaan tersebut. Rendahnya kualitas tenaga kerja terdidik kita juga adalah karena kita terlampau melihat pada gelar tanpa secara serius membenahi kualitas dari kemampuan di bidang yang kita tekuni. Sehingga karena hal inilah maka para tenaga kerja terdidik sulit bersaing dengan tenaga kerja asing dalam usaha untuk mencari pekerjaan.
Jika kita melihat dari sudut pandang ekonomi, pengangguran tenaga kerja terdidik cenderung meningkat pada saat masyarakat mengalami proses modernisasi dan industrialisasi. Dalam proses perubahan itu terjadi pergeseran tenaga kerja antarsektor, yaitu dari sektor ekonomi subsistem ke sektor ekonomi renumeratif. Setelah kembali mapan, pengangguran akan cenderung rendah kembali. Proses industrialisasi tidak hanya terjadi pada suatu titik waktu akan tetapi merupakan suatu proses yang berkelanjutan. Pergeseran ekonomi dalam proses industrialisasi tidak hanya berlangsung dari pertanian ke industri tetapi juga terus terjadi dari industri berteknologi rendah ke teknologi, dan selanjutnya menuju industri yang berbasis informasi dan intelektualitas. Pada tahap ini, lanjutnya, perubahan itu terus berlangsung dari waktu ke waktu yang mengakibatkan tenaga kerja harus terus-menerus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan teknologi. Akibatnya pengangguran merupakan suatu kondisi normal di negara-negara maju yang teknologinya terus berubah. Masalah pengangguran terdidik di Indonesia, tuturnya, sudah mulai mencuat sejak sekitar tahun 1980-an saat Indonesia
mulai memasuki era industri. Pada tahun 1970-an pemerintah melakukan investasi besar-besaran pada sektor-sektor yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, seperti pertanian dan pendidikan dasar. Memasuki dasawarsa 1980-an, output pendidikan SD dalam jumlah besar telah mendorong pertumbuhan besar-besaran pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Namun masalah pendidikan menjadi dilematis, di satu sisi pendidikan dianggap sangat lambat mengubah struktur angkatan kerja terdidik karena angkatan kerja lulusan pendidikan tinggi baru 3,05 persen dari angkatan kerja nasional. Namun di sisi lain, pendidikan juga dipersalahkan karena mengeluarkan lulusan pendidikan tinggi yang terlalu banyak sehingga menjadi penganggur.
Salah satu penyebab pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi adalah karena kualitas pendidikan tinggi di Indonesia yang masih rendah. Akibatnya lulusan yang dihasilkanpun kualitasnya rendah sehingga tidak sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Pengangguran terdidik dapat saja dipandang sebagai rendahnya efisiensi eksternal sistem pendidikan. Namun bila dilihat lebih jauh, dari sisi permintaan tenaga kerja, pengangguran terdidik dapat dipandang sebagai ketidakmampuan ekonomi dan pasar kerja
dalam menyerap tenaga terdidik yang muncul secara bersamaan dalam jumlah yang terus berakumulasi.
Masalah Pengangguran dan Inflasi Setelah dalam sepuluh tahun terakhir laju inflasi nasional mampu dipertahankan di bawah angka sepuluh persen, namun pada tahun 1997 laju inflasi akhirnya menembus angka dua digit, yaitu 11,05 persen. Laju inflasi tahun 1997 itu jauh lebih tinggi jika dibandingkan inflasi 1996 yang 6,47 persen. Hal itu terjadi, di samping karena kemarau panjang, antara lain juga akibat krisis moneter yang akhirnya melebar jadi krisis ekonomi. Inflasi bulan Desember 1997 saja tercatat 2,04 persen. Dengan angka inflasi 11,05
persen, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara yang memiliki angka inflasi tertinggi di ASEAN, setidaknya dalam tiga tahun terakhir ini. Tingginya angka inflasi karena tidak seimbangnya antara permintaan dan penawaran barang dan jasa.
Ini membuktikan tingginya laju inflasi di negara kita lebih banyak dipengaruhi sektor riil, bukan sektor moneter. Jika kita mengambil kesimpulan mengenai masalah inflasi di Indonesia bahwa ternyata laju inflasi tidak semata ditentukan faktor moneter, tapi juga faktor fisik. Ada empat faktor yang menentukan tingkat inflasi. Pertama, uang yang beredar baik uang tunai maupun giro. Kedua, perbandingan antara sektor moneter dan fisik barang yang tersedia. Ketiga, tingkat suku bunga bank juga ikut mempengaruhi laju inflasi. Suku bunga di Indonesia termasuk lebih tinggi dibandingkan negara di kawasan Asia. Keempat, tingkat inflasi ditentukan faktor fisik prasarana. Melonjaknya inflasipun karena dipicu oleh kebijakan pemerintah yang menarik subisidi sehingga harga listrik dan BBM meningkat. Kenaikan BBM ini telah menggenjot tingkat inflasi bulan Juni 2001 menjadi 1,67 persen. Dampak ini masih terasa sampai bulan Juli 2001 yang akan memberikan sumbangan inflasi antara 0,3-1 persen. Efek domino yang ditimbulkan pun masih menjadi pemicu kenaikan harga lainnya. Diperkirakan inflasi tahun ini tembus dua digit. Kebijakan kenaikan harga BBM per 15 Juni 2001, menjadi pemicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya. Kenaikan BBM tersebut cukup memberatkan masyarakat lapisan bawah karena dapat menimbulkan multiplier effect, mendorong kenaikan harga jenis barang lainnya yang dalam proses produksi maupun distribusinya menggunakan BBM.
Tingginya angka inflasi selanjutnya akan menurunkan daya beli masyarakat. Untuk bisa bertahan pada tingkat daya beli seperti sebelumnya, para pekerja harus mendapatkan gaji paling tidak sebesar tingkat inflasi. Kalau tidak, rakyat tidak lagi mampu membeli barang-barang yang diproduksi. Jika barang-barang yang diproduksi tidak ada yang membeli maka akan banyak
perusahaan yang berkurang keuntungannya. Jika keuntungan perusahaan berkurang maka perusahaan akan berusaha untuk mereduksi cost sebagai konsekuensi atas berkurangnya keuntungan perusahaan. Hal inilah yang akan mendorong perusahaan untuk mengurangi jumlah pekerja/buruhnya dengan mem-PHK para buruh. Salah satu dari jalan keluar dari krisis ini adalah menstabilkan rupiah. Membaiknya nilai tukar rupiah tidak hanya tergantung kepada money
suplly dari IMF, tetapi juga investor asing (global investment society) mengalirkan modalnya masuk ke Indonesia (capital inflow). Karena hal inilah maka pengendalian laju inflasi adalah penting dalam rangka mengendalikan angka pengangguran.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2008 lalu melaporkan telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan. Klaim tersebut segera menimbulkan keraguan masyarakat karena tidak sesuai dengan fakta yang dirasakan. Klaim tersebut juga tidak konsisten dengan jumlah keluarga miskin yang layak menerima subsidi langsung tunai maupun program beras untuk rakyat miskin dalam teks pidato yang sama.Angka kemiskinan atau pengangguran bisa dipresentasikan telah naik atau turun, tergantung perspektif dan relatif terhadap apa. Karena itu, sah-sah saja dan tidak bohong ketika Presiden menyatakan telah terjadi penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.Tetapi, kapan dan dalam periode apa penurunan tersebut terjadi? Apakah datanya masih relevan atau sudah kedaluwarsa? Demikian juga, apakah telah membandingkan periode data secara konsisten sehingga diperoleh perbandingan apple to apple atau tidak. Statistik hanyalah sebuah alat, yang terpenting adalah kejujuran dalam penggunaannya. Kesalahan penggunaan statistik selain tidak mampu menggambarkan fenomena yang terjadi, juga dapat menyesatkan penyelesaian masalah.
Peningkatan kemiskinan dan pengangguran sudah dapat diprediksi jauh hari karena merupakan konsekuensi logis dari paradigma kebijakan Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu. Dengan pendekatannya yang superkonservatif dan monetaris, tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu akan lebih memprioritaskan rendahnya defisit anggaran daripada memacu pertumbuhan sektor riil dan memberikan stimulus ekonomi. Juga sudah diperkirakan tim ekonomi KIB akan lebih memilih menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif listrik, dan harga pupuk, dibandingkan mendahulukan pengurangan subsidi bunga obligasi bank rekap maupun negosiasi pengurangan pembayaran utang.
Kebijakan ekonomi juga sudah diperkirakan akan lebih fokus pada pencapaian “indikator antara” seperti defisit anggaran, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar. Dengan pilihan tersebut, dapat dipastikan akan terjadi peningkatan pengangguran dan kemiskinan. Padahal di negara mana pun, indikator keberhasilan diukur dari kemampuan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Tim ekonomi dengan “mudah” menyalahkan penurunan daya beli hanya disebabkan oleh kenaikan harga minyak bumi. Penjelasan tersebut tidak sepenuhnya benar karena penurunan daya beli juga disebabkan oleh ketidakmampuan melakukan stabilisasi harga 11 kebutuhan pokok seperti beras, gula, pupuk, dan lain-lain. Ketidakmampuan melakukan stabilisasi tersebut lebih merupakan kelemahan visi dan kepemimpinan yang tidak ada kaitannya dengan kenaikan harga BBM.
Bukan hal baru
Praktik akrobat statistik seperti pada pidato Presiden yang lalu sebenarnya bukan hal baru bagi pejabat di Kabinet Indonesia Bersatu. Pejabat yang sama pernah melakukan hal serupa saat menjabat sebagai menteri keuangan pada era Megawati. Untuk mengesankan bahwa menteri keuangan berhasil menekan defisit anggaran di bawah 2 persen dari produk domestik bruto, sejumlah langkah akrobatik dilakukan pada APBN tahun 2003 dan 2004. Pertama, menunda pembayaran tagihan Pertamina sehingga Pertamina mengalami kesulitan cash-flow. Kedua, mentransfer sekitar Rp 10 triliun kepada lima departemen besar, seperti Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, tetapi tidak boleh dipergunakan karena kemudian ditarik kembali sehingga pengeluaran seolah-olah sesuai target. Ketiga, menunda pembayaran tagihan Bank Indonesia untuk biaya keikutsertaan di berbagai lembaga internasional dan biaya operasi moneter. Keempat, memasukkan dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) dari tabungan tahun-tahun sebelumnya. Kebiasaan untuk melakukan akrobat akunting sekadar untuk memberikan kesan berprestasi, diulang kembali dengan melakukan akrobat statistik untuk memberikan kesan seolah-olah terjadi pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Kebiasaan tersebut tidak hanya membahayakan Presiden, tetapi juga merugikan rakyat Indonesia. Karena itu, sudah waktunya kita bersikap jujur sehingga dapat mencari solusi yang lebih efektif untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Budidaya Kacang Panjang

Leave a comment

1. Pendahuluan
Sayuran dalam kehidupan manusia sangat berperan dalam pemenuhan
kebutuhan pangan dan peningkatan gizi, karena sayuran merupakan salah satu
sumber mineral dan vitamin yang sangat dibutuhkan manusia. Konsumsi sayuran
pada saat ini sudah mulai meningkat, karena mulai adanya kesadaran bahwa
dengan mengkonsumsi sayuran berarti hidup akan bertambah sehat (Nugrohati dan
Untung, 1986).
Kacang panjang merupakan salah satu sayuran yang sangat digemari oleh
berbagai kalangan masyarakat dengan jumlah produksi yang cukup besar. Sayuran
kacang panjang juga mudah diperoleh di pasar tradisional maupun pasar swalayan.
Bali dengan luas panen kacang panjang sebesar 1.017 Ha, produksinya mencapai
2.466 ton, yang merupakan penghasil kacang panjang yang cukup besar di
Indonesia (Anonim, 2003a).
Kebanyakan (54 %) kacang panjang dijual di pasar tradisional yang ada di
kota Denpasar berasal dari Kabupaten Tabanan. Produksi kacang panjang terbanyak
(76 %) terdapat di Kabupaten Tabanan dengan luas panen 246 Ha dan hasil
produksi 1.884 ton (Anonim, 2003b). Produksi kacang panjang di Kecamatan
Tabanan, Kabupaten Tabanan yaitu sebesar 776 kuintal dan luas tanam kacang
panjang 52 Ha. Hasil produksi itu merupakan data produksi komoditi kacang
panjang Tahun 2003 (Anonim, 2004).
Salah satu kendala yang dihadapi di dalam budidaya tanaman kacang
panjang adalah masalah hama, terutama hama penggerek polong (Maruca
testulasis), tungau merah (Tetranychus bimaculatus) dan kutu daun (Aphistavaresi).
3
Ketiga hama ini umumnya menyerang pada musim kemarau dan bila tidak
dilakukan usaha pengendalian hama, maka tanaman sayuran menjadi tidak
produktif, bahkan dapat gagal panen (Sunarjono, 2003).
Salah satu usaha agar produktivitas sayuran dapat ditingkatkan diperlukan
tindakan dalam pengendalian hama dan penanganan pasca panen yang efektif dan
efisien. Metode pengendalian hama yang digunakan oleh petani sayuran adalah
perlakuan dengan pestisida. Pestisida dianggap sebagai produk yang mudah
diterapkan, tersedia dengan mudah di tingkat petani, dan secara ekonomis sangat
menguntungkan. Pada umumnya pestisida yang dipergunakan adalah jenis
pestisida yang tergolong insektisida organofosfat dan karbamat. Permasalahan di
lokasi biasanya berkisar tentang dosis insektisida yang dipergunakan untuk menyemprot
hama dan berapa kadar residu yang terdapat pada polong kacang panjang pada saat
panen.
2. Metode Penelitian
2.1 Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Tabanan, Bali. Kabupaten Tabanan
yang mempunyai luas wilayah 839,33 km2 atau 14,90 % dari luas Propinsi Bali
(5.632,86 Km2). Kabupaten Tabanan memiliki 24 desa di Kecamatan Selemadeg,
15 desa di Kecamatan Kerambitan, 11 desa di Kecamatan Tabanan, 15 desa di
Kecamatan Kediri, 12 desa di Kecamatan Marga, 12 desa di Kecamatan Baturiti,
17 desa di Kecamatan Penebel dan 11 desa di Kecamatan Pupuan (Anonim,
2003b). Analisis residu insektisida Sidazinon dilaksanakan di Laboratorium
Forensik, Poltabes Denpasar.
4
Tabel 2.1
Luas tanam dan produksi kacang panjang di Bali (2003) dan Tabanan (2003)
Kacang Panjang Luas Tanam (Ha) Produksi (ton/ Ha)
Bali (2003)
Tabanan (2003)
1.017
246
2,42
7,66
Sumber : Anonim, 2003a dan Anonim 2003b
2.2 Penentuan Sampel
Pengambilan sampel dilakukan di Kecamatan Tabanan dengan luas tanam
52 Ha, luas panen 48 Ha dan produksi kacang panjang sebesar 776 (Kw). Untuk
pemilihan desa di Kecamatan Tabanan dicari 10 % dari jumlah desa yang ada.
Pengambilan sampel petani di desa disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki,
sebanyak 10 % dari luas lahan kacang panjang di desa bersangkutan. Di
Kecamatan Tabanan dengan luas lahan 52 Ha (10 %), sampel yang diambil
dengan lahan 5,2 Ha dari lima petani kacang panjang. Berdasarkan atas hasil
pengamatan dan penjelasan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, desa
Tunjuk Selatan merupakan desa penghasil kacang panjang terbanyak di Kecamatan
Tabanan, sehingga desa Tunjuk Selatan merupakan desa tempat pengambilan sampel
kacang panjang.
Pengambilan sampel kacang panjang di kebun diambil dari tepi luar (yang
berhadapan dengan jalan), tengah dan tepi dalam yang diambil ± 0,5 kg (pada
setiap tepi) dari setiap lahan petani. Selama perjalanan ke laboratorium untuk
analisis kimia, sampel tersebut ditempatkan pada tempat/ toples plastik yang ditutup
rapat. Pengambilan sampel dilakukan dua kali yakni pada awal panen dan
pertengahan panen. Analisis residu insektisida Sidazinon dilakukan satu kali pada
5
setiap sampel. Penentuan sampel (petani kacang panjang) dilakukan dengan cara
proportional dan purposive sampling (Hadi, 1976). Untuk mengetahui tentang
penggunaan pestisida dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kacang panjang pada
masing-masing petani di tiap Kecamatan, para petani diberikan kuesioner.
2.3 Analisis Laboratorium
Bahan dan peralatan penelitian
Sampel yang digunakan untuk analisis adalah polong kacang panjang yang
diperoleh dari 5 petani kacang panjang yang ada di Desa Tunjuk Selatan, Kecamatan
Tabanan, Kabupaten Tabanan.
Bahan-bahan kimia yang diperlukan adalah solven/ pelarut (aseton, CH2Cl2,
petroleum eter), sodium sulfat (anhidrous), dan florisil (particle size 0,150-0,250
mm, for column chromatography) dan insektisida Sidazinon 600 EC.
Peralatan analisis yang dipergunakan adalah blender, erlenmeyer (ukuran 125 ml
dan 250 ml), beaker glass (ukuran 25 ml dan 50 ml), corong, kertas saring, gelas ukur
(ukuran 100 ml dan 10 ml), pipet mikro, syrine (10 μl), timbangan (Mettler Toledo),
Evaporator (Airflow Monitor, Mach-Aire Ltd), tabung uji, kolom kromatografi dan
Gas Chromatography (Model 8000 TOP).
Prosedur Analisis Residu Pestisida
Analisis residu insektisida dikerjakan berdasarkan AOAC (1990) dengan
menggunakan Gas Chromatography (Model 8000 TOP yang dilengkapi dengan
Electron Capture Detector). Tahapan analisis meliputi: ekstraksi polong kacang
panjang, pemurnian (Clean up), pembuatan larutan standar dan analisis kuantitatif
(perhitungan kadar residu).
6
Recovery test merupakan patokan untuk menilai apakah metode yang
digunakan sudah cukup baik. Recovery test yang diperoleh pada penelitian ini
sebesar 69,23 %.
Ekstraksi Polong Kacang Panjang
Sampel kacang panjang yang diambil dari tepi luar, tengah dan tepi dalam
yang diambil ± 0,5 kg (pada setiap tepi) dari setiap lahan petani, ditempatkan
pada wadah penampungan dan dicampur. Sebanyak 25 g sampel diambil acak lalu
diblender, ditambahkan 50 ml petroleum eter dan 50 ml dikloro metan, kemudian
diblender selama dua menit dengan kecepatan tinggi. Ekstrak (± 80 ml) disaring
dengan corong yang dilapisi kertas saring (Whatman No. 40) dan ditempatkan
pada beaker glass 50 ml. Ekstrak (± 50 ml) diuapkan (dengan Air Flow suhu
270C) selama 30 menit sampai larutan tinggal ± 2 ml.
Pemurnian (clean up)
Ekstrak (± 2 ml) dimasukkan ke dalam kolom kromatografi yang telah diisi
florisil (15,7 cc) dan sodium sulfat anhidrous (9,42 cc). Elusi dengan larutan
petroleum eter (42,5 ml). Eluat (hasil pemurnian ± 20 ml) ditampung dalam
beaker glass 25 ml, kemudian diuapkan (dengan Air Flow suhu 270 C) sampai
agak kering (± 1 ml), larutan dipindahkan ke dalam tabung uji dengan bantuan
larutan aseton sampai volume 5 ml (Harun, 1995).
Pembuatan Larutan Standar
Larutan standar untuk penelitian ini diperoleh dengan melarutkan insektisida
Sidazinon 16,7 μl ke dalam 10 ml aseton sehingga diperoleh larutan standar
7
Sidazinon 1000 ppm. Konsentrasi larutan standar yang digunakan 0 ppm, 0,5 ppm,
1 ppm dan 3 ppm.
Analisis Kuantitatif (perhitungan kadar residu).
Gas Chromatography dengan kondisi siap pakai (standar) pada suhu kolom
2000C, suhu injektor 2300C, kecepatan alir N2 40 ml/ menit, H2 1,3 kg/cm2 dan
tekanan udara 1 kg/cm2. Analisis dilakukan pada kondisi tersebut dengan
menyuntikkan 4 μl larutan standar dan larutan sampel ke dalam Gas
Chromatography dan menghasilkan kromatogram dengan waktu retensi tertentu.
Konsentrasi residu insektisida dalam sampel dapat dihitung dari grafik
kromatogram yang dihasilkan, kemudian dibandingkan dengan kromatogram standar.
Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar residu insektisida
Sidazinon pada polong kacang panjang. Kadar residu insektisida (R) yang diperoleh
dari hasil analisis di laboratorium dapat dihitung dengan rumus:
Sx Ngs Fv
R = —- x —— x —–
Ulx Ss W
Dimana :
R = Kadar residu insektisida Sidazinon (mg/kg atau ppm)
Sx = Area sampel
Ulx = Volume ekstrak sampel polong kacang panjang yang disuntikkan (μl)
Ngs = Jumlah insektisida standar yang disuntikkan
(Volume standar yang disuntikkan/ μl x konsentrasi standar/ ppm)
Ss = Area standar
Fv = Volume akhir ekstrak (ml)
W = Berat sampel polong kacang panjang yang digunakan (g)
8
Adanya residu insektisida pada sampel kacang panjang di masing-masing
petani dibandingkan dengan nilai MRL (Maximum Residue Limit) untuk sayuran.
3. Hasil Dan Pembahasan
3.1 Hasil Survai
Berdasarkan hasil survai di Desa Tunjuk Selatan, Kecamatan Tabanan
diperoleh penggunaan insektisida Sidazinon berkisar 17 – 20 ml setiap kali
pemakaian penyemprotan. Para petani menggunakan alat pengukur obat berupa
tutup botol Sidazinon karena tidak memiliki alat ukur khusus. Insektisida ini
langsung dituangkan ke dalam air yang ditempatkan pada ember plastik (± 10 L).
Untuk mengaduk larutan dipergunakan sebatang kayu dengan ukuran ± 0,5 m.
Setelah Sidazinon bercampur merata dengan air, larutan tersebut dimasukkan ke
tangki penyemprotan pestisida (isi ± 10 L). Pelaksanaan penyemprotan pestisida
dilakukan pada sore hari pukul 16.00 – 18.00 Wita dan pagi hari pukul 07.00 –
09.00 Wita sesuai dengan jenis hama yang akan dikendalikan.
Pestisida yang digunakan petani tidak ada sisa karena terus terpakai untuk
proses penyemprotan selanjutnya. Jenis pestisida yang dipergunakan petani di
Kabupaten Tabanan yaitu Curacron 500 EC, Marshal 200 EC, Topsin 70 WP,
Solusi, Score 250 EC, Dharmabas 500 EC, Festonal, Sidazinon 600 EC, Super
bionik dan Confidor 200 LC.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kepala Cabang Dinas Kecamatan
sering datang menghampiri petani untuk memberitahukan tentang tata cara
penggunaan pestisida, namun sebagian besar petani sudah mengetahuinya dari buku
9
bacaan pertanian ataupun media televisi. Dampak negatif dari penggunaan pestisida
bagi lingkungan sekitarnya telah diketahui oleh sebagian besar petani, diantaranya
kematian organisme lain yang bukan sasaran, pencemaran (air, udara, tanah) dan
dapat meracuni tubuh para petani.
Kacang panjang dipanen ketika berumur 48 hari (rata-rata 5 petani kacang
panjang). Hasil panen langsung dijual di Pasar Badung atau diambil langsung oleh
pembeli. Kacang panjang sehabis panen tidak dicuci oleh petani, karena nantinya
pembeli yang akan mencuci. Pada umumnya panen bisa mencapai 11 – 20 kali, di mana
hasil sekali panen berkisar 2 – 5 kg/ are.
Luas lahan yang ditanami kacang panjang bagi tiap petani ± 40 are, setiap
are memiliki kapasitas ± 150 pohon kacang panjang. Status kepemilikan tanah
yang digarap petani ada yang mengontrak dan ada juga hak milik pribadi petani.
Berdasarkan hasil survai, ternyata terdapat perbedaan dosis yang dipergunakan
oleh petani kacang panjang. Petani menggunakan tutup botol insektisida Sidazinon
sebagai takaran/ ukuran pemakaiannya.
Tabel 3.1
Dosis insektisida Sidazinon yang dipergunakan oleh petani kacang panjang di
Desa Tunjuk Selatan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan
Petani Frekuensi
(kali)
ml Sidazinon yang
digunakan di lapangan
Rerata Dosis
(ml/ are)
1 3 20 18 18 – 18,67 9,335
2 3 20 18 17 – 18,33 9,165
3 4 18 18 17 18 18,50 9,250
4 4 18 20 19 18 18,75 9,375
5 4 18 20 18 18 18,50 9,250
Rerata dosis (ml/are) 9,275
Keterangan :
• Frekuensi = frekuensi penggunaan Sidazinon pada saat musim tanam kacang
panjang (kali)
• Alat ukur yang digunakan di lapangan adalah tutup obat Sidazinon
10
• Dosis = volume/ berat insektisida Sidazinon yang dipergunakan untuk
menyemprot satu satuan luas pertanaman kacang panjang (ml/ are).
3.2 Data Residu Insektisida Sidazinon pada Polong Kacang Panjang
Nilai rata-rata residu insektisida Sidazinon pada polong kacang yang
dihasilkan di Desa Tunjuk Selatan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan dapat
dilihat pada Tabel 3.2.
Tabel 3.2
Nilai rata-rata residu insektisida Sidazinon pada polong kacang panjang
Petani Residu (ppm) Rerata
I II
1 0,03306 0,03551 0,03429
2 0,00800 0,01662 0,01231
3 0,04163 0,04506 0,04335
4 0,03837 0,03906 0,03872
5 0,01795 0,02923 0,02359
Rata-rata Residu (ppm) 0,03045
Penggunaan pestisida secara konvensional untuk menekan dan
mengendalikan hama serta penyakit pada tanaman demi meningkatkan hasil dan
mutu komoditas sayuran, diperkirakan menyebabkan adanya deposit atau residu
pestisida yang tertinggal dalam sayuran yang dikonsumsi oleh masyarakat.
Pada Tabel 3.2 terlihat bahwa kadar residu insektisida Sidazinon pada polong
kacang panjang di Desa Tunjuk Selatan, ditemukan masih di bawah nilai MRL
(Maximum Residue Limit). Hal tersebut disebabkan oleh sifat insektisida golongan
organophosfat mudah terurai, sehingga tidak/ ditemukan dalam jumlah sedikit dalam
hasil (polong) sesudah panen. Kadar residu insektisida Sidazinon dipengaruhi oleh
dosis yang dipergunakan dalam aplikasi insektisida Sidazinon di lapangan.
11
Penggunaan Sidazinon sebanyak 4 kali penyemprotan (yaitu mulai tanaman
berumur 26 hari) dengan dosis rata-rata 9,275 ml/ are, yang kemudian setelah 6 hari
(rata-rata panen kacang panjang dari 5 petani) dari penyemprotan terakhir dianalisis
residu pestisida, maka masih ada kadar Sidazinonnya yaitu berkisar 0,00800 -
0,04163 ppm.
Jumlah residu Diazinon yang terdapat pada sayur-sayuran semakin sedikit
apabila tenggang waktu antara penyemprotan dengan waktu panen diperbesar. Pada
penelitian Dibyantoro (1979) diperoleh residu Diazinon pada sayur selada akan
menurun dari 6,7 ppm pada hari pertama setelah penyemprotan, menjadi 0,8 ppm
pada hari ke tujuh setelah penyemprotan.
Insektisida Sidazinon adalah pestisida yang bekerja sebagai racun kontak
atau kontak langsung dengan bagian tubuh organisme pengganggu tanaman sasaran,
sehingga residu yang terdapat pada polong kacang panjang sebagian besar adalah
residu permukaan. Menurut Tarumingkeng (1977), residu permukaan yang
tertinggal pada tanaman pada saat disemprot dapat hilang karena pencucian atau
pembilasan. Pencucian bukan hanya terhadap pestisida yang larut dalam air, akan
tetapi juga terhadap pestisida yang lipofilik. Dalam jumlah sedikit pestisida dalam
tanaman dapat hilang sama sekali karena proses pertumbuhan tanaman tersebut.
Diazinon dapat larut dalam air walaupun dalam jumlah kecil (0,004 %)
pada suhu 200C. Dilihat dari sifat kelarutan Diazinon di dalam air, proses
pencucian dapat terjadi. Penelitian tentang reduksi residu pada sayuran dan buah
karena pencucian telah lama dilakukan, diantaranya adalah pencucian sayur bayam
12
dapat mengurangi residu diazinon dari 1,8 ppm menjadi 0,77 ppm (Suwantapura,
1982).
Selain pencucian oleh air hujan, pestisida dapat berkurang akibat sinar
matahari. Sinar matahari mempercepat penguraian Diazinon melalui proses
dekomposisi.
Menurut Amstrong (1974), reaksi kimia yang disebabkan oleh radiasi
gelombang elektromegnetik merupakan salah satu faktor penting dalam penguraian
pestisida. Untuk mengalami dekomposisi, molekul pestisida harus mengabsorpsi
energi cahaya. Energi cahaya yang diabsorpsi oleh molekul pestisida menyebabkan
ikatan kimia pada molekul pestisida tidak stabil dan membentuk radikal bebas
yang lebih reaktif. Hasil dari reaksi fotodekomposisi berupa reaksi isomerasi,
substitusi atau oksidasi. Tipe reaksi yang terjadi tergantung dari sifat fisika
pestisida, jenis pelarut dan adanya reaktan lain seperti oksigen. Pada kondisi di
bawah sinar matahari, pengaruh proses penuaan terhadap penguraian Diazinon
sebesar 33,38 % dan pengaruh sinar matahari mempercepat penguraian Diazinon
sebesar 66,62 %.
Pestisida walaupun digunakan untuk mencegah dan mengendalikan hama
serta penyakit tanaman asal sesuai peraturan, maka residu pestisida yang tertinggal
di dalam sayuran masih berada di bawah ambang batas yang diperkenankan untuk
dikonsumsi, baik ditinjau dari ADI (Acceptable Daily Intake/ jumlah residu pestisida
yang boleh dicerna selama hidup, yang tidak memberikan pengaruh buruk terhadap
kesehatan manusia) maupun MRL (Maximum Residue Limit). Nilai ADI (Acceptable
Daily Intake) Diazinon 0,002 mg/kg/hari (Atmawidjaja, 1986) dan MRL (Maximum
13
Residue Limit) untuk sayuran 0,5 ppm (Harun, 1995). Rata-rata residu insektisida
Sidazinon pada polong kacang panjang yang dihasilkan di Kecamatan Tabanan
sebesar 0,01231 – 0,04335 ppm masih di bawah nilai MRL (Maximum Residue
Limit) untuk sayuran.
4. Simpulan dan Saran
4.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik simpulan sebagai berikut residu
insektisida Sidazinon pada polong kacang panjang di Kecamatan Tabanan sebesar
0,030450 ppm dan penggunaan dosis yaitu 9,275 ml/are. Residu ini masih berada di
bawah nilai MRL (Maximum Residue Limit) untuk sayuran yaitu 0,5 ppm,
sehingga polong kacang panjang yang dihasilkan di Kabupaten Tabanan cukup
aman untuk dikonsumsi.
4.2 Saran
Perlu dilakukan pemantauan terhadap residu pestisida pada tanaman kacang
panjang dan juga sayuran lainnya, agar kadar residunya tidak melebihi MRL
(Maximum Residue Limit) dan sebaiknya sayuran sebelum diolah atau dikonsumsi
dicuci terlebih dahulu dengan air bersih.
Daftar Pustaka
Amstrong, D. F. and J. G Konrad. 1974. Nonbiological Degradation of Pesticides. In:
Guenzi W. D, Ahlrichs J. L, Chesters G, Bloodworth M. E, Nash R.G., editor.
Pesticides in Soil and Water. Second edition. Madison: Soil Science Socirty of
America, Inc., Publisher.
Anonim. 2003a. Survei Pertanian Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan.
Jakarta : Badan Pusat Statistik.
14
Anonim. 2003b. Tabanan dalam Angka 2003. Tabanan : Bappeda Kabupaten
Tabanan, BPS Kabupaten Tabanan.
Anonim. 2004. Data Luas Tanam, Luas Panen dan Produksi Komoditi Kacang
Panjang Tahun 2003. Tabanan : Dinas Pertanian Tanaman Pangan
Kabupaten Tabanan.
A.O.A.C. 1990. Official Methods of Analysis of The Association of Official
Analytical Chemists. Editor. Kenneth Helrich, 15th
. Virginia, USA : The
Association of Official Analytical Chemists, Inc.
Dibyantoro, H. A. 1979. A Case Study of Organophosphate Pesticide Residue in
Lectuce and Carrot. Buletin Penelitian Holtikultura VII (5) : 17-23.
Hadi, S. 1976. Metodologi Research. Yogyakarta : Penerbit Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada.
Harun, Y. 1995. Telaah Tingkat Jenis Residu Pestisida pada Beberapa Sayuran
yang Dijual di Pasar Swalayan dan Pasar Umum Bogor (tesis). Bogor:
Institut Pertanian Bogor
Nugrohati, S. dan K. Untung. 1986. Pestisida dalam Sayuran. Seminar Keamanan
Pangan dalam Pengolahan dan Penyajian. Yogyakarta 1 – 3 September.
Sunarjono, H. H. 2003. Seri Agribisnis: Bertanam 30 Jenis Sayur. Jakarta :
Penebar Swadaya.
Suwantapura, D. 1982. Kadar Residu Pestisida Diazinon pada Sayuran Petsai
(Brassica pekinensis L) setelah Pengolahan Biasa (tesis). Bogor : Institut
Pertanian Bogor
Tarumingkeng, R. C. 1977. Dinamika dalam Lingkungan: Aspek Pestisida di
Indonesia. Lembaga Pusat Penelitian Pertanian, Bogor.
Ucapan Terima Kasih
Penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak
Nyoman Arya (alm), Bapak Dewa Ngurah Suprapta dan Bapak-bapak petani di Desa
Tunjuk Selatan, Tabanan yang telah banyak membimbing dan memberikan informasi
selama penulis menyelesaikan penelitian ini. Semoga semua bantuan ini bermanfaat bagi
para pembaca.

KACANG PANJANG

Leave a comment

BUDIDAYA KACANG PANJANG
SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman tumbuh baik pada tanah Latosol / lempung berpasir, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik, pH sekitar 5,5-6,5. Suhu antara 20-30 derajat Celcius, iklimnya kering, curah hujan antara 600-1.500 mm/tahun dan ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl.

PEMBIBITAN
- Benih kacang panjang yang baik dan bermutu adalah sebagai berikut: penampilan bernas/kusam, daya kecambah tinggi di atas 85%, tidak rusak/cacat, tidak mengandung wabah hama dan penyakit. Keperluan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg.
- Benih tidak usah disemaikan secara khusus, tetapi benih langsung tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM
- Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur.
- Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang tergantung lahan. Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan lebar atas 30-50 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm
- Lakukan pengapuran jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dolomit sebanyak 1-2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm
- Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis ± 1 botol (500 cc) POC NASA diencerkan dengan air secukupnya untuk setiap 1000 m2(10 botol/ha). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPER NASA, cara penggunaannya sebagai berikut:
alternatif 1 : 1 botol Super Nasa diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan Super Nasa untuk menyiram 10 meter bedengan.

TEKNIK PENANAMAN
- Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.
- Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau/awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai
- Benih direndam POC NASA dosis 2 tutup/liter selama 0,5 jam lalu tiriskan
- Benih dimasukkan ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis/dengan abu dapur.

PENYULAMAN
Benih kacang panjang akan tumbuh 3-5 hari setelah tanam. Benih yang tidak tumbuh segera disulam.

PENYIANGAN
Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar/membersihkan dengan alat kored.

PEMANGKASAN / PEREMPELAN
Kacang panjang yang terlalu rimbun perlu diadakan pemangkasan daun maupun ujung batang. Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.

PEMUPUKAN
Dosis pupuk makro sebagai berikut:
Waktu Dosis Pupuk Makro (per ha)
Urea (kg) SP-36 (kg) KCl (kg)
Dasar 50 75 25
Umur 45 hari 50 25 75
TOTAL 100 100 100

Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat.
Pupuk diberikan di dalam lubang pupuk yang terletak di kiri-kanan lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan untuk satu tanaman tergantung dari jarak tanam
POC NASA diberikan 1-2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara disemprotkan (4-8 tutup POC NASA/tangki). Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan 1-2 botol per 1000 M2 (10-20 botol/ha). Akan lebih bagus jika penggunaan POC NASA ditambahkan HORMONIK (3-4 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik/tangki). Pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu penyerbukan (dapat disiramkan dengan dosis + 2 tutup/10 liter air ).

PENGAIRAN
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, penyiraman dilakukan rutin tiap hari. Pengairan berikutnya tergantung musim.

PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT
a. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan PESTONA.

b. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan Natural BVR

c. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot Natural VITURA

d. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang diberi perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.

e. Ulat bunga ( Maruca testualis)
Gejala: larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman. Disemprot dengan PESTONA

f. Penyakit Antraknose ( jamur Colletotricum lindemuthianum )
Gejala serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum ditanam dengan Natural GLIO dan POC NASA dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.

g. Penyakit mozaik ( virus Cowpea Aphid Borne Virus/CAMV).
Gejala: pada daun-daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan. Penyakit ditularkan oleh vektor kutu daun. Pengendalian: gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vector kutu daun dan tanaman yang terserang dicabut dan dibakar.

h. Penyakit sapu ( virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala: pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk “sapu”. Penyakit ditularkan kutu daun. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit mosaik.

i. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Gejala: tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati dan gunakan Natural GLIO pada awal tanam.

PANEN DAN PASCA PENEN
- Ciri-ciri polong siap dipanen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah dipatahkan dan biji-bijinya di dalam polong tidak menonjol
- Waktu panen yang paling baik pada pagi/sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5-4 bulan
- Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
- Selepas panen, polong kacang panjang dikumpulkan di tempat penampungan, lalu disortasi
- Polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan siap dipasarkan.

keramik mesopotamia gaya ubaid

Leave a comment

ATAS PERADABAN Mendadak

1.UNTUK WAKTU PANJANG pria, percaya bahwa peradaban Barat adalah karunia Roma dan Yunani. Namun filsuf Yunani sendiri menulis berulang kali bahwa mereka telah ditarik pada sumber bahkan lebih awal. Kemudian, wisatawan kembali ke Eropa melaporkan adanya piramida di Mesir mengenakan dan kuil-kota setengah terkubur di pasir, dijaga oleh binatang batu aneh yang disebut patung sphinx.

2. Ketika Napoleon tiba di Mesir pada 1799, ia mengambil sertanja sarjana untuk belajar dan menjelaskan monumen-monumen kuno. Salah satu perwira Rosetta ditemukan di dekat batu slab yang diukir proklamasi dari 196 SM ditulis dalam penulisan piktografik Mesir kuno (hieroglif) serta dalam dua skrip lainnya.

3.The penguraian naskah Mesir kuno dan bahasa, dan upaya arkeologi yang diikuti, mengungkapkan kepada orang Barat bahwa peradaban tinggi telah ada di Mesir baik sebelum munculnya peradaban Yunani. catatan Mesir berbicara tentang dinasti kerajaan yang dimulai sekitar tahun 3100 SM – Dua ribu tahun penuh sebelum awal peradaban Hellenic. Mencapai jatuh tempo pada abad kelima dan keempat SM, Yunani adalah orang yg terlambat daripada seorang pencipta.

Apakah asal-usul peradaban kita, lalu, di Mesir?

4.Sebagai kesimpulan logis yang akan tampak, fakta militated menentangnya. sarjana Yunani tidak menggambarkan kunjungan ke Mesir, tetapi sumber-sumber kuno pengetahuan yang mereka berbicara yang ditemukan di tempat lain. Pra-Hellenic budaya dari Laut Aegean – yang Minoan di Pulau Kreta dan Mycenaean pada bukti menunjukkan daratan Yunani – bahwa Dekat Timur, bukan Mesir, budaya telah diadopsi. Suriah dan Anatolia, bukan Mesir, adalah jalan utama di mana sebuah peradaban sebelumnya menjadi tersedia untuk orang-orang Yunani.

5. Memperhatikan bahwa invasi Dorian Yunani dan invasi Israel Kanaan setelah Keluaran dari Mesir terjadi pada waktu yang sama (sekitar abad ketiga belas SM), para sarjana telah tertarik untuk menemukan semakin banyak kesamaan antara peradaban Hellenic Semit dan .

Profesor Cyrus H. Gordon (Lupa Skrip; Bukti untuk Bahasa Minoan) membuka lapangan kerja baru dengan menunjukkan bahwa skrip awal Minoan, disebut Linear A, merupakan bahasa Semit.

6. Dia menyimpulkan bahwa “pola (yang berbeda dari isi) dari bahasa Ibrani dan peradaban Minoan sama sampai batas yang luar biasa,” menunjuk dan bahwa nama pulau itu, Kreta, dieja dalam Minoan-ta kembali Ke-, adalah sama sebagai kata Ibrani Ke-ulang-et kota (“berdinding”) dan memiliki mitra di sebuah kisah Semit dari raja Keret.

7. Bahkan Hellenic alfabet, dari mana huruf Latin dan berasal kita sendiri, berasal dari Timur Dekat. Para sejarawan Yunani kuno sendiri menulis bahwa Fenisia bernama Kadmus (“kuno” membawa) mereka abjad, terdiri dari jumlah huruf yang sama, dalam urutan yang sama, seperti dalam bahasa Ibrani, melainkan hanya alfabet Yunani pada saat Perang Troya berlangsung. Jumlah surat dinaikkan menjadi 26 oleh penyair Simonides CEO pada abad kelima SM

8. Bahwa tulisan Yunani dan Latin, dan dengan demikian seluruh dasar kebudayaan Barat, yang diadopsi dari Timur Dekat dengan mudah dapat ditunjukkan dengan membandingkan urutan, nama, tanda, dan bahkan nilai-nilai numerik yang asli alfabet Timur Dekat dengan banyak kemudian kuno Yunani dan Latin yang lebih baru.

9.Para ulama sadar, tentu saja, kontak Yunani dengan Timur Dekat pada milenium pertama SM, mencapai puncaknya dengan kekalahan Persia oleh Alexander Macedonia pada 331 SM

10catatan Yunani berisi banyak informasi tentang ini Persia dan tanah mereka (yang secara kasar sejajar hari ini Iran). Dilihat oleh nama-nama raja-raja mereka – Cyrus, Darius, Xerxes – dan nama-nama dewa mereka, yang tampaknya milik batang linguistik Indo-Eropa, ulama sampai pada kesimpulan bahwa mereka adalah bagian dari Arya (“agung”) orang yang muncul dari suatu tempat di dekat Laut Kaspia menuju akhir milenium kedua SM dan menyebar ke Asia Minor barat, timur ke India, dan selatan untuk apa yang Perjanjian Lama disebut “tanah dari Media dan Parsees.”

Namun, semua itu tidak sesederhana itu. Meskipun diasumsikan asing asal penjajah ini, Perjanjian Lama memperlakukan mereka sebagai bagian dari peristiwa alkitabiah. Cyrus, misalnya, dianggap sebagai “diurapi Yahweh” – cukup hubungan biasa antara Allah Ibrani dan non-Ibrani.

Menurut Alkitab Kitab Ezra, Cyrus mengakui misi untuk membangun kembali Bait Allah di Yerusalem, dan menyatakan bahwa ia bertindak atas perintah yang diberikan oleh Yahweh, yang dia sebut “Allah di surga.” Cyrus dan raja-raja lain dari dinastinya menyebut diri mereka Achaemenids – setelah judul diadopsi oleh pendiri dinasti, yang Hacham-Anish.

Itu bukan Arya tapi judul Semit yang sempurna, yang berarti “orang bijak.”

Pada umumnya, para ahli telah lalai untuk menyelidiki menyebabkan banyak yang dapat menunjukkan kesamaan antara Allah Ibrani Yahweh dan dewa Achaemenids disebut “Tuhan Maha Bijaksana,” yang mereka digambarkan sebagai melayang di langit dalam Globe bersayap, seperti yang ditunjukkan pada kerajaan meterai Darius.

Telah dibentuk sekarang bahwa akar budaya, agama, dan bersejarah dari Persia Lama kembali ke awal kerajaan Babel dan Asyur, yang luas dan jatuh dicatat dalam Perjanjian Lama.

Simbol-simbol yang menyusun naskah yang muncul di monumen Achaemenid dan segel pada awalnya dianggap sebagai desain dekoratif. Engelbert Kampfer, yang mengunjungi Persepolis, ibukota Persia Lama, pada 1686, menggambarkan tanda-tanda sebagai “cuneates,” atau jejak berbentuk baji. Script sejak itu dikenal sebagai paku.

Sebagai upaya mulai menguraikan prasasti Achaemenid, menjadi jelas bahwa mereka ditulis dalam naskah yang sama seperti prasasti yang ditemukan pada artefak kuno dan tablet di Mesopotamia, lembah dan dataran tinggi yang terletak antara sungai Tigris dan Efrat. Tertarik dengan menemukan tersebar, Paul Emile Botta ditetapkan pada 1843 untuk melakukan penggalian tujuan utama pertama.

Dia memilih situs di Mesopotamia utara, di dekat Mosul saat ini, sekarang disebut Khorsabad. Botta segera dapat menetapkan bahwa prasasti berbentuk baji bernama tempat Dur Sharru Kin. Mereka Semit prasasti, dalam bahasa Ibrani saudara perempuan, dan nama berarti “kota bertembok dari raja benar.” buku kami menyebutnya raja Sargon II.

Ini ibukota raja Asyur itu sebagai pusatnya dan sebuah istana kerajaan megah yang dindingnya dilapisi dengan dipahat-relief bas, yang, jika ditempatkan ujung ke ujung, akan membentang selama lebih dari satu mil.

Panglima kota dan senyawa kerajaan merupakan langkah piramida disebut Ziggurat sebuah; itu menjabat sebagai tangga “ke Surga” bagi para dewa.

Tata letak kota dan patung menggambarkan cara hidup dalam skala besar.

Istana, kuil, rumah, kandang, gudang, dinding, pintu, kolom, dekorasi, patung, karya seni, menara, benteng, teras, taman – semua diselesaikan hanya dalam waktu lima tahun. Menurut Georges Contenau (La Vie Quotidienne sebuah Babylone et en Assyrie), “kata gulungan imajinasi sebelum potensi kekuatan suatu kerajaan yang bisa mencapai begitu banyak dalam waktu singkat,” sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Tidak mau kalah oleh Perancis, Inggris muncul di adegan dalam pribadi Sir Austen Henry Layard, yang dipilih sebagai tempat situs nya sepuluh beberapa kilometer ke Sungai Tigris dari Khorsabad. Penduduk asli menyebutnya Kuyunjik; ternyata menjadi modal Asiria Niniwe.

nama Alkitab dan acara sudah mulai datang ke hidup. Niniwe adalah ibukota kerajaan Asyur di bawah penguasa terakhirnya tiga besar: Sanherib, Esarhaddon, dan Ashurhanipal.

“Sekarang, dalam tahun keempat belas pemerintahan Raja Hizkia, tidak raja Asyur datang memerangi semua kota yang berkubu di Yehuda,” mengaitkan (Perjanjian Lama II Raja-raja 18:13), dan ketika Malaikat Tuhan memukul pasukannya, “Sanherib berangkat dan kembali, dan tinggal di Niniwe.”

Gundukan di mana Niniwe dibangun oleh Sanherib dan Ashurbanipal mengungkapkan istana, candi, dan karya seni yang melebihi orang-orang Sargon.

Daerah dimana sisa-sisa istana Esarhaddon yang dipercaya untuk berbohong tidak dapat digali, karena sekarang menjadi situs sebuah masjid Muslim didirikan di tempat pemakaman diklaim nabi Yunus, yang ditelan oleh ikan paus ketika dia menolak ID membawa pesan Yahwe ke Niniwe.

Layard telah membaca dalam catatan Yunani kuno bahwa seorang perwira dalam tentara Alexander melihat tempat “piramida dan sisa-sisa sebuah kota kuno” – sebuah kota yang sudah dikubur dalam waktu Alexander! Layard menggalinya juga, dan ternyata menjadi Nimrud, pusat militer Asyur itu. Di sanalah Shalmaneser II mendirikan sebuah tugu untuk merekam ekspedisi militer dan penaklukan. Sekarang pada pameran di Museum British, daftar obelisk, antara raja yang diciptakan untuk membayar upeti, “Yehu bin Omri, raja Israel.”

Sekali lagi, prasasti Mesopotamia dan teks-teks Alkitab saling mendukung!

Terkejut oleh pembuktian semakin sering kisah-kisah Alkitab oleh temuan arkeologis, yang Assyriologists, sebagai sarjana ini kemudian disebut, berbalik ke bab kesepuluh dari Kitab Kejadian. Ada Nimrod – “pemburu kuat oleh kasih karunia Yahweh” – adalah des6ribed sebagai pendiri dari segala kerajaan di Mesopotamia.

Dan awal kerajaan-Nya:

Babel dan Erech dan Akkad, semuanya di Tanah Shin’ar.
Keluar dari sana terpancar Tanah Ashur mana
Niniwe dibangun, sebuah kota di jalan-jalan yang luas, dan Khalah, dan Ressen – kota besar
yang antara Niniwe dan Khalah.

Memang ada gundukan yang pribumi disebut Kalah, berbaring di antara Niniwe dan Nimrud.

Ketika tim di bawah W. Andrae digali daerah 1903-1914, mereka menemukan reruntuhan Ashur, pusat keagamaan Asiria dan modal awal. Dari semua kota-kota Asyur disebutkan dalam Alkitab, hanya Ressen masih harus ditemukan. Namanya berarti “tali kekang kuda”, mungkin itu adalah lokasi istal kerajaan Asyur.

Pada waktu yang sama dengan Ashur sedang digali, tim di bawah R. Koldewey telah menyelesaikan penggalian Babel, Babel alkitabiah – tempat besar istana, kuil, taman-taman gantung, dan Ziggurat tak terelakkan. Sebelum lama, artefak dan prasasti meluncurkan sejarah dari dua kerajaan bersaing dari Mesopotamia: Babilonia dan Asyur, yang berpusat di selatan, yang lain di utara.

Naik dan turun, perkelahian, dan hidup bersama, kedua merupakan sebuah peradaban yang tinggi yang mencakup sekitar 1.500 tahun, keduanya naik sekitar 1900 SM

Asyur dan Niniwe akhirnya ditangkap dan dihancurkan oleh Babel tahun 614 dan 612 SM, masing-masing. Seperti yang diramalkan oleh para nabi Alkitab, Babel sendiri datang berakhir memalukan ketika Koresy menaklukkan Achaemenid di 539 SM

Meskipun mereka rival sepanjang sejarah mereka, orang itu akan sulit sekali untuk menemukan perbedaan yang signifikan antara Asyur dan Babilonia dalam hal budaya atau materi. Meskipun disebut dewa Asyur utamanya Ashur (“semua melihat”) dan memanggil Babilonia Marduk (“bin gundukan murni”), para Pantheon yang sebaliknya hampir sama.

Banyak museum di dunia menghitung antara pameran hadiah mereka gerbang seremonial, sapi jantan bersayap, bas-relief, kereta, alat, perkakas, perhiasan, patung, dan benda-benda lainnya yang terbuat dari setiap bahan yang mungkin yang telah digali dari gundukan Asyur dan Babel.

Tapi harta yang sejati dari kerajaan adalah catatan tertulis mereka:

ribuan prasasti dalam naskah berbentuk baji, termasuk cerita cosmologic, puisi epik, sejarah raja-raja, catatan kuil, kontrak komersial, perkawinan dan perceraian catatan, tabel astronomi, ramalan astrologi, rumus-rumus matematika, daftar geografis, tata bahasa dan kosa kata teks sekolah, dan, paling tidak semua, teks berurusan dengan nama, silsilah, julukan, perbuatan, kekuasaan, dan tugas para dewa.

Bahasa umum yang membentuk ikatan budaya, sejarah, dan agama antara Asyur dan Babilonia adalah Akkadia. Itu adalah bahasa Semit pertama yang diketahui, yang serupa dengan tapi mendahului bahasa Ibrani, Aram, Phoenicia, dan Kanaan. Tetapi Asyur dan Babel tidak meletakkan klaim untuk memiliki menemukan bahasa atau script nya, memang, banyak dari mereka menanggung tablet postscript bahwa mereka telah disalin dari aslinya sebelumnya.

Siapa, kemudian, menemukan script runcing dan mengembangkan bahasa, tata bahasa dan kosa kata yang tepat kaya? Yang menulis “asli sebelumnya”? Dan mengapa orang-orang Asyur dan Babel panggilan bahasa Akkadia?

Perhatian sekali lagi berfokus pada Kitab Kejadian. Dan awal kerajaan-Nya: Babel dan Erech dan Akkad. “Akkad – ada bisa benar-benar telah seperti ibukota kerajaan, sebelumnya Babel dan Niniwe?

Reruntuhan Mesopotamia telah memberikan bukti yang meyakinkan bahwa sekali pada waktu yang ada memang ada sebuah kerajaan dengan nama Akkad, yang didirikan oleh seorang penguasa jauh lebih awal, yang menyebut dirinya sharrukin sebuah (“penguasa benar”). Dia menyatakan dalam prasasti bahwa kerajaannya membentang, dengan rahmat-Nya Enlil dewa, dari Laut Hilir (Teluk Persia). Ke Laut Atas (diyakini Mediterania). Dia menyombongkan diri bahwa “di dermaga dari Akkad, ia membuat kapal merapat” dari tanah jauh banyak.

Para ulama berdiri terpesona: Mereka telah menemukan sebuah kerajaan Mesopotamia pada milenium ketiga SM! Ada lompatan – mundur – dari sekitar 2.000 tahun dari Asiria Sargon Dur Sharrukin untuk Sargon dari Akkad. Namun gundukan yang digali dibawa ke sastra cahaya dan seni, ilmu pengetahuan dan politik, perdagangan dan komunikasi – peradaban penuh – jauh sebelum munculnya Babilonia dan Asyur. Selain itu, jelas pendahulu dan sumber kemudian: peradaban Mesopotamia; Asyur dan Babilonia itu hanya cabang dari trunk Akkadia.

Misteri seperti awal peradaban Mesopotamia diperdalam, bagaimanapun, sebagai prasasti rekaman prestasi dan silsilah Sargon dari Akkad ditemukan. Mereka menyatakan bahwa judul lengkapnya adalah “Raja dari Akkad, Raja Kish”, mereka menjelaskan bahwa sebelum ia diasumsikan takhta, ia telah menjadi konselor ke “penguasa dari Kish.” Apakah ada, maka – ulama-tanya sendiri – sebuah kerajaan bahkan sebelumnya, bahwa dari Kish, yang didahului Akkad?

Sekali lagi, ayat-ayat Alkitab yang diperoleh secara signifikan.

Dan Kush melahirkan Nimrod;
Dia pertama kali menjadi Hero di Tanah ….
Dan awal kerajaan-Nya:
Babel dan Erech dan Akkad.

Banyak sarjana berspekulasi bahwa Sargon dari Akkad adalah Nimrod Alkitab.

Jika kita membaca “Kish” untuk “Kush” dalam ayat-ayat Alkitab di atas, akan terlihat Nimrod memang didahului oleh Kish, seperti diklaim oleh Sargon. Para ahli kemudian mulai menerima harfiah sisa inskripsi-Nya:

“Ia mengalahkan Uruk dan merobohkan tembok … dia menang dalam pertempuran dengan penduduk Ur … ia mengalahkan seluruh wilayah dari Lagash sejauh laut.”

Apakah Alkitab Erech identik dengan prasasti Uruk Sargon? Sebagai situs kini disebut Warka digali itu, yang ditemukan kasus ini. Dan Ur disebut oleh Sargon tak lain dari Ur Alkitab, tempat kelahiran Abraham Mesopotamia.

Tidak hanya melakukan penemuan-penemuan arkeologi membela catatan Alkitab, hal itu juga muncul beberapa kerajaan yang ada pasti dan kota-kota dan peradaban di Mesopotamia bahkan sebelum milenium ketiga SM Satu-satunya pertanyaan adalah: Bagaimana jauh kembali melakukan satu harus pergi untuk menemukan kerajaan beradab pertama?

Kunci yang membuka kunci teka-teki tersebut belum bahasa lain.

Sarjana cepat menyadari bahwa nama memiliki makna yang tidak hanya dalam bahasa Ibrani dan dalam Perjanjian Lama tetapi di seluruh Timur Dekat kuno. Semua Akkadia, Babilonia, Asiria dan nama-nama orang dan tempat-tempat itu arti. Tapi nama-nama penguasa yang didahului Sargon dari Akkad tidak masuk akal sama sekali: Raja di pengadilan yang Sargon adalah seorang konselor disebut Urzababa; raja yang memerintah di Erech bernama Lugalzagesi, dan sebagainya.

Ceramah sebelum Royal Asiatic Society pada tahun 1853, Sir Henry Rawlinson menunjukkan bahwa nama-nama seperti itu tidak Semit atau Indo-Eropa; memang,

“Mereka sepertinya tidak milik kelompok yang dikenal dari bahasa atau masyarakat.”

Tapi kalau nama memiliki makna, apa bahasa misterius di mana mereka telah artinya?

Para ahli mengambil lagi melihat prasasti Akkadia. Pada dasarnya, script paku Akkadia adalah suku kata: Setiap tanda berdiri untuk suku kata yang lengkap (ab, ba, bat, dll).

Namun script membuat ekstensif menggunakan tanda-tanda yang tidak fonetik suku kata tapi menyampaikan makna “dewa,” “kota”, “negara,” atau “hidup,” “ditinggikan,” dan sejenisnya. Satu-satunya penjelasan yang mungkin untuk fenomena ini adalah tanda-tanda ini adalah sisa sebuah metode penulisan yang digunakan pictographs sebelumnya. Akkadia, maka, pasti didahului oleh bahasa lain yang menggunakan metode penulisan mirip dengan hiroglif Mesir.

Ia segera jelas bahwa bahasa sebelumnya, dan tidak nafsu bentuk tulisan sebelumnya, terlibat di sini. Para ahli menemukan bahwa prasasti Akkadia dan teks dibuat ekstensif menggunakan kata-kata pinjaman – kata utuh dipinjam dari bahasa lain (dengan cara yang sama bahwa Prancis modern akan meminjam kata dalam bahasa Inggris akhir pekan). Hal ini terutama berlaku di mana terminologi ilmiah atau teknis terlibat, dan juga dalam hal berhubungan dengan para dewa dan langit.

Salah satu menemukan teks Akkadia terbesar adalah reruntuhan sebuah perpustakaan berkumpul di Niniwe oleh Ashurbanipal; Layard dan rekan-rekannya dibawa jauh dari situs 25.000 tablet, banyak yang digambarkan oleh para ahli Taurat kuno sebagai salinan dari “teks-teks kuno.” Sekelompok 23 tablet berakhir dengan pernyataan: “tablet 23: bahasa Shumer tidak berubah.”

teks lain melahirkan suatu pernyataan misterius oleh Ashurbanipal sendiri:

Dewa dari ahli-ahli Taurat telah diberikan pada saya karunia pengetahuan seninya.
Saya telah diinisiasi ke dalam rahasia menulis.
Saya bahkan dapat membaca tablet rumit di Shumerian;
Saya memahami kata-kata misterius dalam ukiran batu dari hari-hari sebelum banjir.

Klaim oleh Ashurbanipal bahwa ia bisa membaca tablet rumit dalam “Shumerian” dan memahami kata-kata yang tertulis pada tablet dari “hari-hari sebelum air bah” hanya meningkat misteri.

Tetapi pada Januari 1869 Jules Oppert disarankan untuk Masyarakat Perancis pengetahuan tentang pengumpulan mata uang dan Arkeologi bahwa pengakuan diberikan kepada keberadaan pra-bahasa Akkadia dan orang-orang. Menunjukkan bahwa penguasa awal Mesopotamia menyatakan legitimasi mereka dengan mengambil judul “Raja Sumer dan Akkad,” ia menyarankan agar orang-orang disebut “Sumeria,” dan tanah mereka, “Sumer.”

Kecuali untuk salah mengucapkan nama – seharusnya Shumer, tidak Sumer – Oppert benar. Sumer bukanlah tanah, misterius jauh, tapi nama awal untuk Mesopotamia selatan, seperti Kitab Kejadian telah jelas menyatakan: Kota-kota kerajaan Babel dan Akkad dan Erech berada di “Tanah Shin’ar.” (Sinear adalah nama alkitabiah untuk Shumer.)

Setelah para ulama telah menerima kesimpulan ini, banjir gerbang dibuka. Referensi Akkadia untuk • dengan “teks-teks kuno” menjadi bermakna, dan sarjana segera menyadari bahwa tablet dengan kolom panjang Kata-kata itu sebenarnya leksikon Sumeria Akkadia dan kamus, disusun Asyur dan Babilonia untuk belajar sendiri bahasa tertulis pertama, Sumeria .

Tanpa kamus dari masa lalu, kita masih akan jauh dari mampu membaca Sumeria.

Dengan bantuan mereka, sebuah harta karun sastra dan budaya yang luas terbuka. Juga menjadi jelas bahwa naskah Sumeria, awalnya piktografik dan diukir di batu di kolom vertikal, kemudian berbalik horisontal dan, kemudian, bergaya untuk baji menulis pada tablet tanah liat lunak menjadi tulisan paku yang diadopsi oleh Akkadians, Babel, Asyur, dan negara-negara lain di Timur Dekat kuno.

The penguraian bahasa Sumeria dan script, dan kesadaran bahwa bangsa Sumeria dan budaya mereka adalah sumber utama – prestasi Akkadia Babilonia-Asiria, mendorong pencarian arkeologis di Mesopotamia selatan.

Semua bukti menunjukkan bahwa mulai sekarang itu ada di sana.

Penggalian signifikan pertama dari situs Sumeria dimulai pada tahun 1877 oleh arkeolog Perancis, dan menemukan dari situs ini tunggal begitu luas yang lain terus menggali di sana hingga tahun 1933 tanpa menyelesaikan pekerjaan.

Dipanggil oleh penduduk asli Telloh (“gundukan”), situs ini terbukti merupakan kota Sumeria awal, sangat Lagash dari yang penaklukan Sargon dari Akkad membual. Memang sebuah kota kerajaan yang melahirkan penguasa judul yang sama telah mengadopsi Sargon, kecuali bahwa itu adalah dalam bahasa Sumeria: EN.SI (“penguasa benar”). dinasti mereka sudah mulai sekitar 2900 sebelum Masehi dan berlangsung selama hampir 650 tahun. Selama waktu ini, empat puluh tiga ENSI yang memerintah tanpa gangguan Lagash: Nama-nama mereka, silsilah, dan panjang dalam aturan semua dicatat rapi.

Prasasti memberikan banyak informasi. Menarik bagi para dewa “menyebabkan gabah kecambah tumbuh untuk panen … untuk menyebabkan menyiram tanaman untuk menghasilkan gandum,” membuktikan keberadaan pertanian dan irigasi.

Secangkir tertulis untuk menghormati dewi oleh “pengawas dari lumbung” menunjukkan bahwa butiran disimpan, diukur, dan diperdagangkan.

Sebuah ENSI bernama Eannatum meninggalkan prasasti di batu bata tanah liat yang membuat jelas bahwa para penguasa Sumeria bisa berasumsi takhta hanya dengan persetujuan para dewa. Dia juga mencatat penaklukan kota lain, memperlihatkan kepada kita keberadaan negara-kota lain di Sumer pada awal SM milenium ketiga

pengganti Eannatum’s, Entemena, menulis bangunan candi dan menghiasinya dengan emas dan perak, penanaman kebun, memperbesar bata berlapis sumur. Dia membanggakan membangun benteng dengan menara pengawas dan fasilitas docking kapal.

Salah satu penguasa yang lebih terkenal adalah Gudea Lagash. Ia memiliki sejumlah besar patung yang terbuat dari dirinya sendiri, semua menunjukkan kepadanya dalam posisi nazar, berdoa kepada dewanya. Sikap ini adalah pura-pura tidak: Gudea memang mengabdikan diri untuk adorasi Ningirsu, dewa utama, dan dengan konstruksi dan pembangunan kembali candi.

banyak prasasti-Nya mengungkapkan bahwa, dalam mencari bahan bangunan yang indah, ia memperoleh emas dari Afrika dan Anatolia, perak dari Pegunungan Taurus, pohon aras dari Libanon, kayu langka lainnya dari Ararat, tembaga dari rentang Zagros, diorit dari Mesir, Akik dari Ethiopia, dan bahan lainnya dari tanah yang belum teridentifikasi oleh para sarjana.

Ketika Musa membangun untuk Jahwe, Allah sebuah Residence “” di padang gurun, ia melakukannya sesuai dengan petunjuk yang sangat rinci yang diberikan oleh Tuhan. Ketika Raja Salomo mendirikan Bait Suci pertama di Yerusalem, ia melakukannya setelah Tuhan telah “diberikan kepadanya hikmah.”

Nabi Yehezkiel menunjukkan rencana yang sangat rinci untuk Bait Allah Kedua,

“Dalam visi Ilahi” oleh orang “yang memiliki penampilan dari perunggu dan yang diselenggarakan di tangannya string berwarna kuning muda dan sebuah tongkat pengukur.”

Ur-Nammu, penguasa Ur, digambarkan dalam milenium sebelumnya bagaimana tuhannya, memerintahkan dia untuk membangun sebuah kuil untuknya dan memberinya petunjuk terkait, mengulurkan tongkat pengukur dan tali berguling untuk pekerjaan itu.

Seribu dua ratus tahun sebelum Musa, Gudea membuat pernyataan, yang sama.

Instruksi, ia tercatat dalam salah satu prasasti yang sangat panjang, yang diberikan kepadanya dalam visi. “Seorang pria yang bersinar seperti surga,” oleh pihak yang berdiri “burung ilahi,” “memerintahkan aku untuk membangun bait-Nya.” Orang ini “,” yang “dari mahkota di kepalanya jelas dewa,” kemudian diidentifikasi sebagai Ningirsu dewa.

Dengan dia adalah seorang dewi yang “memegang tablet bintang menguntungkan dirinya dari langit”; tangannya yang lain “mengadakan stylus suci,” yang ia ditunjukkan untuk Gudea “planet yang menguntungkan.” Orang ketiga, juga dewa, yang diselenggarakan di tangannya sebuah tablet batu mulia; “rencana candi di dalamnya.”

Salah satu patung Gudea menunjukkan dia duduk, dengan tablet ini di lututnya; pada tablet gambar ilahi jelas dapat dilihat.

Cerdik seperti dia, Gudea bingung dengan petunjuk arsitektur, dan ia mencari nasihat dari seorang dewi yang bisa menafsirkan pesan ilahi.

Dia menjelaskan kepadanya arti dari petunjuk, pengukuran rencana, dan ukuran dan bentuk batu bata yang akan digunakan. Gudea kemudian mempekerjakan seorang pawang “laki-laki, pembuat keputusan” dan pencari “rahasia perempuan” untuk menemukan situs, di pinggiran kota, di mana dewa ingin pelipisnya akan dibangun. Dia kemudian merekrut 216.000 orang untuk pekerjaan konstruksi.

bingung Gudea’s mudah dapat dipahami, karena-sederhana melihat “denah” seharusnya memberikan informasi yang diperlukan untuk membangun Ziggurat kompleks, naik tinggi oleh tujuh tahap. Menulis dalam Der Alte Timur pada tahun 1900, A-Billerbeck mampu menguraikan setidaknya bagian dari instruksi arsitektur ilahi.

Gambar kuno, bahkan pada sebagian patung yang rusak, disertai di bagian atas oleh kelompok-kelompok garis vertikal yang jumlahnya berkurang sebagai ruang antara mereka meningkat. Arsitek ilahi, tampaknya, mampu menyediakan, dengan rencana lantai satu, disertai oleh tujuh berbagai skala, petunjuk lengkap untuk pembangunan tahap tujuh-kuil bertingkat tinggi.

Dikatakan bahwa ‘perang taji Manusia untuk terobosan ilmiah dan material. Dalam Sumer kuno, tampaknya, konstruksi candi mendorong rakyat dan penguasa mereka menjadi prestasi teknologi yang lebih besar.

Kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan rencana utama arsitektur siap, untuk mengatur dan feed tenaga kerja yang besar, untuk meratakan tanah dan meningkatkan gundukan, untuk cetakan batu bata dan transportasi, untuk membawa logam langka dan bahan lain dari jauh, untuk logam timur dan bentuk peralatan dan ornamen – semua berbicara dengan jelas sebuah peradaban tinggi, sudah di mekar penuh di milenium ketiga SM

Sebagai ahli sebagai kuil Sumeria bahkan paling awal, namun mereka mewakili ujung gunung es dari lingkup dan kekayaan materi prestasi peradaban besar pertama dikenal Man.

Selain penemuan dan pengembangan menulis, tanpa peradaban tinggi yang tidak mungkin terjadi, Sumeria juga harus dikreditkan dengan ditemukannya percetakan. Millenia sebelum Johann Gutenberg “diciptakan” mencetak dengan menggunakan movable type, ahli-ahli Taurat Sumeria siap digunakan buatan “tipe” dari tanda-tanda berbagai piktografik, yang mereka digunakan sebagai kami sekarang menggunakan prangko karet untuk kesan urutan yang diinginkan dari tanda-tanda di tanah liat basah.

Mereka juga menemukan pendahulu kita menekan rotary – meterai silinder. Terbuat dari batu yang sangat keras, itu adalah sebuah silinder kecil ke yang pesan atau desain telah terukir di sebaliknya; setiap kali meterai itu berguling-guling di tanah liat basah, menanamkan menciptakan sebuah “positif” kesan pada tanah liat.

segel ini juga memungkinkan satu untuk menjamin keaslian dokumen, sebuah kesan baru dapat dibuat sekaligus untuk membandingkannya dengan kesan tua di dokumen.

Banyak catatan tertulis Sumeria dan Mesopotamia yang bersangkutan sendiri tidak harus dengan yang ilahi atau spiritual, tetapi dengan tugas-tugas sehari-hari seperti tanaman merekam, mengukur bidang, dan menghitung harga.

Memang, tidak ada peradaban tinggi akan mungkin terjadi tanpa sistem yang canggih paralel matematika.

Sistem Sumeria, disebut sexagesimal, menggabungkan 10 biasa dengan “surgawi” 6 untuk mendapatkan angka dasar 60. Sistem ini dalam beberapa hal lebih unggul dari yang sekarang kami dalam hal apapun, itu tidak diragukan lagi unggul untuk kemudian Yunani dan sistem Romawi. Ini memungkinkan Sumeria untuk membagi pecahan dan kalikan menjadi jutaan, untuk menghitung akar atau meningkatkan angka beberapa kekuasaan.

Ini bukan hanya sistem matematika pertama dikenal tapi juga salah satu yang memberi kita tempat “” konsep: Seperti halnya, dalam sistem desimal, 2 dapat 2 atau 20 atau 200, tergantung pada angka itu tempat, sehingga bisa sebuah Sumeria 2 berarti 2 atau 120 (2 x 60), dan seterusnya, tergantung pada tempat “.”

Lingkaran 360 derajat, kaki dan 12 perusahaan inci, dan selusin “” sebagai satu unit hanyalah beberapa contoh dari sisa-sisa matematika Sumeria masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

seiring prestasi mereka dalam astronomi, pembentukan kalender, dan prestasi matematika-langit yang sama akan menerima banyak belajar lebih dekat pada bab-bab mendatang.

Sama seperti sistem kita sendiri ekonomi dan sosial – buku-buku kami, pengadilan dan catatan pajak, kontrak komersial, sertifikat pernikahan, dan seterusnya – tergantung di atas kertas, Sumeria / Mesopotamia hidup bergantung pada tanah liat. Kuil, pengadilan, dan rumah-rumah perdagangan telah ahli-ahli Taurat mereka siap dengan tablet tanah liat basah yang untuk menuliskan keputusan, perjanjian, surat, atau menghitung harga, upah, area lapangan, atau jumlah batu bata yang dibutuhkan dalam konstruksi.

Clay juga bahan baku penting untuk pembuatan alat-alat untuk penggunaan sehari-hari dan kontainer untuk penyimpanan dan transportasi barang. Ini juga digunakan untuk membuat batu bata – lain “Sumeria pertama,” yang memungkinkan pembangunan rumah bagi rakyat, istana untuk raja, dan kuil-kuil megah untuk para dewa.

Sumeria dikreditkan dengan dua terobosan teknologi yang memungkinkan untuk menggabungkan ringan dengan kekuatan tarik untuk semua produk tanah liat: memperkuat dan menembak. arsitek modern telah menemukan bahwa beton bertulang, bahan bangunan sangat kuat, dapat dibuat dengan menuangkan semen ke dalam cetakan yang berisi batang besi; waktu lalu, Sumeria bata mereka memberikan kekuatan besar dengan mencampur tanah liat basah dengan alang-alang atau jerami cincang.

Mereka juga tahu bahwa produk-produk tanah liat dapat diberikan kekuatan tarik dan daya tahan dengan menembak mereka di sebuah tungku. pertama di dunia bangunan bertingkat tinggi dan lengkungan, serta keramik tahan lama, ini dimungkinkan oleh terobosan teknologi.

Penemuan tungku – tungku di mana suhu yang intens namun terkontrol dapat tercapai tanpa resiko mengkontaminasi produk dengan debu atau abu – dimungkinkan sebuah kemajuan teknologi yang lebih besar: Jaman Logam.

Telah diasumsikan bahwa manusia menemukan bahwa ia bisa palu “batu-batu lunak” – yang terjadi secara alami nugget emas serta tembaga dan perak senyawa – ke SM berguna atau bentuk menyenangkan, kadang-kadang sekitar 6000 The dipalu-artefak logam pertama ditemukan di dataran tinggi dari pegunungan Zagros dan Taurus.

Namun, sebagai RJ Forbes (The Old World Tempat lahir dari Metalurgi) mengatakan, “di Timur Dekat kuno, pasokan dari tembaga asli itu cepat lelah, dan penambang itu untuk berbelok ke bijih.” Hal ini diperlukan pengetahuan dan kemampuan untuk mencari dan mengekstrak biji besi, menghancurkan mereka, kemudian mencium dan memperbaiki mereka – proses yang tidak bisa dilakukan tanpa tungku-tungku jenis dan teknologi yang canggih umumnya.

Seni metalurgi segera mencakup kemampuan untuk paduan tembaga dengan logam lain, sehingga yang kami Castable, keras, tapi ditempa panggilan logam perunggu. Zaman Perunggu,, usia pertama metalurgi kami, juga merupakan kontribusi Mesopotamia untuk peradaban modern. Sebagian besar perdagangan kuno telah dikhususkan untuk perdagangan logam, tetapi juga membentuk dasar untuk pengembangan di Mesopotamia perbankan dan uang pertama – syikal perak (“ditimbang ingot”).

Banyak jenis logam dan paduan yang Sumeria dan Akkadia nama telah ditemukan dan terminologi yang luas membuktikan teknologi tingkat tinggi metalurgi di Mesopotamia kuno. Untuk sementara ini bingung para ulama karena Sumer, dengan demikian, adalah tanpa bijih logam, tapi metalurgi yang paling pasti mulai ada.

Jawabannya adalah energi. Peleburan, pemurnian, dan paduan, serta casting, tidak bisa dilakukan tanpa banyak pasokan bahan bakar ke api pembakaran, crucibles, dan tungku. Mesopotamia mungkin memiliki kekurangan biji besi, tapi itu bahan bakar yang berlimpah. Jadi Bijih dibawa ke bahan bakar, yang menjelaskan banyak prasasti yang menggambarkan awal membawa bijih logam dari jauh.

Bahan bakar yang membuat Sumer teknologi tertinggi yang bitumen dan aspal, minyak produk yang alami merembes sampai ke permukaan di banyak tempat di Mesopotamia. RJ Forbes (Bitumen dan Perminyakan dalam Kuno) menunjukkan bahwa deposito permukaan Mesopotamia adalah sumber utama dunia kuno bahan bakar dari zaman awal untuk era Romawi.

Kesimpulannya adalah bahwa penggunaan teknologi dari produk minyak bumi dimulai pada sekitar tahun 3500 SM Sumer, memang, ia menunjukkan bahwa penggunaan dan pengetahuan tentang bahan bakar dan sifat mereka yang lebih besar di masa peradaban Sumeria daripada di kemudian hari.

Jadi luas adalah penggunaan Sumeria dari produk ini minyak – tidak hanya sebagai bahan bakar tetapi juga sebagai bahan pembangunan jalan, untuk waterproofing, gala, lukisan, penyemenan, dan cetakan – bahwa ketika para arkeolog mencari Ur kuno mereka menemukannya terkubur dalam gundukan yang orang Arab lokal bernama “Gundukan Bitumen.” Forbes menunjukkan bahwa bahasa Sumeria memiliki persyaratan untuk setiap genus dan varian dari bahan aspal yang ditemukan di Mesopotamia.

Memang, nama-nama dan bahan aspal minyak dalam bahasa lain – Akkadia, Ibrani, Mesir, Koptik, Yunani, Latin, dan Sansekerta – jelas dapat ditelusuri ke asal Sumeria, misalnya, kata yang paling umum untuk minyak – Naphta – berasal dari napatu (“batu-batu yang menyala”).

Penggunaan produk minyak bumi Sumeria juga dasar untuk sebuah kimia lanjutan. Kita dapat menilai tingkat tinggi pengetahuan Sumeria tidak hanya oleh berbagai cat dan pigmen digunakan dan proses seperti kaca, tetapi juga oleh produksi buatan luar biasa dari batu semimulia, termasuk pengganti lapis lazuli.

Aspal juga digunakan dalam pengobatan Sumeria, lain bidang di mana standar itu mengesankan tinggi. Ratusan teks Akkadia yang telah ditemukan menggunakan istilah medis Sumeria dan frasa luas, menunjuk ke asal Sumeria seluruh obat Mesopotamia.

Perpustakaan Ashurbanipal di Niniwe memasukkan bagian medis. Teks-teks dibagi menjadi tiga kelompok – bultitu (“terapi”), shipir bel imti (“operasi”) dan mashmashshe urti (“perintah dan mantra”). Awal kode hukum termasuk bagian berurusan dengan biaya yang harus dibayar untuk ahli bedah untuk operasi sukses, dan hukuman yang akan dikenakan pada mereka dalam hal kegagalan: Seorang ahli bedah, dengan menggunakan pisau bedah untuk membuka kuil pasien, adalah kehilangan tangannya jika ia sengaja menghancurkan pasien mata.

Beberapa kerangka ditemukan di kuburan Mesopotamia dikenakan tanda cela dari operasi otak. Sebuah teks medis yang sebagian rusak berbicara tentang operasi pengangkatan bayangan “yang mencakup mata seorang pria,” mungkin katarak; teks lain menyebutkan penggunaan instrumen pemotongan, yang menyatakan bahwa “jika penyakit telah mencapai bagian dalam tulang, Anda akan mengikis dan menghapus. “

orang sakit pada zaman Sumeria bisa memilih antara zu A. (“air dokter”) dan IA.ZU (“dokter minyak”). Sebuah tablet digali di Ur, hampir 5.000 tahun, nama seorang praktisi medis sebagai “Lulu, dokter.” Ada juga dokter hewan – dikenal baik sebagai “dokter lembu” atau sebagai “dokter keledai.”

Sepasang jepitan bedah digambarkan pada meterai silinder sangat awal, ditemukan di Lagash, milik “Urlugale-dina, dokter.” meterai juga menunjukkan ular di pohon – simbol obat untuk hari ini. Instrumen yang digunakan oleh bidan untuk memotong tali pusat juga sering digambarkan.

Sumeria teks medis menangani ke dalam diagnosis dan resep. Mereka tidak meninggalkan keraguan bahwa dokter Sumeria tidak memakai sihir atau ilmu sihir. Dia merekomendasikan pembersihan dan pencucian, perendaman dalam bak mandi air panas dan pelarut mineral; penerapan turunan nabati; menggosok dengan senyawa minyak bumi.

Obat dibuat dari tanaman dan senyawa mineral dan dicampur dengan cairan atau pelarut yang sesuai dengan metode aplikasi. Jika diambil oleh mulut, yang serbuk dicampur menjadi anggur, bir, atau madu, jika “dituangkan melalui dubur” – diberikan dalam enema – mereka dicampur dengan tanaman atau minyak sayur. Alkohol, yang memainkan peran penting dalam desinfeksi bedah dan sebagai dasar untuk obat-obatan banyak, mencapai bahasa kita melalui kohl Arab, dari kuhlu Akkadia.

Model hati menunjukkan obat yang diajarkan di sekolah-sekolah medis dengan bantuan model tanah liat organ tubuh manusia. Anatomi pasti ilmu lanjutan, untuk ritual kuil bernama untuk pembedahan rumit hewan kurban – hanya langkah dihapus dari pengetahuan yang sebanding anatomi manusia.

Beberapa gambaran di segel silinder atau tablet tanah liat menunjukkan orang berbaring pada beberapa jenis meja bedah, dikelilingi oleh tim dewa atau orang. Kita tahu dari epos dan teks heroik lainnya yang Sumeria dan pengganti mereka di Mesopotamia yang peduli dengan masalah hidup, sakit, dan kematian. Orang-orang seperti Gilgames, seorang raja Erech, mencari “Pohon Kehidupan” atau mineral (batu “”) yang dapat memberikan pemuda kekal.

Ada juga referensi untuk upaya untuk membangkitkan orang mati, terutama jika mereka kebetulan dewa:

Setelah mayat itu, tergantung dari tiang,
mereka diarahkan Gelombang dan Radiance;
Enam puluh kali Air Kehidupan,
Enam puluh kali Makanan Kehidupan,
mereka menaburkan di atasnya;
Dan Inanna muncul.

Apakah beberapa metode ultra modern, tentang apa yang kita hanya bisa berspekulasi, dikenal dan digunakan dalam upaya kebangkitan seperti itu?

Bahwa bahan-bahan radioaktif yang dikenal dan digunakan untuk mengobati penyakit tertentu jelas disarankan oleh satu scene perawatan medis digambarkan pada meterai silinder berasal awal peradaban Sumeria.

Ini menunjukkan, tanpa pertanyaan, seorang pria terbaring di tempat tidur khusus; wajahnya dilindungi oleh topeng, dan ia sedang mengalami beberapa jenis radiasi.

Salah satu prestasi awal Sumer’s material pengembangan industri tekstil dan pakaian.

kita sendiri Revolusi Industri dianggap telah dimulai dengan diperkenalkannya mesin tenun spinning dan di Inggris pada 1760-an. Sebagian besar negara berkembang menginginkan sejak untuk mengembangkan industri tekstil sebagai langkah pertama menuju industrialisasi. Bukti-bukti menunjukkan bahwa ini telah proses tidak hanya sejak abad kedelapan belas tapi sejak peradaban manusia pertama besar.

Manusia tidak bisa membuat kain tenunan sebelum munculnya pertanian, yang memberinya rami, dan domestikasi hewan, menciptakan sumber untuk wol. Grace M. Crowfoot (Tekstil, keranjang dan Mats dalam Kuno) ex-menekan skolastik konsensus dengan menyatakan bahwa menenun tekstil muncul pertama di Mesopotamia, sekitar 3800 SM

Sumer, apalagi, terkenal di zaman kuno tidak hanya untuk kain tenunan-nya, tetapi juga untuk pakaian nya. Kitab Yosua (7:21) melaporkan bahwa selama penyerbuan Yerikho orang tertentu tidak dapat menahan godaan untuk tetap “yang baik lapisan Shin’ar,” yang telah ditemukan di kota itu, meskipun hukuman adalah kematian . Jadi yang sangat berharga adalah pakaian Sinear (Sumer), bahwa orang-orang bersedia mengambil risiko hidup mereka untuk mendapatkan mereka.

Sebuah istilah yang kaya sudah ada di zaman Sumeria untuk menggambarkan kedua item pakaian dan pembuat mereka. Pakaian dasar disebut TUG – tanpa keraguan, pelopor dalam gaya serta nama toga Romawi.

pakaian seperti itu TUG.TU.SHE, yang pada Sumeria berarti “pakaian yang dikenakan melilit.”

Penggambaran kuno tidak hanya mengungkapkan suatu varietas yang mengagumkan dan kemewahan dalam hal pakaian, tapi juga elegan, di mana selera bagus dan koordinasi antara pakaian, tata rambut, hiasan kepala, dan perhiasan menang.

Prestasi lain Sumeria utama adalah pertanian. Dalam suatu negeri dengan hanya hujan musiman, sungai-sungai yang didaftarkan untuk tanaman air sepanjang tahun melalui sistem besar saluran irigasi.

Mesopotamia – Tanah Antara Rivers – adalah keranjang makanan benar di zaman kuno.

Pohon aprikot, kata Spanyol untuk yang damasco (“Damaskus pohon”), bears armeniaca nama Latin, sebuah loanword dari armanu Akkadia. The cherry – kerasos dalam bahasa Yunani, Kirsche di Jerman – berasal dari karshu Akkadia. Semua bukti menunjukkan bahwa ini dan lain buah-buahan dan sayuran mencapai Eropa dari Mesopotamia.

Begitu pula banyak bibit khusus dan rempah-rempah: kunyit kata kami berasal dari azupiranu Akkadia, crocus dari kurkanu (melalui krokos dalam bahasa Yunani), jinten dari kamanu, hisop dari zupu, mur dari murru. Daftar ini panjang, dalam banyak kasus, Yunani menyediakan jembatan fisik dan etimologis dimana produk ini dari tanah mencapai Eropa.

Bawang, lentil, kacang-kacangan, ketimun, kubis, dan selada adalah bahan umum diet Sumeria.

Apa yang sama-sama mengesankan adalah luas dan berbagai metode kuno Mesopotamia persiapan makanan, masakan mereka. Teks dan gambar mengkonfirmasi pengetahuan Sumeria mengubah sereal mereka telah tumbuh menjadi tepung, dari mana mereka membuat berbagai macam roti beragi dan tidak beragi, Bubur, kue kering, kue, dan biskuit.

Barley juga difermentasi untuk menghasilkan bir; “manual teknis” untuk produksi bir telah ditemukan di antara teks-teks. Anggur diperoleh dari anggur dan dari kurma. Susu yang tersedia dari domba, kambing, dan sapi, melainkan digunakan sebagai minuman, untuk memasak, dan untuk mengubah menjadi yoghurt, mentega, krim, dan keju. Ikan merupakan bagian umum dari makanan. Kambing sudah tersedia, dan daging babi, yang cenderung Sumeria di kawanan besar, dianggap benar lezat. Angsa dan bebek mungkin telah disediakan untuk tabel para dewa ‘.

Teks-teks kuno tidak meninggalkan keraguan bahwa haute cuisine Mesopotamia kuno yang dikembangkan di kuil-kuil dan dalam pelayanan para dewa.

Salah satu teks yang ditentukan menawarkan kepada dewa-dewa,

“Roti roti jelai … emmer roti, pasta dari madu dan krim, tanggal, kue kering … bir, anggur, susu … cedar getah, krim.”

Daging panggang ditawarkan dengan libations dari “bir prima, anggur, dan susu.”

Pemotongan khusus banteng disiapkan sesuai dengan resep yang ketat, yang menyerukan “tepung … dibuat ke adonan di air, bir prima, dan anggur,” dan dicampur dengan lemak hewani, “bahan aromatik yang terbuat dari hati tanaman , “kacang-kacangan, malt, dan rempah-rempah. Petunjuk untuk “korban harian kepada para dewa kota Uruk” dipanggil untuk melayani lima minuman yang berbeda dengan makanan, dan ditetapkan apa yang “pabrik di dapur” dan “koki bekerja di palung adonan” harus dilakukan.

kekaguman kami untuk seni kuliner Sumeria pasti tumbuh sebagai kita menemukan puisi yang menyanyikan pujian makanan yang halus. Memang, apa yang bisa seseorang mengatakan ketika seseorang membaca resep milenium-tua untuk “coq au vin”:

Dalam anggur minum, air beraroma Dalam, Dalam minyak pemberian minyak suci – burung ini telah saya memasak, dan dimakan.

Sebuah ekonomi yang berkembang, masyarakat dengan perusahaan seperti materi yang luas tidak dapat berkembang tanpa sistem transportasi yang efisien. Sumeria menggunakan dua mereka sungai besar dan jaringan buatan kanal untuk transportasi melalui air orang, barang, dan ternak. Beberapa penggambaran awal menunjukkan apa yang diragukan lagi perahu pertama di dunia.

Kita tahu dari teks-teks awal banyak bahwa Sumeria juga terlibat dalam pelayaran air dalam, menggunakan berbagai kapal untuk mencapai tanah jauh dalam pencarian logam, kayu langka dan batu, dan bahan lainnya yg tak dpt diperoleh di Sumer yang tepat. Sebuah kamus bahasa Akkadia Sumeria ditemukan berisi bagian tentang pengiriman, daftar istilah 105 Sumeria untuk berbagai kapal dengan ukuran mereka, tujuan, atau tujuan (untuk kargo, penumpang, atau untuk digunakan oleh para dewa tertentu).

69 istilah lain Sumeria terhubung dengan mengembangkan dan konstruksi kapal yang diterjemahkan ke dalam bahasa Akkadia. Hanya tradisi pelayaran yang panjang bisa diproduksi khusus seperti kapal dan istilah teknis.

Untuk transportasi darat, roda pertama kali digunakan di Sumer.

Its penemuan dan dimasukkan kedalam kehidupan sehari-hari memungkinkan berbagai kendaraan, dari kereta ke kereta, dan tidak ada keraguan juga diberikan Sumer memiliki perbedaan yang pertama menggunakan “kekuatan lembu” serta “daya kuda” untuk bergerak.

Pada tahun 1956 Profesor Samuel N. Kramer, salah satu Sumerologists besar waktu kita, mengkaji warisan sastra yang ditemukan di bawah gundukan Sumer.

Daftar isi dari Dari Tablet dari Sumer adalah permata itu sendiri, untuk setiap satu dari dua puluh lima bab menggambarkan sebuah Sumeria “pertama,” termasuk sekolah pertama, kongres dua kamar pertama, sejarawan pertama, farmakope pertama, almanak “pertama petani,” yang kosmogoni pertama dan kosmologi, yang “pertama Ayub,” yang pertama amsal dan nasihat, debat sastra pertama, “pertama Nuh,” katalog perpustakaan pertama dan pertama Man’s Heroic Age, hukum pertama kode dan reformasi sosial, obat pertama, pertanian, dan mencari perdamaian dunia dan harmoni.

Ini tidak berlebihan.

Sekolah pertama didirikan di Sumer sebagai hasil langsung dari penemuan dan pengenalan menulis. Bukti (baik arkeologi, seperti bangunan sekolah yang sebenarnya, dan tertulis, seperti tablet latihan) menunjukkan adanya sebuah sistem pendidikan formal pada awal milenium ketiga SM

Ada ribuan ahli Taurat di Sumer, mulai dari penulis junior untuk ahli-ahli Taurat yang tinggi, juru tulis kerajaan, juru tulis Bait Allah, dan ahli-ahli Taurat yang beranggapan kantor tinggi negara. Beberapa bertindak sebagai guru di sekolah, dan kita masih bisa membaca esai mereka di sekolah, tujuan mereka dan tujuan, kurikulum dan metode pengajaran.

Sekolah-sekolah tidak hanya mengajarkan bahasa dan menulis, tetapi juga ilmu-ilmu hari – botani, zoologi, geografi, matematika, dan teologi. Karya sastra masa lalu dipelajari dan disalin, dan yang baru disusun.

Sekolah-sekolah itu dipimpin oleh ummia itu (“profesor ahli”), dan fakultas selalu meliputi tidak hanya orang “yang bertanggung jawab gambar” dan orang “yang bertanggung jawab atas Sumeria,” tetapi juga orang “yang bertanggung jawab dari cambuk. ” Rupanya, disiplin ketat; salah satu alumnus sekolah dijelaskan di atas tablet tanah liat bagaimana dia telah hilang dicambuk untuk sekolah, untuk kerapian tidak cukup, untuk berkeliaran, karena tidak berdiam diri, karena nakal, dan bahkan untuk tidak memiliki tulisan tangan rapi.

Sebuah puisi epik berurusan dengan sejarah Erech keprihatinan sendiri dengan persaingan antara Erech dan kota-negara dari Kish. Teks epik berkaitan bagaimana utusan dari Kish melanjutkan Erech, menawarkan penyelesaian damai sengketa mereka. Tetapi penguasa Erech pada saat, Gilgames, lebih suka melawan daripada bernegosiasi.

Yang menarik adalah bahwa ia harus menempatkan masalah ini ke pemungutan suara di Majelis para penatua, para lokal “Senat”:

The Lord Gilgames,
Sebelum para tua-tua kota itu menempatkan masalah ini,
Mencari keputusan:
“Mari kita tidak menyerahkan ke rumah Kish,
mari kita memukul dengan senjata. “

Majelis para penatua itu, namun, untuk negosiasi. Gentar, Gilgames membawa hal tersebut kepada orang-orang muda, majelis Men Fighting, yang memilih perang. Arti penting dari kisah tersebut terletak pada pengungkapannya Sumeria bahwa seorang penguasa harus menyerahkan masalah perang atau damai ke Kongres bikameral Pertama, sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Judul Sejarahwan Pertama diberikan kepada oleh Kramer pada Entemena, raja Lagash, yang direkam pada silinder liat perang dengan Umma tetangga. Sementara teks-teks lain karya sastra atau puisi epik yang tema adalah peristiwa sejarah, prasasti oleh Entemena adalah prosa lurus, ditulis hanya sebagai catatan sejarah faktual.

Karena prasasti Asyur dan Babel telah diuraikan dengan baik sebelum catatan Sumeria, itu panjang percaya bahwa kode pertama undang-undang disusun dan ditetapkan oleh sekitar raja Hammurabi, Babilonia 1900 SM Tapi sebagai peradaban Sumer itu ditemukan, menjadi jelas bahwa “pengalaman pertama” untuk sistem hukum, untuk konsep tatanan sosial, dan untuk administrasi keadilan wajar milik Sumer.

Nah sebelum Hammurabi, seorang penguasa Sumeria negara-kota Eshnunna (timur laut Babel) dikodekan hukum yang menetapkan harga maksimum untuk makanan dan untuk penyewaan gerobak dan perahu sehingga masyarakat miskin tidak bisa tertindas. Ada juga hukum berurusan dengan pelanggaran terhadap orang dan harta benda, dan peraturan yang berkaitan dengan masalah keluarga dan untuk menguasai – hubungan hamba.

Bahkan sebelumnya, kode diresmikan oleh Lipit-Ishtar, seorang penguasa dari Isin. Tiga puluh delapan hukum yang tetap terbaca pada sebagian tablet diawetkan (salinan dari asli yang terukir pada tugu batu) berurusan dengan real estate, budak dan hamba, perkawinan dan warisan, pengangkatan kapal, sewa sapi, dan lalai dalam pajak.

Seperti yang dilakukan oleh Hammurabi setelah dia, Lipit-Ishtar dijelaskan dalam prolog untuk kode bahwa ia bertindak atas instruksi dari “para dewa besar,” yang telah memerintahkan dia “untuk membawa kesejahteraan ke Sumeria dan Akkadians.”

Namun bahkan Lipit-Ishtar bukan encoder hukum pertama Sumeria. Fragmen tablet tanah liat yang telah ditemukan mengandung salinan hukum dikode oleh Urnammu, seorang penguasa dari sekitar 2350 SM Ur – Lebih dari setengah milenium sebelum Hammurabi.

Undang-undang, diundangkan pada otoritas Nannar dewa, yang ditujukan untuk menghentikan dan menghukum “dengan tangan-tangan-lembu warga ‘, domba, dan keledai” sehingga “anak yatim tidak akan menjadi mangsa orang kaya, janda tidak akan menjadi mangsa yang berkuasa, orang satu syikal tidak akan menjadi mangsa orang dari 60 syikal, “Urnammu juga menetapkan” bobot jujur dan tidak dapat diubah dan pengukuran. “

Namun sistem hukum Sumeria, dan penegakan keadilan, kembali bahkan lebih jauh lagi dalam waktu.

Dengan 2600 sebelum Masehi begitu banyak yang sudah pasti terjadi di Sumer bahwa Urukagina ENSI merasa perlu untuk mengadakan reformasi. Sebuah prasasti yang panjang oleh-Nya telah dipanggil oleh sarjana catatan berharga reformasi pertama sosial manusia berdasarkan rasa kebebasan, kesetaraan, dan keadilan – Revolusi “Perancis” yang dikenakan oleh raja 4.400 tahun sebelum 14 Juli 1789.

Keputusan reformasi Urukagina terdaftar kejahatan waktu pertama, maka reformasi. Kejahatan terdiri terutama dari penggunaan yang tidak adil oleh pengawas kekuasaan mereka untuk mengambil yang terbaik untuk dirinya, penyalahgunaan status resmi, sedangkan pemerasan harga tinggi oleh kelompok monopoli.

Semua ketidakadilan tersebut, dan banyak lagi, yang dilarang oleh dekrit reformasi. Seorang pejabat tidak bisa lagi menetapkan harga sendiri “untuk seekor keledai yang baik atau rumah.” Seorang pria “besar” tidak bisa lagi memaksa seorang warga negara biasa. Hak-hak, buta miskin, janda, dan yatim piatu telah disajikan kembali. Seorang wanita yang bercerai – hampir 5.000 tahun yang lalu – telah diberikan perlindungan hukum.

Sudah berapa lama peradaban Sumeria ada bahwa itu diperlukan suatu reformasi besar? Jelas, waktu yang lama, untuk Urukagina mengklaim bahwa itu miliknya Ningirsu dewa yang dipanggil dia “untuk mengembalikan dekrit mantan hari.” Implikasi yang jelas adalah bahwa kembali ke sistem bahkan lebih tua dan undang-undang sebelumnya dipanggil untuk.

Hukum Sumeria yang ditegakkan oleh sistem peradilan di mana proses dan penilaian serta kontrak dengan teliti dicatat dan disimpan. Hakim bertindak lebih seperti juri dari hakim; pengadilan biasanya terdiri dari tiga atau empat hakim, salah satunya adalah seorang hakim “profesional kerajaan” dan yang lain diambil dari sebuah panel tiga puluh enam orang.

Sementara Babel membuat aturan dan peraturan yang berlaku, Sumeria prihatin dengan keadilan, karena mereka percaya bahwa para dewa menunjuk raja terutama untuk menjamin keadilan di negeri ini.

Lebih dari satu paralel dapat ditarik di sini dengan konsep keadilan dan moralitas dari Perjanjian Lama. Bahkan sebelum Ibrani itu raja, mereka diperintah oleh hakim; raja dinilai tidak oleh penaklukan mereka atau kekayaan melainkan oleh sejauh mana mereka “melakukan hal yang benar.” Dalam agama Yahudi, Tahun Baru menandai periode sepuluh hari di mana perbuatan manusia ditimbang dan dievaluasi untuk menentukan nasib mereka di tahun mendatang.

Mungkin lebih dari suatu kebetulan bahwa Sumeria percaya bahwa dewa bernama Nanshe Manusia dinilai setiap tahun dengan cara yang sama, setelah semua, para patriark Ibrani pertama – Abraham – berasal dari kota Ur Sumeria, kota Ur-Nammu dan nya kode.

Perhatian Sumeria dengan keadilan atau tidak adanya perusahaan juga menemukan ekspresi dalam apa Kramer yang disebut “Job yang pertama ””. Pencocokan bersama fragmen tablet tanah liat di Museum of Antiquities Istanbul, Kramer mampu membaca bagian yang baik dari sebuah puisi Sumeria yang, Buku Alkitab seperti Ayub, berurusan dengan keluhan orang-orang benar yang, bukannya diberkati oleh para dewa, adalah dibuat menderita segala macam kerugian dan tidak hormat. “Kata orang benar saya telah berubah menjadi dusta,” teriak dia dalam kesedihan.

Dalam bagian kedua, petisi penderita anonim tuhannya dengan cara yang mirip dengan beberapa ayat dalam Mazmur Ibrani:

My god, Anda yang ayah saya, yang. melahirkan saya –mengangkat wajahku …. Berapa lama Anda akan mengabaikan aku, tinggalkan aku tanpa pelindung … tinggalkan aku tanpa bimbingan?
Kemudian diikuti suatu akhir yang bahagia. “Kata-kata benar, murni kata-kata yang diucapkan oleh dia, nya diterima tuhan; … tuhannya menarik tangannya dari pengumuman jahat.”
Kitab sebelumnya Alkitab Pengkhotbah oleh beberapa dua milenium, peribahasa Sumeria banyak menyampaikan konsep yang sama dan lelucon.
Jika kita ditakdirkan untuk mati – mari kita belanjakan; Jika kita akan hidup lama – mari kita simpan.
Ketika seorang miskin mati, jangan mencoba untuk menghidupkan kembali padanya.
Dia yang memiliki banyak perak, mungkin dengan senang hati; Dia yang memiliki barley banyak, mungkin dengan senang hati; Tapi siapa yang tidak ada sama sekali, bisa tidur!
Manusia: Untuk kesenangan-Nya: Pernikahan; Pada Nya memikirkannya: Perceraian.
Bukan hati yang mengarah ke permusuhan, itu adalah lidah yang mengarah ke permusuhan.
Di sebuah kota tanpa pengawas, rubah adalah pengawas.

Bahan dan prestasi spiritual dari peradaban Sumeria juga disertai dengan pengembangan yang luas dari seni pertunjukan.

Sebuah tim ilmuwan dari University of California di Berkeley membuat berita Maret 1974 ketika mereka mengumumkan bahwa mereka telah memecahkan lagu tertua di dunia.

Apa profesor Richard L. Crocker, Anne D. Kilmer, dan Robert R. Brown dicapai adalah untuk membaca dan benar-benar memainkan not musik yang ditulis pada tablet runcing dari sekitar 1800 SM, ditemukan di Ugarit di pantai Mediterania (sekarang di Suriah).

“Kami selalu tahu,” tim Berkeley menjelaskan, “bahwa (di sini musik di Assyrio-Babel peradaban sebelumnya, tetapi sampai mengartikan ini kita tidak tahu bahwa mereka memiliki skala diatonis heptatonic-sama yang menjadi ciri dari musik Barat kontemporer, dan musik Yunani dari milenium pertama SM “

Sampai sekarang orang menganggap bahwa musik Barat berasal di Yunani, sekarang telah ditetapkan bahwa musik kami – sebagai banyak hal lain peradaban Barat – berasal dari Mesopotamia.

Hal ini seharusnya tidak mengherankan, untuk sarjana Yunani Philo sudah kaku bahwa Mesopotamians dikenal untuk “mencari harmoni di seluruh dunia dan serempak melalui nada musik.”

Tidak ada keraguan bahwa musik dan lagu juga harus diklaim sebagai “Sumeria pertama.” Memang, Profesor Crocker bisa memainkan lagu kuno hanya dengan membangun sebuah kecapi seperti yang telah ditemukan di reruntuhan Ur.

Teks dari milenium kedua sebelum Masehi menunjukkan adanya musik “angka kunci” dan teori musik koheren; dan Profesor Kilmer dirinya tulis sebelumnya (The Strings dari Alat Musik: Nama mereka, Bilangan dan Signifikansi) bahwa banyak teks himne Sumeria telah “apa yang tampak sebagai notasi musik dalam margin. ” “Bangsa Sumeria dan pengganti mereka memiliki kehidupan musik penuh,” kata dia.

Tidak heran, kemudian, bahwa kita menemukan berbagai macam alat musik – serta penyanyi dan penari melakukan – digambarkan di segel silinder dan tablet tanah liat.

Seperti banyak prestasi Sumeria lain, musik dan lagu juga berasal dari kuil-kuil. Tapi, mulai dalam pelayanan para dewa, seni pertunjukan ini segera juga lazim di luar kuil.

Mempekerjakan drama favorit Sumeria pada kata-kata, ungkapan populer Komentar tentang biaya yang dikenakan oleh penyanyi:

“Seorang penyanyi yang suaranya tidak manis adalah ‘miskin’ memang penyanyi.”

Banyak lagu-lagu cinta Sumeria telah ditemukan, dan mereka pasti dinyanyikan iringan musik. Kebanyakan menyentuh, bagaimanapun, adalah lagu nina-bobok yang terdiri seorang ibu dan menyanyi untuk anak sakit:

Ayo tidur, datang tidur, datang kepada anakku.
Cepat tidur untuk anak saya;
Pasang tidur mata gelisah itu. …
Anda kesakitan, Anakku;
Aku bermasalah, aku terpana,
Aku memandang ke bintang-bintang.
Bulan baru bersinar di atas wajah Anda;
bayangan Anda akan meneteskan air mata untuk Anda.
Lie, berbaring dalam tidurmu ….

Semoga dewi pertumbuhan menjadi sekutu Anda;

Semoga Anda memiliki wali fasih di surga;

Semoga Anda mencapai masa pemerintahan hari bahagia ….

Mungkin istri akan mendukung Anda;

Mungkin akan banyak anak masa depan Anda.

Apa yang mengejutkan tentang musik dan lagu-lagu tersebut tidak hanya pada kesimpulan bahwa Sumer adalah sumber musik Barat dalam struktur dan komposisi yang harmonis.

Tak kalah penting adalah kenyataan bahwa ketika kita mendengar musik dan membaca puisi, mereka tidak terdengar aneh atau asing sama sekali, bahkan dalam kedalaman perasaan dan sentimen mereka. Memang, sementara kita merenungkan peradaban Sumeria besar, kami menemukan bahwa tidak hanya moral dan rasa keadilan kita, hukum kita dan arsitektur dan seni dan teknologi yang berakar pada Sumer, tetapi lembaga Sumeria yang begitu akrab, begitu dekat. Pada jantung, tampaknya, kita semua Sumeria.

Setelah penggalian di Lagash, sekop arkeolog yang menemukan Nipper, pusat keagamaan mantan dari Sumer dan Akkad. Dari 30.000 teks ditemukan di sana, masih banyak dipelajari untuk hari ini.

Pada Shuruppak, schoolhouses berasal milenium ketiga SM ditemukan. Di Ur, para sarjana menemukan vas yang megah, perhiasan, senjata, kereta, helm yang terbuat dari emas, perak, tembaga, dan perunggu, sisa-sisa pabrik tenun, pengadilan catatan – Ziggurat menjulang dan reruntuhan yang masih mendominasi pemandangan.

Pada Eshnunna dan Adab para arkeolog menemukan kuil-kuil dan patung-patung seni dari zaman pra-Sargonic. Umma dihasilkan prasasti berbicara tentang kerajaan awal. Pada bangunan-bangunan monumental Kish dan Ziggurat dari sekitar 3000 SM digali.

Uruk (Erech) mengambil arkeolog kembali ke milenium keempat SM Di sana mereka menemukan gerabah berwarna pertama dipanggang di sebuah tungku, dan bukti penggunaan pertama dari roda tembikar. Sebuah trotoar blok batugamping adalah konstruksi batu tertua yang ditemukan sampai saat ini. Pada Uruk para arkeolog juga menemukan Ziggurat pertama – gundukan buatan yang luas, di atas mana berdiri sebuah kuil putih dan sebuah kuil merah. teks pertama di dunia tulisan juga ditemukan di sana, serta segel silinder pertama.

Yang terakhir, Jack Finegan (Light dari Masa Lalu Kuno) berkata,

“Keunggulan dari ketujuh meterai itu pada penampilan pertama mereka pada periode Uruk luar biasa.”

Situs-situs Lain bukti periode beruang Uruk dari munculnya Zaman Logam.

Pada tahun 1919, HR Hall menemukan reruntuhan kuno di sebuah desa sekarang disebut El-Ubaid.

Situs ini memberi nama untuk apa sarjana sekarang mempertimbangkan tahap pertama dari peradaban Sumeria besar. kota Sumeria periode yang – mulai dari Mesopotamia utara ke selatan kaki Zagros – menghasilkan penggunaan pertama dari batu bata tanah liat, menempel dinding, dekorasi mosaik, kuburan dengan batu bata berlapis kuburan, dicat dan dihiasi keramik dengan desain geometris, cermin tembaga, manik-manik dari pirus impor, cat untuk kelopak mata, tembaga berkepala “tomahawks,” kain, rumah, dan, di atas semua, bangunan candi yang monumental.

Lebih ke selatan, para arkeolog menemukan Eridu – Sumeria kota pertama, menurut teks-teks kuno. Sebagai ekskavator menggali lebih dalam, mereka tiba di sebuah kuil didedikasikan untuk enki, Sumer’s Allah Pengetahuan, yang tampaknya telah dibangun dan dibangun kembali berkali-kali.

Strata jelas memimpin para sarjana kembali ke awal dari peradaban Sumeria: 2500 SM, 2800 SM, 3000 SM, 3500 SM

Lalu sekop menemukan fondasi candi pertama yang didedikasikan untuk Enki.

Di bawah itu, ada tanah perawan – apa-apa telah dibangun sebelumnya. Saat itu sekitar tahun 3800 sebelum Masehi Saat itulah peradaban dimulai.

Bukan hanya peradaban pertama dalam arti sebenarnya dari istilah tersebut. Itu adalah peradaban yang paling luas, mencakup-semua, dalam banyak hal lebih maju dibandingkan dengan budaya kuno lain yang mengikutinya. Hal itu jelas peradaban yang kita sendiri didasarkan.

Setelah mulai menggunakan batu sebagai alat beberapa 2.000.000 tahun sebelumnya, Man dicapai peradaban ini belum pernah terjadi sebelumnya di sekitar 3800 SM Sumer Dan kenyataan membingungkan tentang ini adalah bahwa sampai hari ini para ulama memiliki firasat tidak siapa Sumeria itu, dari mana mereka berasal, dan bagaimana dan mengapa peradaban mereka muncul.

Untuk tampilan tiba-tiba, tak terduga, dan entah dari mana.

H. Frankfort (Katakan Uqair) menyebutnya “mengagumkan.” Pierre Amiet (Elam) istilahnya “luar biasa.” A. Parrot (Sumer) menggambarkannya sebagai “nyala api yang dirintisnya sampai begitu tiba-tiba.” Leo Oppenheim (Mesopotamia Kuno) menekankan “periode luar biasa singkat” di mana peradaban ini telah muncul.

Joseph Campbell (The Masker Allah) menyimpulkan dalam cara ini:

“Dengan keterjalan yang menakjubkan … ada muncul dalam lumpur taman kecil Sumeria … sindrom seluruh budaya yang merupakan unit sejak germinal dari semua peradaban tinggi dunia.”

Kembali ke Daftar Is



makalah kimia

Leave a comment

NATRIUM

1. Sejarah
Natrium asetat atau natrium etanoat (jarang digunakan) adalah garam natrium dari asam asetat. Senyawa ini merupakan zat kimia berharga terjangkau yang diproduksi dalam jumlah industri untuk berbagai keperluan(Inggris, soda; Latin, sodanum, obat sakit kepala). Sebelum Davy berhasil mengisolasi unsur ini dengan cara elektrolisis soda kaustik, natrium (unsur ini disebut sodium dalam bahasa Inggris), telah dikenal dalam berbagai suatu senyawa.

2. Sumber
Natrium banyak ditemukan di bintang-bintang. Garis D pada spektrum matahari sangat jelas. Natrium juga merupakan elemen terbanyak keempat di bumi, terkandung sebanyak 2.6% di kerak bumi. Unsur ini merupakan unsur terbanyak dalam grup logam alkali.
Jaman sekarang ini, sodium dibuat secara komersil melalui elektrolisis fusi basah natrium klorida. Metoda ini lebih murah ketimbang mengelektrolisis natrium hidroksida, seperti yang pernah digunakan beberapa tahun lalu.

3. Senyawa-senyawa
Senyawa yang paling banyak ditemukan adalah natrium klorida (garam dapur), tapi juga terkandung di dalam mineral-mineral lainnya seperti soda niter, amphibole, zeolite, dsb.

Senyawa natrium juga penting untuk industri-industri kertas, kaca, sabun, tekstil, minyak, kimia dan logam. Sabun biasanya merupakan garam natrium yang mengandung asam lemak tertentu. Pentingnya garam sebagai nutrisi bagi binatang telah diketahui sejak zaman purbakala.

Di antara banyak senyawa-senyawa natrium yang memiliki kepentingan industrial adalah garam dapur (NaCl), soda abu (Na2CO3), baking soda (NaHCO3), caustic soda (NaOH), Chile salpeter (NaNO3), di- dan tri-natrium fosfat, natrium tiosulfat (hypo, Na2S2O3 . 5H20) and borax (Na2B4O7 . 10H2O).

4. Isotop-isotop
Ada tiga belas isotop natrium. Kesemuanya tersedia di Los Alamos National Laboratory.

5.Penanganan
Logam natrium harus ditangani dengan hati-hati. Logam ini tidak dapat diselubungi dalam kondisi inert sehingga kontak dengan air dan bahan-bahan lainnya yang membuat natrium bereaksi harus dihindari.
6.Sifat – sifat
Natrium, seperti unsur radioaktif lainnya, tidak pernah ditemukan tersendiri di alam. Natrium adalah logam keperak-perakan yang lembut dan mengapung di atas air. Tergantung pada jumlah oksida dan logam yang terkekspos pada air, natrium dapat terbakar secara spontanitas. Lazimnya unsur ini tidak terbakar pada suhu dibawah 115 derajat Celcius.
A.SIFAT FISIK :
• Densitas : 0.97 g/cm3
• Titik leleh : 97.5
• Titik didih : 883
• Potensial standar : -2.7 V
• Penemu : Sih Humphrey Davy 1807
• Koefisien ekspansi liner termal : 70.6x10exp-5 /K
• Konduktivitas termal = 1.41 W/cmK
• Konduktifitas listrik : 0.21x10exp-6/ohm.cm
• Kalor jenis : 1.23 J/gK
• Tekanan uap : 0.0000143 Pa pada 961 C
B.SIFAT KIMIA :
• Nama : Natrium
• Simbol : Na
• Nomor atom : 11
• Nomor massa: 22.989
• Keadaan standar : padatan
• Warna : putih keperakan
• Klasifikasi dalam sistem periodik : Logam
• Total isotop : 22
• Total isomer 2
• Isotop radioaktif = 19
• Isotop stabil : 1
• Elektronegatifitas pauli : 0.9
• Entalpi atomisasi : 108.4 KJ/mol
• Entalpi fusi : 2.59 KJ/mol
• Entalpi penguapan : 89.04 KJ/mol
• Panas penguapan= 96 KJ/mol
• Volume molar : 23.7 cm3/mol
• Jari-jari ionik : 2.23 Amstrong
• Jari-jari kovalen : 1.54 Amstrong
• kristal struktur : CCB kubus berpusat badan

7. Pembuatan
Natrium asetat memiliki harga terjangkau, dan biasanya dibeli dari pedagang zat-zat kimia, bukan disintesis di laboratorium. Senyawa ini juga kadang dihasilkan dalam eksperimen laboratorium, misalnya reaksi asam asetat dengan natrium karbonat, natrium bikarbonat, atau natrium hidroksida, menghasilkan beberapa basa yang mengandung natrium.
CH3–COOH + Na+[HCO3]– → CH3–COO– Na+ + H2O + CO2
Reaksi diatas sama dengan reaksi soda kue dan cuka yang terkenal. Secara teoritis 84 gram natrium bikarbonat bereaksi dengan 750 g cuka 8% menghasilkan 82 g natrium asetat, terlarut dalam air. Dengan mendidihkan air tersebut, didapatkan larutan pekat natrium asetat, atau kristal natrium asetat.
Pada skala industri, natrium bikarbonat dapat diproduksi melalui reaksi antara natrium karbonat, air dan gas karbon dioksida:

Na2CO3 + H2O + CO2 –> 2NaHCO3

Selain itu, natrium bikarbonat dapat pula dihasilkan dari reaksi antara natrium klorida (NaCl), ammonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2).

Namun, sebagian besar produsen natrium bikarbonat lebih banyak menggunakan reaksi pertama untuk menghasilkan natrium bikarbonat. Dengan proses ini, untuk menghasilkan 1 ton natrium bikarbonat dibutuhkan sekitar 690 kg natrium karbonat, 300 kg karbon dioksida dan air secukupnya.
8. Kegunaan
Logam natrium sangat penting dalam fabrikasi senyawa ester dan dalam persiapan senyawa-senyawa organik. Logam ini dapat di gunakan untuk memperbaiki struktur beberapa campuran logam, dan untuk memurnikan logam cair.
Campuran logam natrium dan kalium, NaK, juga merupakan agen heat transfer (transfusi panas) yang penting.
*Kegunaan lain:
• Dalam sesetengah aloi untuk memperbaiki struktur.
• Dalam penghasilan sabun, iaitu pencampuran dengan asid lemak.
• Untuk “menyiang” logam (melicinkan permukaan).
• Untuk menulenkan leburan logam.
• Dalam lampu wap natrium, sebagai satu cara menghasilkan cahaya daripada elektrik.
• Sebagai bendalir perpindahan haba dalam beberapa jenis reaktor nuklear dan dalam injap berongga enjin pembakaran dalam berprestasi tinggi.
NaCl, sebatian dengan ion natrium dan klorida, adalah merupakan bahan pemindah haba yang penting.

MAGNESIUM
Kelimpahan kerak bumi: 2,3% menurut beratnya, 2,0% oleh mol. Kelimpahan sistem matahari: 700 bagian per juta menurut beratnya, 30 bagian per juta oleh mol
Sumber: Magnesium adalah elemen terbanyak kedelapan di Bumi kerak dan logam yang paling berlimpah keenam. Magnesium diperoleh secara komersial oleh ‘proses Pidgeon. Ini tinggi metode temperatur menggunakan silikon sebagai agen pereduksi untuk mengekstrak magnesium dari mineral seperti dolomit ( MgCa (CO 3) 2) atau magnesit (MgCO 3) atau air asin
Isotop: Magnesium memiliki 15 isotop yang setengah-hidup yang dikenal dengan rentang massa 20-34 adalah. Dari 3 ini stabil, 24 Mg, Mg 25 dan 26 Isotop Mg. 24 Mg yang paling banyak (79%).

1.Sifat Kimia Magnesium
• Elektrokimia Setara : 0.45341g/amp-hr
• Elektron Fungsi Kerja : 3.66eV
• Elektronegativitas : 1,31 (Pauling); 1,23 (Rochow Allrod)
• Panas Fusion : 8.954kJ/mol
• Incompatibilities: Tidak kompatibel:
• Potensial Ionisasi
o Pertama : 7,646
o Kedua : 15,035
o Ketiga : 80,143
• Elektron valensi Potensi (-eV) : 40
2.Sifat fisik Magnesium
• Massa atom rata-rata : 24,305
• Titik didih : 1363 K 1090 ° C, 1994 ° F
• Koefisien ekspansi termal langsung / -1 K: 26.1E -6
• Daya konduksi
Listrik: 0,226 10 6 / Ω cm
Thermal: 1,56 W / cmK
• Kepadatan : 1.738g/cc @ 300K
• Keterangan:
Grayish-white metal. Putih keabu-abuan-logam. Reacts with hot water and burns in air when ignited. Bereaksi dengan air panas dan luka bakar di udara saat dinyalakan.
Elastic Modulus: Modulus elastik:
o Massal: 35.6/GPa
o Kekakuan: 17.3/GPa
o Youngs: 44.7/GPa
Entalpi atomisasi: 148,5 kJ / mol @ 25 ° C
Entalpi Fusion: 8,95 kJ / mol
mole Panas penguapan: 128,7 kJ / mol
Flammablity Kelas:
Titik beku: lihat titik leleh
Skala Kekerasan
o Brinell: 260 MN m -2
o Mohs: 2.5
Panas penguapan : 127.4kJ/mol
Melting Point : 922 K 649 ° C 1200 ° F
Volume molar: 13,97 cm 3 / mol
Optical Reflektifitas: 74%
Negara fisik (pada 20 ° C & 1atm): Solid
Panas Spesifik : 1.02J/gK
Tekanan Uap = 361Pa @ 649 ° C
3.Pembuatan
Dari logam-logam alkali tanah, magnesium yang paling banyak diproduksi. Sebagai sumber magnesium digunakan air laut yang mengandung 0,13% magnesium. Proses pengolahan magnesium dari air laut disebut proses Dow, dengan langkah sebagai berikut:

1. Magnesium diendapkan sebagai MgOH2 dengan menambahkan Ca(OH)2 ke dalam air laut
2. Kemudian Mg(OH)2 diubah menjadi MgCl2 dengan menambahkan HCl
3. Selanjutnya MgCl2 dikristalakan sebagai MgCl2.6H2O
4. Untuk mendapatkan logam magnesium, harus dilakukan elektrolisis terhadap leburan MgCl2.6H2O. Hal ini tidak mudah dilakukan langsung karena pada pemanasan MgCl2.6H2O akan terbentuk MgO. Hal ini dapat diatasi dengan menambahkan MgCl2 yang mengalami dehidrasi sebagian ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida. Magnesium klorida akan meleleh dan kehilangan air teapi tidak mengalami hidrolisis. Campuran leburan itu kemudian dielektrolisis dan magnesium akan terbentuk dikatoda.
 Persenyawaan
Magnesium sulfat : MgSO4
Kristal MgSO4.7H2O dikenal sebagai garam Inggris, digunakan untuk obat pencuci perut.
Kegunaan-kegunaan lain termasuklah:
• Pengeluaran sulfur daripada besi dan besi waja.
• Plat fotoukiran dalam industri pencetakan.
• Dicampurkan dalam aloi, logam ini penting untuk pembinaan kapal terbang dan peluru berpandu.
• Apabila digunakan sebagai agen pengaloian, logam ini memperbaiki sifat mekanikal, pembikinan dan pengimpalan logam aluminium.
• Agen penambah dalam bahan perejang konvensional dan digunakan untuk menghasilkan grafit nodul dalam besi tempa.
• Agen penurun dalam penghasilan uranium tulen dan logam-logam lain daripada garamnya.
• Magnesium hidroksida digunakan dalam susu magnesia, magnesium klorida dan magnesium sulfat dalam garam Epsom dan magnesium sitrat dalam perubatan.
• Magnesit dead-burned digunakan untuk tujuan refraktori seperti batu-bata dan ari pada relau dan pengubah bermangkin.
• Magnesium adalah bahan boleh terbakar, dan terbakar pada suhu lebih kurang 2500K (2200 °C, 4000 °F).
• Suhu pembakaran magnesium yang sangat tinggi membolehkannya menjadi alat berguna untuk menghasilkan api keselamatan semasa beriadah atau kegiatan luar.
• Serbuk Magnesium karbonat (MgCO3) digunakan oleh ahli sukan, seperti gimnas dan pengangkat berat, untuk memperbaiki genggaman pada objek – iaitu radas atau palang angkat.
• Magnesium stearat adalah serbuk putih yang agak mudah terbakar dan mempunyai sifat pelincir. Dalam teknologi farmaseutikal, ia digunakan dalam perkilangan tablet, untuk mengelakkan tablet daripada melekat pada alat semasa proses mampatan tablet {iaitu, apabila bahan tablet ditekan menjadi bentuk tablet)

ALUMINIUM

Aluminium adalah logam yang berwaarna putih perak dan tergolong ringan yang mempunyai massa jenis 2,7 gr cm –3.Sifat-sifat yang dimilki aluminium antara lain :

Sifat-sifat penting yang dimiliki aluminium sehingga banyak digunakan sebagai material teknik:
- Berat jenisnya ringan (hanya 2,7 gr/cm³, sedangkan besi ± 8,1 gr/ cm³)
- Tahan korosi
- Penghantar listrik dan panas yang baik
- Mudah di fabrikasi/di bentuk
- Kekuatannya rendah tetapi pemaduan (alloying) kekuatannya bisa ditingkatkan.
Selain itu ada beberapa sifat lagi yang di miliki oleh aluminium :
1. Ringan, tahan korosi dan tidak beracun maka banyak digunakan untuk alat rumah tangga seperti panci, wajan dan lain-lain.
2. Reflektif, dalam bentuk aluminium foil digunakan sebagai pembungkus makanan, obat, dan rokok.
3. Daya hantar listrik dua kali lebih besar dari Cu maka Al digunakan sebagai kabel tiang listrik.
4. Paduan Al dengan logam lainnya menghasilkan logam yang kuat seperti Duralium (campuran Al, Cu, mg) untuk pembuatan badan peswat.
5. Al sebagai zat reduktor untuk oksida MnO2 dan Cr2O3.

sifat fisis :
• Nomor atom : 13
• Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1
• Massa Atom relatif : 26,98154
• Jari-jari atom : 1,82 Å
• Titik Didih : 2467 °C
• Titik Lebur : 660 °C
• Elektronegatifitas : 1,45
• Energi Ionisasi : 577 kJ/mol
• Tingkat Oks. Max : 3+
• Struktur Atom : Kristal
• Logam
• Wujud : Padat

Sifat bahan korosi dari aluminium diperoleh karena terbentuknya lapisan aluminium oksida (Al2O3) pada permukaan aluminium. Lapisan ini membuat Al tahan korosi tetapi sekaligus sukar dilas, karena perbedaan melting point (titik lebur).
Aluminium umumnya melebur pada temperature ± 600 derajat C dan aluminium oksida melebur pada temperature 2000oC.

Kekuatan dan kekerasan aluminium tidak begitu tinggi dengan pemaduan dan heat treatment dapat ditingkatkan kekuatan dan kekerasannya. Aluminium komersil selalu mengandung ketidak murnian ± 0,8% biasanya berupa besi, silicon, tembaga dan magnesium.
Sifat lain yang mnguntungkan dari aluminium adalah sangat mudah difabrikasi, dapat dituang (dicor) dengan cara penuangan apapun.
Dapat deforming dengan cara: rolling, drawing, forging, extrusi dll. Menjadi bentuk yang rumit sekalipun.

Paduan aluminium

Dalam keadaan murni aluminium terlalu lunak, kekuatannya rendah untuk dapat dipakai pada berbagai keperluan teknik.
Dengan pemaduan teknik (alloying), sifat ini dapat diperbaiki, tetapi seringkali sifat tahan korosinya berkurang demikian pula keuletannya.
Sedikit mangan, silicon dan magnesium, masih tidak banyak mengurangi sifat tahan korosinya, tetapi seng, besi, timah putih, dan tembaga cukup drastic menurunkan sifat tahan korosinya.

Paduan aluminium dapat dibagi menjadi 2 kelompok:
1. Aluminium wronglt alloy (lembaran)
2.Aluminium costing alloy (batang cor

A.KELIMPAHAN ALUMINIUM
Aluminium adalah logam yang paling banyak terdapat di kerak bumi, dan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon. Aluminium terdapat di kerak bumi sebanyak kira-kira 8,07% hingga 8,23% dari seluruh massa padat dari kerak bumi, dengan produksi tahunan dunia sekitar 30 juta ton pertahun dalam bentuk bauksit dan bebatuan lain (corrundum, gibbsite, boehmite, diaspore, dan lain-lain) (USGS). Dengan kelimpahan sebesar itu, aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon, serta merupakan unsur logam yang paling melimpah. Namun, Aluminium tetap merupakan logam yang mahal karena pengolahannya sukar. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalah bauksit yang merupakan satu-satunya sumber aluminium. Kriloit digunakan pada peleburan aluminium, sedang tanah liat banyak digunakan untuk membuat batu bata, keramik. Di Indonesia, bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan di tayan (Kalimantan Barat).
Pada aluminium paduan, kandungan unsur yang berada di dalamnya dapat bervariasi tergantung jenis paduannya. Pada paduan 7075, yang merupakan bahan baku pembuatan pesawat terbang, memiliki kandungan sebesar 5,5% Zn, 2,5% Mg, 1,5% Cu, dan 0,3% Cr. Aluminium 2014, yang umum digunakan dalam penempaan, memiliki kandungan 4,5% Cu, 0,8% Si, 0,8% Mn, dan 1,5% Mg. Aluminium 5086 yang umum digunakan sebagai bahan pembuat badan kapal pesiar, memiliki kandungan 4,5% Mg, 0,7% Mn, 0,4% Si, 0,25% Cr, 0,25% Zn, dan 0,1% Cu.
B.KANDUNGAN ATOM DAN IKATAN
Aluminium disimbolkan dengan Al, dengan nomor atom 13 dalam tabel periodik unsur. Bauksit, bahan baku aluminium memiliki kandungan aluminium dalam julah yang bervariasi, namun pada umumnya di atas 40% dalam berat. Senyawa aluminium yang terdapat di bauksit diantaranya Al2O3, Al(OH)3, γ-AlO(OH), dan α-AlO(OH).
Isotop aluminium yang terdapat di alam adalah isotop27Al, dengan persentase sebesar 99,9%. Isotop26Al juga terdapat di alam meski dalam jumlah yang sangat kecil. Isotop26Al merupakan radioaktif dengan waktu paruh sebesar 720000 tahun. Isotop aluminium yang sudah ditemui saat ini adalah aluminium dengan berat atom relatif antara 23 hingga 30, dengan isotop27Al merupakan isotop yang paling stabil.

C. Sifat-sifat penting yang dimiliki aluminium
- Berat jenisnya ringan (hanya 2,7 gr/cm³, sedangkan besi ± 8,1 gr/ cm³)
- Tahan korosi
- Penghantar listrik dan panas yang baik
- Mudah di fabrikasi/di bentuk
- Kekuatannya rendah tetapi pemaduan (alloying) kekuatannya bisa ditingkatkan.
Selain itu ada beberapa sifat lagi yang di miliki oleh aluminium :
1. Ringan, tahan korosi dan tidak beracun maka banyak digunakan untuk alat rumah tangga seperti panci, wajan dan lain-lain.
2. Reflektif, dalam bentuk aluminium foil digunakan sebagai pembungkus makanan, obat, dan rokok.
3. Daya hantar listrik dua kali lebih besar dari Cu maka Al digunakan sebagai kabel tiang listrik.
4. Paduan Al dengan logam lainnya menghasilkan logam yang kuat seperti Duralium (campuran Al, Cu, mg) untuk pembuatan badan peswat.
5. Al sebagai zat reduktor untuk oksida MnO2 dan Cr2O3.

sifat fisis :
• Nomor atom : 13
• Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1
• Massa Atom relatif : 26,98154
• Jari-jari atom : 1,82 Å
• Titik Didih : 2467 °C
• Titik Lebur : 660 °C
• Elektronegatifitas : 1,45
• Energi Ionisasi : 577 kJ/mol
• Tingkat Oks. Max : 3+
• Struktur Atom : Kristal
• Logam
• Wujud : Padat

Sifat bahan korosi dari aluminium diperoleh karena terbentuknya lapisan aluminium oksida (Al2O3) pada permukaan aluminium. Lapisan ini membuat Al tahan korosi tetapi sekaligus sukar dilas, karena perbedaan melting point (titik lebur).
Aluminium umumnya melebur pada temperature ± 600 derajat C dan aluminium oksida melebur pada temperature 2000oC.

Pengolahan Alumininum
Aluminium dibuat menurut proses Hall-heroult yang ditemukan oleh Charles M. Hall di Amerika Serikat dan Paul Heroult tahun 1886. Pengolahan aluminium dan bauksit meliputi 2 tahap :
1. Pemurnian bauksit untuk meperoleh alumina murni.
2. Peleburan / reduksi alumina dangan elektrolisis
Pemurnian bauksit melalui cara :
a. Ba direaksikan dengana NaOH(q) . Aluminium oksida akan larut membentuk NaCl(OH)4.
b. Larutan disaring lalu filtrat yang mengandung NaAl(OH)4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2 Al mengendap sebagai Al(OH)3
c. Al(OH)3 disaring lalu dikeringkan dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 tak berair. Bijih –bijih Aluminium yang utama antara lain:
- bauksit
- mika
- tanah liat
Peleburan Alumina
Peleburan ini menggunakan sel elektrolisis yang terdiri atas wadah dari besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode (-) sedang anode (+) adalah grafit. Campuran Al2O3 dengan kriolit dan AlF3 dipanaskan hingga mencair dan pada suhu 950 C kemudian dielektrolisis . Al yang terbentuk berupa zat cair dan terkumpul di dasar wadah lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk mendapat aluminium batangan (ingot). Anode grafit terus menerus dihabiskan karena bereaksi dengan O2 sehingga harus diganti dari waktu ke waktu. Untuk mendapat 1 Kg Al dihabiskan 0,44 anode grafit. 2Al2O3 +3C 4Al + 3CO2
Beberapa nijih Al yang utama :
1. Bauksit (Al2O3. 2H2O)
2. Mika (K-Mg-Al-Slilkat)
3. Tanah liat (Al2Si2O7.2H2O)
Aluminium ada di alam dalam bentuk silikat maupun oksida, yaitu antara lain :
- sebagai silikat misal feldspar, tanah liat, mika
- sebagai oksida anhidrat misal kurondum (untuk amril)
- sebagai hidrat misal bauksit
- sebagai florida misal kriolit

E.. KEGUNAAN ALUMINIUM
• Banyak dipakai dalam industri pesawat
• Untuk membuat konstruksi bangunan
• Dipakai pada berbagai macam aloi
• Untuk membuat magnet yang kuat
• Tawas sebagai penjernih air
• Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa
• Membuat berbagau alat masak
• Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz.
• Sektor industri otomotif, untuk membuat bak truk dan komponen kendaraan bermotor.
• untuk membuat badan pesawat terbang.
• Sektor pembangunan perumahan;untuk kusen pintu dan jendela.
• Sektor industri makanan ,untuk kemasan berbagai jenis produk.
• Sektor lain, misal untuk kabel listrik, perabotan rumah tangga dan barang kerajinan.
• 6. Membuat termit, yaitu campuran serbuk aluminium dengan serbuk besi (III) oksida, digunakan untuk mengelas baja ditempat, misalnya untuk menyambung rel kereta api. Beberapa senyawa Aluminium juga banyak penggunaannya, antara lain:

Senyawa Aluminium juga banyak penggunaannya, antara lain:
• Tawas (K2SO4.Al2(SO4)3.24H2O)
Tawas mempunyai rumus kimia KSO4.AL2.(SO4)3.24H2O. Tawas digunakan untuk menjernihkan air pada pengolahan air minum.
• Alumina (Al2O3)
Alumin dibedakan atas alfa0allumina dan gamma-allumina. Gamma-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 di bawah 4500C. Gamma-alumina digunakan untuk pembuatan aluminium, untuk pasta gigi, dan industri keramik serta industri gelas. Alfa-allumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu diatas 10000C. Alfa-allumina terdapat sebagai korundum di alam yang digunakan untuk amplas atau grinda. Batu mulia, seperti rubi, safir, ametis, dan topaz merupakan alfa-allumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. Warna-warna rubi antara lain:
- Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium (III)
- Safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II), besi(III) dan titan(IV)
- Ametis berwarna violet karena mengandung senyawa kromium (III) dan titan (IV)
- Topaz berwarna kuning karena mengandung besi (III)

F. Dampak pengunaan aluminium
Aluminium merupakan logam yang stabil sehingga kaleng atau pembungkus aluminium yang sudah tidak di gunakan dapat mencemari lingkungan. Umumnya aluminium di peroleh melalui proses elektrolisis . dalam proses ini di hasilkan uap asam flourida yang dapat menimbulkan kelumpuhan dan kematian

Silikon

Silikon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Si dan nomor atom 14. Merupakan unsur terbanyak kedua di bumi. Senyawa yang dibentuk bersifat paramagnetik. Unsur kimia ini ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius.
Silikon hampir 25.7% mengikut berat. Biasanya dalam bentuk silikon dioksida (silika) dan silikat. Silikon sering digunakan untuk membuat serat optik dan dalam operasi plastik digunakan untuk mengisi bagian tubuh pasien dalam bentuk silikone.
Silikon dalam bentuk mineral dikenal pula sebagai zat kersik.
Informasi umum
Nama, lambang, nomor atom
silikon, Si, 14
Deret kimia
metaloid

Golongan, periode, blok
14, 3, p

Penampilan
Sebagai lempengan: kristal
dengan permukaan sedikit
biru gelap dan mengkilap

Berat atom standar
28,0855(3) g•mol−1

Konfigurasi elektron
[Ne] 3s2 3p2

Elektron per kelopak
2, 8, 4
Sifat fisika
Fase
solid

Massa jenis
(mendekati suhu kamar)
2,33 g•cm−3

Massa jenih cairan
pada titik didih
2,57 g•cm−3
Titik lebur
1687 K
(1420 °C, 2577 °F)

Titik didih
3538 K
(2355 °C, 5909 °F)

Kalor peleburan
50,21 kJ•mol−1

Kalor penguapan
359 kJ•mol−1

Kapasitas kalor
(25 °C) 19,789 J•mol−1•K−1
Tekanan uap

P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T/K 1908 2102 2339 2636 3021 3537

Sifat atom
Struktur kristal
Kubus intan

Bilangan oksidasi
4, 3 [1], 2 [2], 1 [3]
(oksida amfoter)

Elektronegativitas
1.90 (Skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut)
1st: 786,5 kJ•mol−1

2nd: 1577,1 kJ•mol−1
3rd: 3231,6 kJ•mol−1
Jari-jari atom
117,6 pm

Jari-jari atom (perhitungan) 111 pm

Jari-jari kovalen
111 pm

Jari-jari Van Der Waals
210 pm

Informasi Lain
Pembenahan magnetik
nonmagnetic
Konduktivitas termal
(300 K) 149 W•m−1•K−1
Ekspansi termal
(25 °C) 2,6 µm•m−1•K−1
Kecepatan suara (thin rod)
(20 °C) 8433 m/s

Modulus Young
150 GPa
Modulus limbak
100 GPa
Kekerasan Mohs
7
Nomor CAS
7440-21-3
Sela pita energy at 300 K
1,12 eV

Isotop tertentu
Artikel utama: Isotop dari silikon

iso
NA
Umur paruh
DM
DE (MeV)
DP

28Si 92,23% Si stabil dengan 14 neutron

29Si 4,67% Si stabil dengan 15 neutron

30Si 3,1% Si stabil dengan 16 neutron

32Si syn
170 tahun
β-
13,020 32P

Kotak ini: lihat • bicara • sunting

Untuk sejenis polimer, lihat silikone.
Produksi:
1.Campuran silica-kokas dipanaskan dalam tanur listrik suhu 3273K.
Atau
1.Silikon direaksikan dengan Klorin hingga terbentuk Silikon tetraklorida.
2.Silikon Tetraklorida dimurnikan dengan distilasi bertingkat.
3.Silikon Tetraklorida kemudian direduksi melalui suatu tabung panas untuk memperoleh Silikon ultra murni.

Manfaat:
1.Silikon-> Transistor, sel surya, chip komputer.
2.Silika-> gelas, keramik, porselen, semen.
3.Natrium Silikat-> pengawet telur, perekat.
4.Korundum/Silikon Karbida-> amplas.
5.Silika gel-> pengering.
5.Durion->alar industri tahan asam.

FOSFOR
Fosfor ialah zat yang dapat berpendar karena mengalami fosforesens (pendaran yang terjadi walaupun sumber pengeksitasinya telah disingkirkan).
Fosfor berupa berbagai jenis senyawa logam transisi atau senyawa tanah langka seperti zink sulfida (ZnS) yang ditambah tembaga atau perak, dan zink silikat (Zn2SiO4)yang dicampur dengan mangan. Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan lampu pendar, sementara fosfor dapat ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat berpendar dalam gelap (glow in the dark). Fosfor pada tabung sinar katoda mulai dibakukan pada sekitar Perang Dunia II dan diberi lambang huruf “P” yang diikuti dengan sebuah angka.
Kelimpahan
• Fosfor di alam terdapat di kulit bumi dalam senyawa yang pada umumnya senyawa fosfat.
• Sumber utama senyawa fosfat terdapat pada batu karang fosfat, yaitu (CaF23Ca3(PO4)2) dan fosforit yang penyusun utamanya adalah kalsium fosfat, (Ca3(PO4)2
Sifat Fisis Unsur Fosfor
• Nomor atom : 15
• Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3
• Massa Atom relatif : 30,97376
• Jari-jari atom : 1,23 Å
• Titik Didih : 280 °C
• Titik Lebur : 44 °C
• Elektronegatifitas : 2,05
• Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol
• Tingkat Oks. Max : 5+
• Struktur Atom : molekul Poliatom
• Wujud : Padat
Catatan
• Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
• Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
• Termasuk unsur reaktif
• Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
• Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
• Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen
• Memancarkan pendar cahaya yang lemah ketika bergabung dengan oksigen

• Ditemukan dalam berbagai bentuk
• Merupakan unsur penting dalam makhluk hidup.
Kegunaan
• Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
• Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
• Pemisah sulfur dari besi dan baja
• Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
• Untuk membuat lampu kilat
• Sebagai katalis reaksi organik
• Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api, kembang api, pestisida, odol, dan deterjen.

Keterangan Umum Unsur
Nama, Lambang, Nomor atom
fosforus, P, 15
Deret kimia
nonlogam

Golongan, Periode, Blok
15, 3, p

Penampilan
tak berwarna/merah/
putih keperakan

Massa atom
30,973761(2) g/mol

Konfigurasi elektron
[Ne] 3s2 3p3

Jumlah elektron tiap kulit
2, 8, 5
Tekanan uap (putih)

P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T/K 279 307 342 388 453 549

Tekanan uap (merah)

P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T/K 455 489 529 576 635 704

Ciri-ciri atom
Struktur kristal
monoklinik
Bilangan oksidasi
±3, 5, 4
(oksida asam lemah)

Elektronegativitas
2,19 (skala Pauling)

Energi ionisasi
pertama: 1011,8 kJ/mol
ke-2: 1907 kJ/mol
ke-3: 2914,1 kJ/mol
Jari-jari atom
100 pm

Jari-jari atom (terhitung)
98 pm

Jari-jari kovalen
106 pm

Jari-jari Van der Waals
180 pm

Lain-lain
Sifat magnetik
data tak tersedia
Konduktivitas termal
(300 K) (putih)
0,236 W/(m•K)
Modulus ruah
11 GPa
Isotop
iso
NA
waktu paruh
DM
DE (MeV)
DP

31P 100% P stabil dengan 16 neutron

32P syn
14,28 hari
β-
1,709 32S

33P syn
25,3 hari
β-
0,249 33S

SULFUR
Belerang atau sulfur adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang S dan nomor atom 16. Bentuknya adalah non-metal yang tak berasa, tak berbau dan multivalent. Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineral sulfide dan sulfate. Ia adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam dua asam amino. Penggunaan komersilnya terutama dalam fertilizer namun juga dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida dan fungisida
• Kelimpahan Sulfur
Dalam keadaan bebas,umumnya belerang terdapat di daerah gunung berapi. Adapun dalam bentuk sentawanya, belerang ditemukan dalam bentuk mineral sulfida,seperti besi sulfida (FeS2), gips (CaSO4 . 2H2O), dan seng sulfida (ZnS). Selain itu , belerang juga terkandung dalam gas alam, seperti H2S dan SO2
. Sulfur juga hadir dalam berbagai jenis meteorit.
 Sulfida (S2-), satu kumpulan sebatian kompleks yang biasanya diterbitkan daripada S2-. Kadmium sulfida (CdS) merupakan satu contoh.
 Sulfit (SO32-), garam-garam bagi asid sulfurus (H2SO3) yang dihasilkan dengan melarutkan SO2 dalam air. Asid sulfurus dan sulfit sepadan adalah agen penurun yang agak kuat. Sebatian lain yang diterbit daripada SO2 termasuklah pirosulfit atau ion metabisulfite (S2O52−).
 Sulfat (SO42-), garam-garam bagi asid sulfurik. Asid sulfurik juga bertindak balas dengan SO3 pada nisbah molar seimbang untuk membentuk asid pirosulfurik (H2S2O7).
 Tiosulfat (kadangkala dirujuk sebagai tiosulfit atau “hiposulfit”) (S2O32−). Tiosulfat digunakan dalam pengekalan gambar (HYPO) iaitu sebagai agen penurunan. Ammonium tiosulfat dikaji sebagai pengganti kepada sianida dalam melarut lesap emas.[2]
 Natrium ditionit, Na2S2O4, adalah dianion penurun kuat yang diterbitkan daripada asid hiposulfurus/ditionus.
 Natrium ditionat (Na2S2O6).
 Asid politionik (H2SnO6), di mana n berjulat antara 3 hingga 80.
 Asid peroksimonosulfurik (H2SO5) dan asid peroksidisulfurik (H2S2O8), masing-masing dihasilkan daripada tindakan SO3 pada H2O2 pekat, dan H2SO4 pada H2O2 pekat.
 Natrium polisulfida (Na2Sx)
 Sulfur heksafluorida, SF6, gas yang mampat pada keadaan ambien, adalah digunakan perejang yang tidak reaktif dan tidak bertoksik
 Sulfur nitrida adalah sebatian rangkaian dan siklik yang mengandungi hanya S dan N. Tetrasulfur tetranitrida S4N4 adalah satu contoh.
 Tiosianat mengandungi kumpulan SCN-. Pengoksidaan tiosianat manghasilkan tiosianogen, (SCN)2 dengan keterkaitan NCS-SCN

Sifat-sifat utama

Sekeping sulfur melebur menjadi cecair merah darah. Apabila terbakar, ia mengeluarkan nyala berwarna biru. Pada suhu bilik, sulfur adalah satu pepejal lembut berwarna kuning terang. Sulfur adalah terkenal dengan baunya yang tidak menyenangkan yang menyerupai bau telur-telur busuk. Bau tersebut adalah sebenarnya ciri bagi hidrogen sulfida (H2S); sulfur keunsuran adalah tidak berbau. Ia terbakar dengan nyalaan biru dan mengeluarkan sulfur dioksida, yang dikenali kerana bau peliknya yang menyesakkan. Sulfur adalah tak larut dalam air tetapi larut dalam karbon disulfida dan pada kadar kelarutan yang kurang sedikit dalam pelarut organik lain seperti benzena. Keadaan pengoksidaan sulfur yang biasa termasuk −2, +2, +4 dan +6. Sulfur membentuk sebatian stabil bersama semua unsur kecuali gas nadir.
Sulfur dalam keadaan pepejal biasanya wujud sebagai siklik berbentuk mahkota yang terdiri daripada molekul-molekul S8. Sulfur mempunyai banyak alotrop selain S8. Dengan membuang satu atom daripada mahkota akan menghasilkan S7, yang yang berperanan dalam warna kuning sulfur yang unik. Terdapat banyak lagi bentuk cincin lain yang disediakan, termasuk S12 dan S18. Secara bandingannya, jirannya oksigen yang lebih ringan hanya wujud dalam dua keadaan yang mempunyai kepentingan kimia: O2 dan O3. Selenium, analog sulfur yang lebih berat boleh membentuk cincin tetapi lebih sering dijumpai sebagai satu rangkaian polimer. Kristalografi sulfur adalah kompleks. Bergantung kepada keadaan-keadaan yang tertentu, alotrop sulfur membentuk beberapa struktur hablur berbeza, antara yang paling terkenal adalah rombus dan monoklinik S8.
Suatu sifat unik ialah kelikatan sulfur yang lebur, iaitu berbeza dengan kebanyakan cecair lain, ia meningkat dengan suhu oleh keranapembentukan rangkaian-rangkaian polimer. Bagaimanapun, setelah menjangkau suhu yang tertentu, kelikatan mula menurun kerana terdapatnya tenaga yang mencukupi untuk memecahkan rantaian-rantaian.

Kegunaan:
 Belerang dioksida (SO2) digunakan sebagai fungisida (anti jamur), fumiga (anti serangga), dan dalam jumlah yang sangat kecil digunakan sebagai pengawet makanan.
 Natrium tiosulfat pentahidrat (Na2S2O3.5H2O) digunakan dalam proses pencucian film. Senyawa ini dikenal dengan merk hipo.
 Asam sulfat (H2SO4) dipakai sebagai pelarut, pengisi aki, pembuatan garam sulfat, pembuatan pupuk, pengolahan minyak, dan pewarnaan tekstil.

Klor
klor (bahasa Yunani: Chloros, “hijau pucat”), adalah unsur kimia dengan simbol Cl dan nomor atom 17. Dalam tabel periodik, unsur ini termasuk kelompok halogen atau grup 17 (sistem lama: VII or VIIA). Dalam bentuk ion klorida, unsur ini adalah pembentuk garam dan senyawa lain yang tersedia di alam dalam jumlah yang sangat berlimpah dan diperlukan untuk pembentukan hampir semua bentuk kehidupan, termasuk manusia. Dalam bentuk gas, klorin berwarna kuning kehijauan, dan sangat beracun. Dalam bentuk cair atau padat, klor sering digunakan sebagai oksidan, pemutih, atau desinfektan.
Informasi umum
Nama, lambang, nomor atom
klor, Cl, 17
Deret kimia
halogen

Golongan, periode, blok
17, 3, p

Penampilan
Hijau kekuningan

Berat atom standar
35,453(2) g•mol−1

Konfigurasi elektron
[Ne] 3s2 3p5

Elektron per kelopak
2, 8, 7

Sifat fisika
Fase
gas

Massa jenis
(0 °C, 101.325 kPa)
3,2 g/L
Titik lebur
171,6 K
(-101,5 °C, -150,7 °F)

Titik didih
239,11 K
(-34,4 °C, -29,27 °F)

Titik kritis
416,9 K, 7,991 MPa

Kalor peleburan
(Cl2) 6,406 kJ•mol−1

Kalor penguapan
(Cl2) 20,41 kJ•mol−1

Kapasitas kalor
(25 °C) (Cl2)
33,949 J•mol−1•K−1
Tekanan uap

P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k
pada T/K 128 139 153 170 197 239

Sifat atom
Struktur kristal
ortorombik
Bilangan oksidasi
±1, 3, 5, 7
(oksida asam kuat)

Elektronegativitas
3,16 (Skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut)
1st: 1251,2 kJ•mol−1

2nd: 2298 kJ•mol−1
3rd: 3822 kJ•mol−1
Jari-jari atom
100 pm

Jari-jari atom (perhitungan) 79 pm

Jari-jari kovalen
99 pm

Jari-jari Van Der Waals
175 pm

Informasi Lain
Pembenahan magnetik
nonmagnetic
Keterhambatan elektris
(20 °C) > 10 Ω•m
Konduktivitas termal
(300 K) 8,9×10-3 W•m−1•K−1
Kecepatan suara
(gas, 0 °C) 206 m/s

Nomor CAS
7782-50-5
Isotop tertentu
Artikel utama: Isotop dari klor

iso
NA
Umur paruh
DM
DE (MeV)
DP

35Cl 75,77% Cl stabil dengan 18 neutron

36Cl syn
3,01×105 y
β-
0,709 36Ar

ε
- 36S

37Cl 24,23% Cl stabil dengan 20 neutron

PENGGUNAAN KLORIN
Klorin adalah unsur kimia ketujuh tertinggi yang diproduksi di dunia. Digunakan sebagai alat pemutih pada industri kertas, pulp, dan tekstil. Digunakan untuk manufaktur pestisida dan herbisida, misalnya DDT, untuk alat pendingin, obat farmasi, vinyl (pipa PVC), plastik , bahan pembersih, dan untuk perawatan air dan air limbah. Supaya bisa dipakai, klorin sering dikombinasikan dengan senyawa organik (bahan kimia yang mempunyai unsur karbon) yang biasanya menghasilkan organoklorin. Organoklorin itu sendiri adalah senyawa kimia yang beracun dan berbahaya bagi kehidupan karena dapat terakumulasi dan persisten di dalam tubuh makhluk hidup.
Di dalam industri pulp, kertas dan tekstil, klorin mempunyai dua kegunaan : pertama, untuk bahan pemutih dan penghalus pulp, dan kedua, untuk mendrop oksigen pada senyawa sulfur yang berada di liquor hitam (black liquor). Dalam proses produksi pulp dan kertas, klorin banyak digunakan, karena dalam proses pemutihan (bleaching), klorin dipakai di dalam tingkat terawal pada stage I yang disebut juga klorin dan klorin dioksid stage atau klorinisasi, serta stage terahkir.
BAHAYA KLORIN TERHADAP MANUSIA
Seperti yang dimaksud di atas klorin “sangat berbahaya bagi kesehatan manusia”. Klorin, baik dalam bentuk gas maupun cair mampu mengakibatkan luka yang permanen, terutama kematian. Pada umumnya luka permanen terjadi disebabkan oleh asap gas klorin. Klorin sangat potensial untuk terjadinya penyakit di kerongkongan, hidung dan trakt respiratory (saluran kerongkongan didekat paru-paru). Akibat-akibat akut untuk jangka pendek :

1. Pengaruh 250 ppm selama 30 menit kemungkinan besar berakibat fatal bagi orang dewasa.
2. Terjadi irritasi tinggi waktu gas itu dihirup dan dapat menyebabkan kulit dan mata terbakar.
3. Jika berpadu dengan udara lembab, asam hydroklorik dan hypoklorus “dapat mengakibatkan peradangan jaringan tubuh yang terkena. Pengaruh 14 s/d 21 ppm selama 30 s/d 60 menit menyababkan penyakit pada paru- paru seperti pnumonitis, sesak nafas, emphisema dan bronkitis.” (Waldbott, 1978)
Akibat-akibat yang kronis/sublethal untuk jangka panjang : Untuk jangka panjang dari pengaruh gas klorine, ada kemungkinan “menjadi tua sebelum waktunya, menimbulkan masalah dengan cabang tenggorok, pengkaratan pada gigi dan besar kecenderungan munculnya penyakit paru-paru seperti tbc dan emphisema.” (Chlorine Institute, 1980).

ARGON

Argon tersedia pada tingkatan yang kecil di atmospher dan diperoleh sebagai produksi dari bentuk cair dan gasnya di udara bebas. Argon tidak baik dibawa keluar laboratorium karena argon sangat berharga dan berguna jika disimpan dalam silinder pada tekanan tinggi.
1. Pembuatan secara industri
a. Pembuatan unsur argon
Dalam keadaan peluruhan radioaktif.
Argon-40, isotof terbanyak dari argon, diproduksi dengan melakukan peluruhan dari potassium-40 dengan waktu paruh 1.26e+9 tahun dengan menangkap electron atau emisi positron.
b. Pembuatan senyawa argon
Reaksi argon dengan unsur atau senyawa lain
- Reaksi argon dengan udara
Argon tidak bereaksi dengan udara, meskipunpada keadaan dibawah normal (ekstrem)
- Reaksi argon dengan air
Argon tidak bereaksi dengan udara
- Reaksi argon dengan halogen
Argon tidak bereaksi dengan berbagai unsur halogen
- Reaksi argon dengan asam
Argon tidak bereaksi dengan berbagai asam
- Reaksi argon dengan basa
Argon tidak bereaksi dengan berbagai basa
- Reaksi argon dengan unsur H dan F
Ar + H + F → HArF
Pembuatan senyawa tersebut susah dilakukan karena harus merusak system okted pada argon sehingga dapat berikatan dengan unsur lain.
2. Pembahasan
Argon adalah suatu unsur kimia yang disimbolkan dengan huruf Ar. Argon mempunyai nomor atom 18 dan merupakan unsur ketiga dari golongan VIII A dari sistem periodic unsur (gas mulia). Unsur argon terdapat dalam atmospher bumi sebesar 0,93 %, membuatnya merupakan unsur gas mulia yang terbanyak di bumi. Pada kulit terluarnya yang terisi penuh electron membuatnya menjadi unsure stabil dan tahan untuk tidak berikatan dengan unsur lain.
Karakteristik argon
Argon kemungkinan mempunyai kelarutanyang sama dalam air seperti gas oksigen (O2) dan 2.5 kali lebih larut dalam air dibandingkan gas nitrogen. Argon adalah unsur yang kurang berwarna, kurang berbau, kurang berasa, dan tidak bersifatracun dalam bentuk gas dan cairan. Argon berada pada keadaan inert pada keadaan dibawah normal bentuknya tidak ditegaskan adanya senyawa yang stabil pada suhu kamar.
Meskipun argon adalah gas mulia, argon sudah ditemukan mempunyai beberapa bentuk senyawa. Sebagai contoh adalah pembuatan senyawa argon hidrofluorida (HArF), suatu senyawa setengah stabil dari argon dengan hydrogen dan fluorin. Senyawa ini ditemukan dan dibat melalui reset dan penelitian pada universitas Helsinki tahun 2000. (1) Meskipun pada keadaan ground statenya netral, namun senyawa HArF keberadaannya dibatasi. Argon dapat berebtuk klathrat dengan air ketika atom-atomnya terikat pada kisi-kisi molekul air. (2) argon terisi juga ion-ion dan keadaan komplek. Seperti ArH+ dan ArF, respek, diketemukan juga ada. Perhitungan teori sudah menunjukkan beberapa senyawa argon dapat menjadi stabil namun dengan sintesis yang tidak gampang dan diketahui.
Sifat-sifat argon
Sifat umum :
Nama, simbol, dan nomor atom : argon, Ar, 18
Nama golongan kimia : gas mulia
Golongan, periode, blok : VIII A, 3, p
Penampilan warna : gambar
Berat atom standar : 39.948 gmol-1
Konfigurasi electron : [Ne] 3s23p6
Electron per kulit : 2, 8, 8

Sifat fisik :
Keadaan : gas (pada suhu kamar)
Kerapatan : 1.784 gr/L
Titik lebur : 83.80 K
Titik didih : 87.30 K
Titik kritis : 150.87 K
Panas peleburan : 1.18 kjmol-1
Panas penguapan : 6.43 kjmol-1
Kapasitas panas : 20.786 jmol-1K-1
Keadaan atomnya :
Struktur Kristal : kubus berpusat muka
Bilangan oksidasi : 0
Energy ionisasi : (1). 1520.6 kj/mol, (2). 2665.8 kj/mol, (3). 3931 kj/mol
Jari-jari atom : 71 pm
Jari-jari kovalen : 97 pm
Jari-jari van der walls : 188 pm
Keadaan magnet : nonmagnetic
Isotop
Isotop utama dari argon ditemukan dalam bumi adalah 40Ar (99.6%), 36Ar (0.34%), dan 38Ar (0.06%). Secara alami terjadi 40K dengan waktu paruh 1.25 x 109 tahun, merusak kestabilan 40Ar (11.2%) dengan melepaskan elektron dan emisi positron, dan juga kestabilan 40Ca (88.8%) dengan perusakan beta. Sifat dan perbandingan digunakan untuk membedakan usia hidupnya.
Dalam atmospher, 39Ar dibuat dengan aktifitas sinar kosmik, lebih utama dengan 40Ar. Pada permukaan lingkungan, itu juga diproduksi melalui pelepasan netron dengan 39K atau emisi alfa dengan kalsium. 37Ar dibuat dari peluruhan 40Ca sebagai hasil dari ledakan nuclear permukaan. Dimana memiliki waktu paruh 35 hari

Kegunaan argon :
1. Sebagai gas pengisi dalam bola lampu cahaya listrik, karena argon tidak bereaksi dengan filament cahaya lampu pada temperatur tinggi.
2. Sebagai gas inert perisai dalam berbagai bentuk dari pengelasan, termasuk gas inert logam saat pengelasan dan gas pemortongan saat pengelasan. Sebagai gas inert logam, argon biasanya sering dicampur dengan CO2
3. Sebagai pemadamapi ketika membahyakan peralatan dapat didihindari
4. Sebagai pilihan gas pada plasma yang digunakan dalam ICP spectroscopy
5. Sebagai perisai yang tidak reaktif pada proses titanium dan unsure rekatif lainnya
6. Sebagai pelindung atmospher bumi dari pertambahan silicon dan Kristal germanium

Makalah Kimia Unsur
Periode Ketiga

NAMA KELOMPOK
1. ACHMAD RIZAL F (01)
2. ANDRIANI PUSPITA S (02)
3. ELI WAYUNI (09)
4. LINA ANDINI (16)
5. M.HADID WIJAYANA (18)
6. MAS MUH AMINULLAH (23)
7. NIKMATUL JANNAH (25)
8. TOMY PRAYUDA (35)

TAPEL PELAJARAN
2010-2011

Kata Pengantar

Dengan memanjatkan puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena berkat limpahan dan rahmat dan hidayahnya. Akhirnya kami dapat menyelesaikan penelitian karya ilmiah yang berjudul “MAKALAH KIMIA UNSUR KETIGA” tepat pada waktunya.
Penulisan makalah ini merupakan salah satu syarat penyelesaian sebuah tugas mata pelajaran kimia, selain itu dapat pula dijadikan bimbingan baik oleh guru maupun oleh para sisiwa.
Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna. Untuk itu penulis berharap adanya saran dan kritik yang bersifat membangun guna kesempurnaan makalah ini. Atas saran dan kritiknya, penulis ucapkan terima kasih. Semoga hasil makalah kami ini bermanfaat, baik bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

Gresik, 29 Juli 2010

Penulis

PENUTUP

Demikianlah makalah yang telah kami buat. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Untuk menjadikan makalah ini lebih baik, kami bersedia untuk menerima kritik dan saran dari pembaca. Apabila ada kata-kata atau penulisan yang salah atau kurang berkenan di hati pembaca. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhir kata kami ucapkan terima kasih.

NARKOBA

Leave a comment

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah
Salah satu hal yang sejak dulu menjadi permasalahan dalam masyarakat dan membutuhkan perhatian khusus adalah penyalahgunaan obat-obatan. Pada awalnya penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang terbatas pada dunia kedokteran namun belakangan terjadi penyimpangan fungsi dan penggunaannya tidak lagi terbatas pada dunia kedokteran . Penggunaan berbagai macam jenis obat dan zat adiktif atau yang biasa disebut narkoba dewasa ini cukup meningkat terutama di kalangan generasi muda.
Berdasarkan survey nasional penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap 13.710 responden yang terdiri dari pelajar SLTP, SLTA dan mahasiswa pada tahun 2003 diperoleh data bahwa dalam setahun terakhir terdapat 3,9% responden yang menyalahgunakan narkoba. Penelitian tersebut juga menunjukan semakin dininya usia penyalahgunaan narkoba, dengan usia termuda adalah 7 tahun.
Motivasi dan penyebab mengapa orang mengkonsumsi obat-obatan tersebut dapat bermacam-macam antara lain sebagai tindakan pemberontakan karena adanya penolakan oleh lingkungan seperti adanya perasaan minder, latar belakang dari keluarga yang berantakan, patah hati, atau hal-hal lain. Penyebab lain adalah sebagai tindakan untuk mengurangi stres dan depresi, sekedar mencoba untuk mendapatkan perasaan nyaman dan menyenangkan, sebagai tindakan agar diterima dalam lingkungan tertentu dan adanya rasa gengsi atau sebagai tindakan untuk lari dari realita kehidupan. Banyak kejadian dimana remaja menggunakan narkoba hanya untuk mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari orang lain, contohnya ketika seorang anak sedang mengalami konflik, anak membutuhkan kehadiran serta perlindungan dari orangtuanya namun ketika anak tidak pernah mendapatkan penyelesaian dari orangtua maka dirinya mencari penyelesaian dari lingkungan dan teman-temannya. Hal tersebut hanyalah manifestasi dari kebutuhan mereka akan penghargaan dan pengakuan dari orangtua mereka sendiri. Disamping itu, alasan utama seseorang mencoba obat-obatan adalah karena rasa ingin tahu mereka terhadap efek yang menyenangkan dari narkoba dan keinginan untuk mengikuti bujukan orang lain terutama dari lingkungan pergaulan mereka .
Narkotika di satu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat di bidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan, dan di sisi lain dapat pula menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila dipergunakan tanpa pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama
Penggunaan narkotika secara berlebihan dapat mengakibatkan dampak yang berbahaya, baik terhadap individu maupun terhadap masyarakat. Narkotika itu sendiri merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman, baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi bahkan menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

1.2. Rumusan masalah
Permasalahan yang akan kita bahas dalam karya tulis ini berhubungan dengan narkoba. Bagaimana pandangan maysarakat terhadap Narkoba? Narkoba sebenarnya tidak merugikan jika digunakan dengan benar.

1.3. Maksud dan Tujuan Penulisan
Karya tulis yang berjudul “Narkoba” ini sengaja dibuat sebagai syarat untuk melengkapi Tugas pelajaran Penjaskes tapel : 2010-2011 SMANU 1 Gresik. Sedangkan tujuan dari pembuatan karya tulis ini untuk melengkapi tagihan nilai, selain itu juga kita sebagai pelajar wajib mengetahui Dampak negative dan positif dari Narkoba.

1.4. Manfaat

Manfaat dari Karya Tulis yang kami buat ini, agar para pelajar mengerti dampak dari narkoba sehingga kita tidak terjerumus kedalam dampak negative narkoba, Serta mengetahui kegunaan sebenarnya Narkoba tersebut. Selain itu juga Karya Tulis ini bermanfaat untuk menambah wawasan tentang “Narkoba?”, karena di sini kami juga memberi pngetahuan tentang Narkoba.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Sejarah Narkoba
Kurang lebih tahun 2000 SM di Samaria dikenal sari bunga opion (opium) yang tumbuh di daerah dataran tinggi. Memasuki abad XVII opium (candu) menjadi masalah nasional bahkan di abad XIX terjadi perang candu. Tahun 1806 FRriedrich Wilhelim Sertuner (dokter dari Westphalia) memodifikasi candu yang dicampur amoniak dikenal sebagai morphin. Tahun 1856 morphin digunakan untuk penghilang rasa sakit luka-luka perang. Tahun 1874 Alder Wright (ahli kimia dari London) merebus morphin dengan asam anhidrat. Namun tahun 1898 pabrik obat “Bayer” memproduksi obat dengan nama heroin sebagai alat penghilangn sakit. Dan d akhir tahun 70an diberi campuran khusu agar candu tersebut didapat dalam bentuk obat-obatan.

2.2. Pengertian Narkoba
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.”narkoba” atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :
• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.

BAB III
PEMBAHASAN

3.1. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan mereka terkena Narkoba :

1. Faktor Individu
• Ingin tahu rasanya kemudian mencoba
• Ingin diterima atau masuk kelompok tertentu
• Kurangnya pemahaman tentang bahayanya Narkoba
• Ingin menunjukkan kebebasan atau kedewasaan atau ikut mode
• Ingin memperoleh kenikmatan dari efek obat
• Ingin menghilangkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dirasakan
• Ingin mendapatkan perhatian orang tua
• Kurangnya pemahaman dah penghayatan nilai-nilai agama
2. Faktor Lingkungan
• Tekanan kelompok sebaya (per pressure)
• Hubungan orang tua yang tidak dekat
• Tinggal di lingkungan pengguna narkoba
• Bersekolah di lingkungan rawan penyalah gunaan narkoba bergaul dengan pemakai dan pengedar
• Kurangnya kontrol sosial masyarakat terhadap penyalahgunaan Narkoba
• Gaya hidup yang dianggap ngetrend (bila menggunakan Narkoba)
• Kemudian fasilitas yang tersedia membuka peluang untuk melakukan transaksi

3. Faktor Zat
• Adanya kemudahan atau ketersediaan narkoba dimana-mana
• Zat yang digunakan menimbulkan ketegantungan bagi si pemakai, membuat seseorang kehilangan kontrol sehingga terus menerus berfikir dan berusaha untuk selalu menggunakan Narkoba.

3.2. Penyebaran Narkoba
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga.
Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba. Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba
Gejala orang yang menjadi pemakai narkoba dan mulai menjadi pecandu :
1. Perubahan perangai atau perilaku sehari-hari. Seperti biasanya periang tiba-tiba menjadi pemurung, mudah tersinggung dan cepat marah tanpa alasan yang jelas. Tapi bisa juga yang terjadi sebaliknya. Jika ia semula pendiam, tiba-tiba berubah menjadi lebih periang dan mudah tertawa.
2. Sering menguap dan mengantuk, malas, melamun dan tidak mempedulikan kebersihan atau penampilan diri Tapi kadang-kadang bisa berubah menjadi rajin sekali, bahkan seperti tidak kenal lelah.Mencuri apa saja milik orang tua atau saudara untuk alasan yang tidak jelas, karena ia membutuhkan uang tersebut untuk membeli narkoba.
3. Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk dan ada tanda bekas luka sayatan. Goresan dan perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan.
4. Sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan, biasanya terjadi pada saat gejala “putus zat”.
5. Sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba tampak manis bila ada maunya, seperti saat membutuhkan uang untuk beli obat.
6. Suka mencuri uang di rumah, sekolah ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga di rumah. Begitupun dengan barang-barang berharga miliknya, banyak yang hilang.
7. Takut air, jika terkena akan terasa sakit, karena itu mereka jadi malas mandi.
8. Waktunya di rumah kerapkali dihabiskan di kamar tidur, kloset, gudang, ruang yang gelap, kamar mandi, atau tempat-tempat sepi lainnya.
9. Bola mata mengecil
10. Hidung dan mata berair

3.3. Jenis-Jenis Narkoba
Jenis-jenis Narkoba Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya yang telah populer beredar dimasyarakat perkotaan maupun di pedesaan, termasuk bagi aparat hukum. Sebenarnya dahulu kala masyarakat juga mengenal istilah madat sebagai sebutan untuk candu atau opium, suatu golongan narkotika yang berasal dari getah kuncup bunga tanaman Poppy yang banyak tumbuh di sekitar Thailand, Myanmar dan Laos (The Golden Triangle) maupun di Pakistan dan Afganistan.
Selain Narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan RI adalah NAPZA yaitu singkatan dari Narkotika, Pasikotropika dan Zat adiktif lainnya. Semua istilah ini sebenarnya mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko yang oleh masyarakat disebut berbahaya yaitu kecanduan (adiksi).
Narkoba atau NAPZA merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga bilamana disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial. Karena itu Pemerintah memberlakukan Undang-Undang untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.
Golongan Psikotropika adalah zat atau obat baik alami maupun sintetis namun bukan Narkotika yang berkhasiat aktif terhadap kejiwaan (psikoaktif) melalui pengaruhnya pada susunan syaraf pusat sehingga menimbulkan perubahaan tertentu pada aktivitas mental dan perilaku.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang akan menyebabkan perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan rasa sakit dan dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi).
Jenis Narkotika yang sering disalahgunakan adalah morfin, heroin (putauw), petidin, termasuk ganja atau kanabis, mariyuana, hashis dan kokain.
Sedangkan jenis Psikotropika yang sering disalahgunakan adalah amfetamin, ekstasi, shabu, obat penenang seperti mogadon, rohypnol, dumolid, lexotan, pil koplo, BK, termasuk LSD, Mushroom.
Zat adiktif lainnya disini adalah bahan/zat bukan Narkotika & Psikotropika seperti alkohol/etanol atau metanol, tembakau, gas yang dihirup (inhalansia) maupun zat pelarut (solven).
Sering kali pemakaian rokok dan alkohol terutama pada kelompok remaja (usia 14-20 tahun) harus diwaspadai orangtua karena umumnya pemakaian kedua zat tersebut cenderung menjadi pintu masuk penyalahgunaan Narkoba lain yang lebih berbahaya (Putauw).

OPIAT atau Opium (candu)
Merupakan golongan Narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap (inhalasi).
• Menimbulkan rasa kesibukan (rushing sensation)
• Menimbulkan semangat
• Merasa waktu berjalan lambat.
• Pusing, kehilangan keseimbangan/mabuk.
• Merasa rangsang birahi meningkat (hambatan seksual hilang).
• Timbul masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.

MORFIN
Merupakan zat aktif (narkotika) yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara kimia. Umumnya candu mengandung 10% morfin. Cara pemakaiannya disuntik di bawah kulit, ke dalam otot atau pembuluh darah (intravena)
• Menimbulkan euforia.
• Mual, muntah, sulit buang hajat besar (konstipasi).
• Kebingungan (konfusi).
• Berkeringat.
• Dapat menyebabkan pingsan, jantung berdebar-debar.
• Gelisah dan perubahan suasana hati.
• Mulut kering dan warna muka berubah.

HEROIN atau PUTAW
Merupakan golongan narkotika semisintetis yang dihasilkan atas pengolahan morfin secara kimiawi melalui 4 tahapan sehingga diperoleh heroin paling murni berkadar 80% hingga 99%. Heroin murni berbentuk bubuk putih sedangkan heroin tidak murni berwarna putih keabuan (street heroin). Zat ini sangat mudah menembus otak sehingga bereaksi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri. Umumnya digunakan dengan cara disuntik atau dihisap.
Timbul rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik) diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan atau ketenangan hati (euforia). Ingin selalu menyendiri untuk menikmatinya.
• Denyut nadi melambat.
• Tekanan darah menurun.
• Otot-otot menjadi lemas/relaks.
• Diafragma mata (pupil) mengecil (pin point).
• Mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri.
• Membentuk dunia sendiri (dissosial) : tidak bersahabat.
• Penyimpangan perilaku : berbohong, menipu, mencuri, kriminal.
• Ketergantungan dapat terjadi dalam beberapa hari.
• Efek samping timbul kesulitan dorongan seksual, kesulitan membuang hajat besar, jantung berdebar-debar, kemerahan dan gatal di sekitar hidung, timbul gangguan kebiasaan tidur.
Jika sudah toleransi, semakin mudah depresi dan marah sedangkan efek euforia semakin ringan atau singkat

GANJA atau KANABIS
Berasal dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3 zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.
• Denyut jantung atau nadi lebih cepat.
• Mulut dan tenggorokan kering.
• Merasa lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
• Sulit mengingat sesuatu kejadian.
• Kesulitan kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
• Kadang-kadang menjadi agresif bahkan kekerasan.
• Bilamana pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang berkepanjangan, rasa letih/capek.
• Gangguan kebiasaan tidur.
• Sensitif dan gelisah.
• Berkeringat.
• Berfantasi.
• Selera makan bertambah.

LSD atau lysergic acid atau acid, trips, tabs
Termasuk sebagai golongan halusinogen (membuat khayalan) yang biasa diperoleh dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar ¼ perangko dalam banyak warna dan gambar. Ada juga yang berbentuk pil atau kapsul. Cara menggunakannya dengan meletakkan LSD pada permukaan lidah dan bereaksi setelah 30-60 menit kemudian dan berakhir setelah 8-12 jam.
• Timbul rasa yang disebut Tripping yaitu seperti halusinasi tempat, warna dan waktu.
• Biasanya halusinasi ini digabung menjadi satu hingga timbul obsesi terhadap yang dirasakan dan ingin hanyut di dalamnya.
• Menjadi sangat indah atau bahkan menyeramkan dan lama kelamaan membuat perasaan khawatir yang berlebihan (paranoid).
• Denyut jantung dan tekanan darah meningkat.
• Diafragma mata melebar dan demam.
• Disorientasi.
• Depresi.
• Pusing
• Panik dan rasa takut berlebihan.
• Flashback (mengingat masa lalu) selama beberapa minggu atau bulan kemudian.
• Gangguan persepsi seperti merasa kurus atau kehilangan berat badan.

KOKAIN
Mempunyai 2 bentuk yakni bentuk asam (kokain hidroklorida) dan bentuk basa (free base). Kokain asam berupa kristal putih, rasa sedikit pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan rasanya pahit. Nama jalanan kadang disebut koka, coke, happy dust, snow, charlie, srepet, salju, putih. Disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain berisiko luka pada sekitar lubang hidung bagian dalam.
• Menimbulkan keriangan, kegembiraan yang berlebihan (ecstasy).
• Hasutan (agitasi), kegelisahan, kewaspadaan dan dorongan seks.
• Penggunaan jangka panjang mengurangi berat badan.
• Timbul masalah kulit.
• Kejang-kejang, kesulitan bernafas.
• Sering mengeluarkan dahak atau lendir.
• Merokok kokain merusak paru (emfisema).
• Memperlambat pencernaan dan menutupi selera makan.
• Paranoid.
• Merasa seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs).
• Gangguan penglihatan (snow light).
• Kebingungan (konfusi).
• Bicara seperti menelan (slurred speech).

AMFETAMIN
Nama generik/turunan amfetamin adalah D-pseudo epinefrin yang pertama kali disintesis pada tahun 1887 dan dipasarkan tahun 1932 sebagai pengurang sumbatan hidung (dekongestan). Berupa bubuk warna putih dan keabu-abuan. Ada 2 jenis amfetamin yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ectacy. Nama lain fantacy pils, inex. Metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice. Cara penggunaan dalam bentuk pil diminum. Dalam bentuk kristal dibakar dengan menggunakan kertas alumunium foil dan asapnya dihisap melalui hidung, atau dibakar dengan memakai botol kaca yang dirancang khusus (bong). Dalam bentuk kristal yang dilarutkan dapat juga melalui suntikan ke dalam pembuluh darah (intravena).

• Jantung terasa sangat berdebar-debar (heart thumps).
• Suhu badan naik/demam.
• Tidak bisa tidur.
• Merasa sangat bergembira (euforia).
• Menimbulkan hasutan (agitasi).
• Banyak bicara (talkativeness).
• Menjadi lebih berani/agresif.
• Kehilangan nafsu makan.
• Mulut kering dan merasa haus.
• Berkeringat.
• Tekanan darah meningkat.
• Mual dan merasa sakit.
• Sakit kepala, pusing, tremor/gemetar.
• Timbul rasa letih, takut dan depresi dalam beberapa hari.
• Gigi rapuh, gusi menyusut karena kekurangan kalsium.

SEDATIF-HIPNOTIK (Benzodiazepin/BDZ)
Sedatif (obat penenang) dan hipnotikum (obat tidur). Nama jalanan BDZ antara lain BK, Lexo, MG, Rohip, Dum. Cara pemakaian BDZ dapat diminum, disuntik intravena, dan melalui dubur. Ada yang minum BDZ mencapai lebih dari 30 tablet sekaligus. Dosis mematikan/letal tidak diketahui dengan pasti. Bila BDZ dicampur dengan zat lain seperti alkohol, putauw bisa berakibat fatal karena menekan sistem pusat pernafasan. Umumnya dokter memberi obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik serta pengaruh tidur sebagai efek utamanya, misalnya aprazolam/Xanax/Alviz.
• Akan mengurangi pengendalian diri dan pengambilan keputusan.
• Menjadi sangat acuh atau tidak peduli dan bila disuntik akan menambah risiko terinfeksi HIV/AIDS dan hepatitis B & C akibat pemakaian jarum bersama.
Obat tidur/hipnotikum terutama golongan barbiturat dapat disalahgunakan misalnya seconal.
• Terjadi gangguan konsentrasi dan keterampilan yang berkepanjangan.
• Menghilangkan kekhawatiran dan ketegangan (tension).
• Perilaku aneh atau menunjukkan tanda kebingungan proses berpikir.
• Nampak bahagia dan santai.
• Bicara seperti sambil menelan (slurred speech).
• Jalan sempoyongan.
• Tidak bisa memberi pendapat dengan baik.

ALKOHOL
Merupakan suatu zat yang paling sering disalahgunakan manusia. Alkohol diperoleh atas peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian. Dari peragian tersebut dapat diperoleh alkohol sampai 15% tetapi dengan proses penyulingan (destilasi) dapat dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi bahkan mencapai 100%. Kadar alkohol dalam darah maksimum dicapai 30-90 menit. Setelah diserap, alkohol/etanol disebarluaskan ke suluruh jaringan dan cairan tubuh. Dengan peningkatan kadar alkohol dalam darah orang akan menjadi euforia, namun dengan penurunannya orang tersebut menjadi depresi.
Dikenal 3 golongan minuman berakohol yaitu golongan A; kadar etanol 1%-5% (bir), golongan B; kadar etanol 5%-20% (minuman anggur/wine) dan golongan C; kadar etanol 20%-45% (Whiskey, Vodca, TKW, Manson House, Johny Walker, Kamput).
Pada umumnya alkohol :
• Akan menghilangkan perasaan yang menghambat atau merintangi.
• Merasa lebih tegar berhubungan secara sosial (tidak menemui masalah).
• Merasa senang dan banyak tertawa.
• Menimbulkan kebingungan.
• Tidak mampu berjalan.

INHALANSIA atau SOLVEN
Adalah uap bahan yang mudah menguap yang dihirup. Contohnya aerosol, aica aibon, isi korek api gas, cairan untuk dry cleaning, tinner, uap bensin.Umumnya digunakan oleh anak di bawah umur atau golongan kurang mampu/anak jalanan. Penggunaan menahun toluen yang terdapat pada lem dapat menimbulkan kerusakan fungsi kecerdasan otak.
• Pada mulanya merasa sedikit terangsang.
• Dapat menghilangkan pengendalian diri atau fungsi hambatan.
• Bernafas menjadi lambat dan sulit.
• Tidak mampu membuat keputusan.
• Terlihat mabuk dan jalan sempoyongan.
• Mual, batuk dan bersin-bersin.
• Kehilangan nafsu makan.
• Halusinasi.
• Perilaku menjadi agresif/berani atau bahkan kekerasan.
• Bisa terjadi henti jantung (cardiac arrest).
• Pemakaian yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan syaraf otak menetap, keletihan otot, gangguan irama jantung, radang selaput mata, kerusakan hati dan ginjal dan gangguan pada darah dan sumsum tulang. Terjadi kemerahan yang menetap di sekitar hidung dan tenggorokan.
• Dapat terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian di antaranya karena jatuh, kebakar, tenggelam yang umumnya akibat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian. bat intoksikasi/keracunan dan sering sendirian.

Jenis Narkoba menurut efeknya
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:
1. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
2. Alusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja. Jenis Narkoba menurut efeknya.
3. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.

3.4. Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Dampak Fisik:
1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Dampak Psikis:
1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
Dampak Sosial:
1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
Bahaya bagi Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.
Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

Kemungkinan Yang Terjadi Pada Pengguna Narkotika. Banyak orang beranggapan bagi mereka yang sudah mengkonsumsi mar secara berlebihan beresiko sebagai berikut :
1. Sebanyak 60% orang beranggapan bahwa Narkotika dapat menyebabkan kematian karena zat-zat yang terkandung dalam Narkotika mengganggu sistem kekebalan tubuh mereka sehingga dalam waktu yang relatif singkat bisa merenggut jiwa si pemakai.
2. Sebanyak 20% orang beranggapan bahwa pengguna Narkotika dapat bertindak nekat/bunuh diri karena pemakai cenderung memiliki sifat acuh tak acuh terhadap lingkungannya. Ia menganggap dirinya tidak berguna bagi lingkungannya ini yang memacunya untuk bertindak nekat.
3. Sebanyak 15% orang beranggapan bahwa Narkotika dapat menyebabkan hilangnya kontrol bagi si pemakainya, karena setelah mengkonsumsi Narkotika. Zat-zat yang terkandung di dalamnya langsung bekerja menyerang syaraf pada otak yang cenderung membuat tidak sabar dan lepas kontrol.
4. Sebanyak 5% orang beranggapan bahwa Narkotika menimbulkan penyakit bagi pemakainya. Karena di dalam Narkotika mengandung zat yang mempunyai efek samping yang menimbulkan penyakit baru

Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu
1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.
2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 – 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 – 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.
3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.

3.5. Komunikasi Dalam Keluarga
Keluarga adalah unit sosial terkecil yang memberikan fondasi primer bagi perkembnagan anak. Sedang lingkungan sekitar dan sekolah ikut memberikan nuansa pada perkembangan anak. Karena itu baik buruknya struktur keluarga dan masyarakat sekita memberikan pengaruh baik atau buruknya pertumbuhan kepribadian anak (Kartini Kartono, 1992:57)
Hal ini disebabkan karena keluargalah merupakan lingkungan pertama yang berhubungan dengan kegiatan individu sejak lahir sampai dewasa. Dalam rentang kehidupan individu, keluarga mempunyai peranan penting terhadap seluruh aspek kepribadiannya (Praktikto, 1982:40)
Komunikasi yang terjadi antara anggota yang satu dengan yang lain berbeda, tergantung pada kepekaan tiap-tiap keluarga dan hubungan diantara anggota keluarga tersebut. Kualitas komunikasi mempunyai peran yang sangat penting dalam pengembangan hubungan interpersonal yang positif diantara anggota keluarga. Dengan kata lain, komunikasi dalam keluarga akan berjalan baik apabila didukung oleh hubungan baik diantara anggota keluarga tersebut. Komunikasi adalah proses pengalihan informasi dari satu orang atau sekelompok orang dengan menggunakan simbol-simbol tertentu kepada satu orang atau satu kelompok lain. Proses pengalihan informasi tersebut selalu mengandung pengaruh tertentu. Proses pengaruh tersebut merupakan suatu proses yang bersifat psikologis yang pada gilirannya membentuk proses sosial.
Pada hakikatnya komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antara seseorang komunikator dengan seorang komunikan. Jenis komunikasi tersebut dianggap paling efektif untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku manusi berhubung prosesnya yang dialogis (Liliweri, 1997:50)
Untuk mengubah sebuah perilaku komunikasi yang terjadi haruslah bersifat terbuka dari dua arah. Masing-masing pihak haruslah ada keterbukaan antara satu dengan yang lain sehingga terjadi saling pengertian diantara keduanya.
Menurut Praktiko (1982:45) menyatakan bahwa keterbukaan dalam sebuah proses komunikasi antara anak dan orang tua merupakan hal terpenting untuk menciptakan salaing pengertian diantara keduanya.
Tingkat keterbukaan dalam sebuah proses komunikasi tergantung dari seberapa dekat orang tua terhadap anak sehingga anak merasa aman ketika ia mencurahkan isi hatinya secara menyeluruh kepada orang tua seperti halnya dikatakan oleh Mark and Miller (1994:60) bahwa kedekatan (proximity) antara anak dan kedua orang tua merupakan hal yang mutlak untuk dapat mengetahui apa yang menjadi keinginan dan pengukapan perasaan diri anak secara menyeluruh dalam sebuah proses komunikasi. hal ini menjadikan anak lebih dihargai dan merasa diperhatikan sehingga anak pun akan membuka diri terhadap apa yang dinasehatkan orang tua kepadanya.
Adapun Bochner dan Eisenberg, Galvin dan Brommel dalam Stewart dan Sylvia (1996:217) menyatakan diantara banyak teori yang digunakan oleh para ahli untuk menjelaskan keluarga, dua variabel yang penting adalah kohesi (kepaduan) dan adaptasi. Kedua dimensi ini mempengaruhi dan dipengaruhi komunikasi.
Kohesi merujuk kepada seberapa dekat keterkaitan anggota-anggota keluarga. Pada suatu titik ekstrem ada keluarga-keluarga memiliki sedikit otonomi atau sedikit kesempatan untuk mencapai kebutuhan dan tujuan pribadi. Keluarga-keluarga demikian memiliki sedikit pembatas. Anggota-anggota keluaraga berbagai segala sesuatu. Tingkat emosional dan fisik mereka cenderung tinggi. Mereka punya sedikit privacy, karena setiap anggota mengetahui urusan anggota lainnya. Galvin dan Brommel dalam Stewart dan Sylvia (1996:217)
Dalam keluarga-keluarga yang tingkat kepaduannya sangat rendah, sebaliknya, anggota-anggota keluarga secara fisik dan emosional terpisah, tidak terlibat, jadi ada sedikit saja hubungan diantara mereka. Sedikit saja kegiatan yang mereka lakukan bersama: kegiatan keluarga menempati prioritas yang rendah, dan setiap anggota tampaknya punya jadwal kegiatan masing-masing. Ketika menulis tentang bagaimana teknologi modern mengikis kehidupan kontemper, seorang psikog melukiskan pola ini ketika menyinggung “Hubungan gelombang mikro” (Microwave relationship) dalam kehidupan keluarga pada saat rumah menjadi kurang berfungsi sebagai tempat berteduh keluarga (Gergen dalam Stewart dan Sylvia, 1996:217)
Suatu dimensi lainnya yang penting dalam komunikasi keluarga adalah adaptasi terhadap perubahan : Meskipun ahli-ahli teori terdahulu memandang keluarga sebagai suatu sistem yang tetap seimbang dan tetap, jelas bahwa sister-sister keluarga berubah. Terkadang secara tiba-tiba (Bochner dan Eisenberg dalam Stewart dan slyvia, 1996:218)
Ada keluarga-keluarga yang sulit menyesuaikan diri mereka dengan setiap perubahan yang terjadi. Keluarga-keluarga demikian dianggap kaku; mereka hidup dengan aturan-aturan yang tidak luwes Satir dan Stewart dan Sylvia (1996:218) menulis bahwa dalam suatu sistem yang tertutup aturan-aturan tidak manusiawi. Kebanyakan keluarga berada diantara kedua titik eksterm ini dan punya kemampuan beradaptasi yang bervariasi terhadap perubahan. Meskipun semua keluarga mengalami tekanan, cara keluarga menangani tekanan itulah yang menentukan.

DAFTAR PUSTAKA

Wahono, Adji. 2008. Jenis Narkoba. (online), (http://www.google.co.id, diakses tanggal 27Agustus 2010).
Laksono, Agung. 2008.Sejarah Narkoba . (online), (http://www.google.co.id, diakses tanggal 28 Agustus 2010).
Abdul Wafiq,2009. Macam-Macam Narkoba . (online),
Rifki, Saputra. 2009. Dampak Narkoba. (Online) (http://www.google.co.id, diakses tanggal 28 Agustus 2010).

LAMPIRAN

Ganja AMFETAMIN

Kokain SEDATIF-HIPNOTIK

alkohol hashis

pil koplo mariyuana

opium sabu-sabu

KEBUGARAN JASMANI

Leave a comment

KEBUGARAN JASMANI

BENTUK-BENTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI

1. Latihan Peningkatan Kelincahan
Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan berkaitan dengan tingkat kelentukan. Tanpa kelentukan yang baik seseorang tidak dapat bergerak dengan lincah. Selain itu, faktor keseimbangan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kelincahan seseorang.
Bentuk-bentuk latihan kelincahan antara lain : lari bolak balik (shuttle – run), lari belak-belok (zig-zag), dan jongkok – berdiri (squat thrust).

a. Latihan Mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah lurus.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Lari bolak-balik dilakukan dengan secepat mungkin sebanyak 6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter).
b) Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas, si pelari harus secepatnya berusaha megubah arah untuk berlari menuju titik larinya.
c) Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak boleh terlalu jauh, dan jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelari.
d) Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak.

b. Latihan lari belak-belok (zig-zag)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah berkelok-kelok.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Latihan bolak-balik dengan cepat sebanyak 2-3 kali antara beberapa titik (misalnya 4 -5 titik).
b) Jarak setiap titik sekitar dua meter.
c. Latihan mengubah posisi tubuh / jongkok-berdiri (squat-thrust)
a) Tujuannya : melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak).
b) Pandangan ke arah depan.
c) Lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan telungkup dalam keadaan terangkat.
d) Dengan serentak kedua kaki ditarik ke depan, kemudian kembali ke tempat semula
e) Latihan ini dilakukan berulang-ulang dengan gerakan yang sama.

d. Latihan Kelincahan bereaksi
1) Tujuannya : melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan sikap bengkok, perhatikan aba-aba peluit.
b) Bunyi peluit pertama, lari kedepan dengan secepat-cepatnya.
c) Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya.
d) Bunyi peluit ketiga, lari kesamping kiri secepat-cepatnya.
e) Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan secepat-cepatnya
f) Latihan ini dilakukan terus – menerus secara berangkai tanpa berhenti dahulu.
Kebugaran jasmani (jenis-jenis latihan yang sesuai dengan kebutuhan) 9.1
Dari Crayonpedia
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk materi ini mempunyai 2 Kompetensi Dasar yaitu:
Kompetensi Dasar :
1. Mengidentifikasi jenis-jenis latihan yang sesuai dengan kebutuhan
2. Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan dan kelenturan untuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan alat sederhana serta nilai semangat, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri
Kebugaran Jasmani
Latihan Aerobik untuk Daya Tahan (Endurance) Jantung-Paru

Jalan cepat, lari, bersepeda (stasioner maupun sepeda biasa), dan berenang merupakan contoh latihan yang melibatkan hampir semua otot utama, sehingga dapat memacu kerja jantung. Jika waktu Anda terbatas, maka cobalah untuk melaksanakannya dengan intensitas cukup tinggi setiap kali anda punya waktu.
Intensitas latihan dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan kecepatan lari/bersepeda/berenang, meskipun cara ini mengandung risiko yang besar terhadap kemungkinan cedera otot dan sendi. Untuk mencegah timbulnya cedera, diperlukan pemanasan (warming-up) yang sangat optimal. Pilihan lainnya adalah dengan “memilah” latihan menjadi dua bagian, sebagian dilaksanakan pagi hari dan sebagian lagi dilaksanakan sore/malam hari.
Latihan Kekuatan Otot
Salah satu teknik melaksanakan latihan kekuatan otot adalah dengan menggunakan beban yang sangat ringan dan diulang secepat-cepatnya (repetisi maksimal) selama 30 detik. Setelah beristirahat selama ± 30 detik, latihan dilanjutkan dengan cara yang sama untuk otot yang lain.
Keseluruhan latihan kekuatan otot yang optimal melibatkan 8 – 10 jenis latihan untuk otot besar tubuh. Hal yang perlu diperhatikan dalam latihan ini adalah jika anda belum terlatih, maka periode istirahat antar set latihan harus diperpanjang. Namun, demikian untuk melatih kekuatan otot anda harus diingat bahwa secara bertahap periode istirahat tersebut harus dikurangi, dan pada saat yang tepat beban angkatan ditambah.
Latihan Kelenturan
Kelenturan diperoleh dengan melakukan berbagai latihan peregangan, yang dapat dilakukan di manapun dan dalam posisi apapun. Peregangan dapat dilakukan sambil berdiri maupun duduk, dan berbagai benda dapat digunakan sebagai alat bantu latihan, misalnya tembok, kursi, lemari, dan sebagainya.
Namun, jika anda belum mampu melakukan latihan lengkap, berikut ini berbagai cara kreatif untuk memacu anda melaksanakan latihan:
• Pertama, Gunakan tangga sebanyak mungkin dan hindari lift maupun elevator. Sebagai variasi, lompati 2 anak tangga sekaligus, atau percepat langkah Anda.
• Kedua, berjalanlah sebanyak anda bisa. Banyak cara dapat Anda lakukan, misalnya dengan memarkir kendaraan agak jauh dari tujuan, dan hindari berbelanja secara drive-through. Jika anda memindahkan barang-barang, jangan lakukan sekaligus sehingga anda perlu berjalan bolak-balik.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani
13 Oktober 2009
1. Umur.
Kebugaran jasmani anak-anak meningkat sampai
mencapai maksimal pada usia 25-30 tahun, kemudian akan
terjadi penurunan kapasitas fungsional dari seluruh tubuh,
kira-kira sebesar 0,8-1% per tahun, tetapi bila rajin
berolahraga penurunan ini dapat dikurangi sampai
separuhnya.

2. Jenis Kelamin.
Sampai pubertas biasanya kebugaran jasmani
anak laki-laki hampir sama dengan anak perempuan, tapi
setelah pubertas anak-anak laki-laki biasanya mempunyai
nilai yang jauh lebih besar.

3. Genetik.
Berpengaruh terhadap kapasitas jantung paru,
postur tubuh, obesitas, haemoglobin/sel darah dan serat otot.

4. Makanan.
Daya tahan yang tinggi bila mengkonsumsi tinggi
karbohidrat (60-70 %). Diet tinggi protein terutama untuk
memperbesar otot dan untuk olahraga yang memerlukan
kekuatan otot yang besar.

5. Rokok.
Kadar CO yang terhisap akan mengurangi nilai VO2
maks, yang berpengaruh terhadap daya tahan, selain itu
menurut penelitian Perkins dan Sexton, nicotine yang ada,
dapat memperbesar pengeluaran energi dan mengurangi
nafsu makan.

2.2 Tingkat Kesegaran Jasmani
2.2.1 Pengertian Kesegaran Jasmani Dewasa ini istilah kesegaran jasmani sering menjadi topik pembicaraan yang menarik, pengertian jasmani menurut beberapa ahli

olahraga memang bermacam-macam. Dari beberapa pendapat itu dapat diambil suatu kesimpulan sehingga dapat ditetapkan sebagai pedoman dalam penelitian ini.
Menurut Sadoso Sumosardjono (1985: 19) kesegaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menuneikan tugas sehari-hari dengan mudah tanpa merasa lelah yang berlebihan dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk menikmati senggang waktu dan untuk keperluan- keperluan yang mendadak.
Menurut Dangsina Moeloek (1984) ditijau dari segi faal kesegaran jasmani (Physical Fitness) adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh dalam melaksanakan tugas pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (pekerjaan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti.
Kesegaran jasmani pada hakikatnya berkenaan dengan kemampuan dan kesanggupan fisik seseorang untuk melaksanakan tugasnya sehari-hari secara efesien dan efektif dalam waktu yang relatif lama tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan untuk melaksanakan aktivitas lainnya (Depdikbud PJKR, 1996 : 4).
Dari seminar kesegaran jasmani tahun 1971 di Jakarta yang di kutip Kamiso (1991: 58) disebutkan “Seseorang yang mempunyai kesegaran jasmani dapat diartikan orang yang mempunyai kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti”.
Di tinjau dari sudut sosial orang yang mempunyai phisical fitness baik dapat diartikan orang yang mempunyai cukup daya tahan dan kekuatan untuk melakukan pekerjaannya dengan baik tanpa menimbulkan kelelahan dan mempunyai kemampuan untuk mengatasi kesukaran yang tidak terduga- duga dimana dibutuhkan usaha jasmaniah yang biasanya tidak pernah dilakukan serta dapat dinikmati waktu luangnya (Radio Putro, 1992: 75). Orang yang kesegaran jasmaninya paling baik memiliki cadangan energi yang paling besar, sedang orang yang kesegaran jasmaninya paling buruk memiliki cadangan energi yang minimal (Kennenth H, 1992 : 136).

Pendapat beberapa ahli baik dari pakar olahraga dapat peneliti simpulkan bahwa: kesegaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugas sehari-hari dengan mudah tanpa merasa lelah yang berlebihan dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan yang memdadak lainnya.
Kesegaran jasmani yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan fisik lanjut usia menggunakan tes kesegaran jasmani jalan cepat dengan menempuh jarak 4.82 Km.
Dalam kesegaran jasmani ada aspek penting yang harus diperhatikan guna untuk meningkatkan kesegaran jasmani bagi lanjut usia, kesegaran jasmani itu berhubungan dengan dua aspek yaitu aspek yang berhubungan dengan kesehatan dan yang berhubungan dengan aspek ketrampilan

2.2.2 Aspek kesegaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan.
Kesegaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan terdiri dari lima komponen dasar yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya (Harsuki, 2003: 232) komponen dasar itu antara lain :
a) Daya tahan kardivaskuler.
Komponen ini menggambarkan kamampuan dan kesanggupan melakukan kerja dalam keadaan aerobik, artinya kemampuan dan kesanggupan sistem peredaran darah pernapasan. Mengambil dan mengadakan atau manyediakan oksigen yang dibutuhkan. Pada lanjut usia komponen ini sangat penting diperhatikan mengingat banyaknya penyakit degeneratif mengenai sistem tersebut.
b) Kekuatan otot
Kekuatan otot banyak diperlukan dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk tungkai yang harus menahan beban badan. Maka dari itu bagi lanjut usia juga harus tetap menjaga kekuatan ototnya karena makin tua seseorang makin berkurang pula kekuatan otatnya.

c) Daya tahan otot
Daya tahan otot adalah kemampuan dan kesanggupan otot untuk kerja berulang-ulang tanpa mengalami kelelahan. Bagi lanjut usia daya tahan otot peranannya sangat penting guna untuk menjaga komdisi tubuhnya
d) Fleksibilitas
Fleksibilitas adalah kemampuan gerak maksimal suatu persendian. Pada lanjut usia banyak keluhan kaku pada persendian yang sering dialami oleh lanjut usia maka dari itu dapat dilakukan latihan-latihan yang kalestenik.
e) Komposisi Tubuh
Komposisi tubuh berhubungan dengan pendidistribusian otot dan lemak diseluruh tubuh dengan pengukuran komposisi tubuh ini memegang peranan penting, baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk berolahraga, kelebihan lemak tubuh dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas dan meningkatkan resiko untuk menderita berbagai macam penyakit. Dalam olahraga, kelebihan lemak ini dapat memperburuk kinerja karena tidak memberikan sumbangan tenaga yang dihasilkan oleh kontraksi otot, malahan memberikan bobot mati yang menambahkan beban karena memerlukan energi tambahan untuk menggerakkan tubuh.
2.2.3 Aspek kesegaran jasmani yang berhubungan dengan ketrampilan.
Komponen kesegaran jasmani yang berhubungan dengan ketrampilan ( Harsuki, 2003: 235) meliputi:
a) Keseimbangan
Keseimbangan adalah komponen yang berhubungan dengan sikap mempertahankan keadaan keseimbangan ketika sedang diam atau bergerak.
b) Daya ledak

Daya ledak adalah komponen yang berhubngan dengan laju ketika seseorang melakukan kegiatan, atau daya ledak merupakan hasil dari daya x percepatan.
c) Kecepatan
Kecepatan adalah komponen yang berhubungan dengan kemampuan untuk melakukan gerakan dalam waktu yang sangat singkat.
d) KoordinasiKoordinasi adalah komponen yang berhubungan dengan kemempuan untuk menggunakan panca indra seperti penglihatan dan pendengaran, bersama-sama dengan tubuh tertentu di dalam melakukan kegiatan motorik dengan harmonis dan ketepatan tinggi.
e) Kelincahan
Kelincahan adalah komponen yang berhubungan dengan kemampuan dengan cara mengubah arah posisi tubuh dengan kecepatan dan ketepatan tinggi.
f) Kecepatan reaksi
Kecepatan reaksi adalah komponen yang berhubungan kecepatan waktu yang digunakan antara mulai adanya simulasi atau rangsangan dengan mulainya reaksi.
2.3 Kesegaran Jasmani Secara Keseluruhan
Kesegaran jasmani dalam arti sempit merupakan suatu aspek dari kesegaran keseluruhan manusia. Kesegaran secara keseluruhan dapat dijabarkan menjadi lima aspek sehingga pada kesegaran yang menyeluruh (total fitness) yaitu; a) Kemampuan Statics, b) Kemampuan Dinamis, c)

Kemampuan jasmani, d) Kemampuan mental, e) Kemampuan sosial (Badan Pembinaan UKS Kanwil Depdikbud Jateng, 1978: 76).

2.4 Fungsi Kesegaran Jasmani Manusia selalu mendambakan kebahagian dan kepuasan dalam hidupnya. Kebutuhan hidup semakin hari semakin kian bertambah banyak membuat manusia berusaha keras untuk memenuhinya, maka dengan semakin keras manusia berusaha mengahadapi tantangan hidup dalam memenuhi kebutuhannya diperlukan jasmani yang sehat. Dengan jasmani

yang sehat manusia akan lebih mudah melaksanakan aktivitas dan kegiatan sehari- hari. Dan fungsi kesegaran jasmani adalah untuk mengembangkan kemampuan kesanggupan daya kreasi dan daya tahan dari setiap manusia yang berguna untuk mempertinggi daya kerja (Pusat Kesehatan Jasmani dan Rekreasi, 1971: 71).

2.6 Komponen- komponen Kesegaran Jasmani
Kesegaran jasmani mencakup pengertian yang kompleks maka baru dapat dipahami jika mengetahi tentang komponen-komponen kesegaran jasmani yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lain, namun masing-masing komponen memiliki ciri- ciri tersendiri yang berfungsi pokok pada kesegaran jasmani.
Agar seseorang dapat dikatakan kesegaran jasmaninya baik maka status setiap komponen harus berada dalam kategori baik. Komponen kesegaran jasmani menurut para ahli ada sepuluh komponen yaitu antara lain sebagai berikut:1) Resisten tehadap penyakit,2) Kekuatan dan daya tahan otot, 3) Daya tahan jantung pernapasan dan peredaran darah, 4) Daya otot, 5) Kelentukan, 6) Kecepatan, 7) Ketepatan,8) Koordinasi,9) Keseimbangan, 10) Kelincahan (Pembinaan Jasmani Kesehatan Rekreasi, 1982: 5).
Dari ke sepuluh komponen tersebut akan di jabarkan lebih lanjut beserta dengan peranan dari masing-masing komponen sebagai berikut:
a) Daya Tahan Terhadap Penyakit
Daya tahan terhadap penyakit sangat ditentukan oleh dua faktor, yaitu faktor lingkungan dan faktor keturunan. Faktor lingkungan yang penting adalah melakukan olahraga yang teratur, istirahat yang cukup dan rekreasi sedang faktor keturunan adalah faktor yang akan

berpengaruh pada keturunan.selain itu juga perlu diperhatikan tentang gizi dan sanitasi yang dibutuhkan. Daya tahan menyatakan keadaan yang menekankan pada kapasitas melakukan kerja secara terus menerus dalam suasana aerobik. Jadi dapat berlaku bagi seluruh tubuh, suatu sistem dalam tubuh dan daerah tertentu (D. Moeloek, 1984: 4).
b) Kekuatan dan Daya Tahan Otot
Kekuatan adalah komponen kesegaran jasmani seseorang tentang kemampuannya dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja. Daya tahan otot adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan otot untuk berkontraksi secara terus menerus dalam waktu yang lama dan beban tertentu. (M. Sajoto,1990: 16).
Adapun faktor fisiologi yang mempengaruhi kekuatan dan daya tahan otot adalah:
a. Usia
Pada usia 12 tahun peningkatan kekuatan otot antara pria dan wanita sama, sampai pada usia pubertas lebih cepat pria dan pencapaian maksimal pada usia 25 tahun, pada usia 30 tahun kekuatan otot sudah mengalami penurunan sampai usia lanjut.
b. Jenis Kelamin
Perbedaan otot pria dan wanita disebabkan oleh adanya perbedaan otot baik dalam besar maupun proporsinya dalam tubuh, tetapi besar nilai perbedaan ini tidak pad semua otot. Perbedaan yang nyata pria dan wanita terlihat pada rangka-rangka wanita yang lebih pendek dari pria.
c. Aktivitas Fisik
Dengan menghadapi beban kerja yang berat dan latihan fisik yang teratur secara terus menerus akan meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot. Dengan demikian seeorang yang mempunyai kekuatan dan daya tahan otot yang baik dapat melakukan dan memikul pekerjaan yang berat dalam waktu lama. Sehingga orang yang

kesegaran jasmaninya baik akan mempunyai kekuatan otot yang kuat dan mampu bekerja secara efektif dan efisien.(M. Sanjoto 1990: 16).
c) Daya Tahan Jantung, Pernapasan dan Peredaran Darah
Daya tahan jantung, pernapasan dan peredaran darah menggunakan istilah: Daya tahan umum (General Endurance) yang merupakan kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru dan peredaran darah secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja otot dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama.(M. Sanjoto,1990:16).
Sistem jantung, peredaran darah dan pernapasan merupakan alat utama dan pengukuran dari segala unsur yang diperlukan tubuh terutama oksigen (O2) yang berfungsi untuk pembakaran pada proses pengolahan zat-zat makanan dalam tubuh sehingga dapat menghasilkan energi yang dihasilkan.
Jadi apabila seseorang itu mampu menggerakkan sekelompok otot tertentu secara terus menerus dalam waktu yang lama akan menyebabkan kerja jantung, peredaran darah dan pernapasan lebih cepat.
d) Daya Otot
Daya otot oleh para ahli disebut sebagai daya otot atau tenaga ledak otot. Daya otot atau daya ledak otot adalah kemamapuan seseorang untuk mempengaruhi kekuatan maksimal yang dikerahkan dalam waktu yang sependek-pendeknya (M. sanjoto,1990: 17).
Jadi daya otot adalah kualitas yang memungkinkan otot atau sekelompok otot untuk melakukan kerja fisik secara tiba-tiba. Dalam kehidupan sehari-hari ini diperlukan untuk memindahkan sebagian atau seluruhnya beban dari satu tempat yang lain dilakukan pada suatu saat dan secara tiba-tiba. Pemakaian daya otot ini dengan tenaga otot yang maksimal dalam waktu singkat atau pendek. Daya tahan otot dipengaruhi

oleh kekuatan otot, kecepatan kontraksi otot sehingga faktor yang mempengaruhi kedua hal-hal tersebut akan mempengaruhi daya otot.
e) Kelentukan
Kelentukan atau daya lentur adalah efektifitas seseorang dalam penyesuaian diri untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh yang luas. Hal ini akan sangat mudah ditandai dengan tingkat fleksibilitas persendian pada seluruh tubuh (M. Sanjoto,1995:17).
Kelentukan menyatakan kemampuan gerak maksimal yang dapat dilakukan oleh satu persendian. Jadi meliputi hubungan antara tubuh persendian umumnya tiap persendian mempunyai gerak tertentu sebagian akibat struktur anatominya. Gerak yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari adalah fleksi batang tubuh tetapi kelentukan yang baik pada tempat tersebut belum tentu di tempat lain pula demikian (D. Moeloek,1984: 9).
Faktor yang mempengaruhi kelentukan usia dan aktifitas fisik, pada usia lanjut kelentukan berkurang akibat menurunya aktivitas otot sebagai akibat berkurang latihan (aktivitas fisik).
f) Kecepatan
Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengarjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya (M. Sanjoto,1995: 9).
Oleh karena itu seseorang yang mempunyai kecepatan tinggi dapat melakukan suatu gerakan yang singkat dan waktu yang pendek setelah menerima rangsangan. Kecepatan disini dapat didefinisikan sebagai laju gerak berlaku untuk tubuh secara keseluruhan atau sebagian tubuh.
g) Ketepatan
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengaedalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran. Sasaran ini dapat merupakan suatu jerak atau mungkin suatu aspek langsung yang harus dikenai dengan salah satu bagian tubuh. Jadi orang yang mempunyai tingkat

ketepatan yang baik akan dapat mengontrol dari suatu sasaran satu ke sasaran yang lain.
h) Koordinasi
Koordinasi adalah hubungan harmonis bebrbagai fakta yang terjadi pada suatu gerakan ( D. Moeloek,1984: 11)
Koordinasi adalah kemampuan seseorang menginteregasikan bermacam-macam gerakan yang berbeda kedalam pola gerakan tunggal secara efektif. Jadi apabila seseorang mempunyai koordinasi yang baik, maka ia akan dapat melaksanakan tugas dengan mudah dan efektif. (M. Sajoto,1995: 9).
i) Keseimbangan
Keseimbangan adalah kemampuan mempertahankan sikap tubuh atau bagian tubuh tanpa gangguan pada keseimbangan (Depdikbud PKJR,1997: 6)
Keseimbangan adalah kemampuan seseorang mengalihkan organ- organ saraf otot selama melakukan gerakan yang cepat dengan perubahan letak titik-titik gerak yang cepat pula baik dalam keadaan statis maupun dinamis. Keseibangan adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi dalam bermacam- macam gerakan (M. Sajoto,1985: 54).
j) Kelincahan
Kelincahan adalah kemampuan seseorang dalam merubah arah dalam posisi diarena tertentu. Kelincahan adalah kemampuan merubah arah dengan cepat dan tepat selagi tubuh bergerak dari satu tempat ketempat yang lain (M. Sajoto,1985: 59).
Sedangkan menurut Dangsina Moeloek,(1984: 8) menggunakan istuilah ketangkasan. Ketangkasan adalah kemampuan merubah secara tepat arah tubuh atau bagian tubuh tanpa gangguan pada keseimbangan.

Kesegaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari, maka harus dikembangkan kesepuluh komponen kesegaran jasmani tersebut dalam porsi yang sama.
Faktor- faktor yang mempengaruhi kesegaran jasmani:
Mengingat pentingnya kesegaran jasmani bagi seseorang yang berfungsi mengembangkan kemampuan, kesanggupan dan daya tahan diri sehingga mempertinggi daya aktifitas kerja, maka tak akan lepas dari faktor-faktor kesegaran jasmani.faktor-faktor kesegaran jasmani antara lain: faktor latihan, faktor istirahat, faktor kebiasaan hidup sehat, faktor lingkungan, serta fakor makanan dan gizi (D. Moeloek, 1984: 13).
a. Faktor Latihan
Yang dimaksud latihan adalah latihan olahraga yaitu pengulangan dari gerak tertentu, secara sistematis dan teratur berirama dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan seseorang dalam mencapai prestasi maksimal (D.Moeloek, 1984: 13).
Pada waktu menentukan program latihan untuk daya tahan kardirespirasi harus memperhatikan empat faktor latihan, yaitu: intensitas, frekuensi. Lama dan macam latihan (Sadoso Sumosarjono, !986: 148).
Intensitas latihan merupakan merupakan faktor yang sangat penting untuk meningkatkan kesegaran kardiorespirasi. Intensitas suatu kerja dapat dinyatakan dalam berbagai cara yaitu persentase denyut nadi maksimal, persentasi konsumsi oksigen maksimal, jumlah kalori yang diperlukan. Intensitas latihan yang harus dilakukan oleh usia lanjut untuk memperbaiki kesegaran jasmani dari hasil penelitian ternyata intensitas latihan yang baik untuk usia lanjut adalah 60-80% denyut nadi maksimal dan 50-80% oksigen

maksimal. Latihan-latihan olahraga dikerjakan dengan intensitas dibawah 60% denyut nadi maksimal tidak akan memberikan perbaikan kepada kerja karena tidak memberikan perbaikan pada sistem kardiorespirasi. Seseorang yang melakukan latiahan olahraga dengan intensitas tinggi dan waktu yang pendek dengan orang yang melakukan latihan ringan dengan intensitas rendah dan waktu yang lama akan mendapatkan hasil yang kurang lebih sama.
Frekuensi untuk mengembangkan kapasitas daya tahan kardiorespirasi. Orang tidak perlu berlatih setiap hari, dari pnelitian ternyata berlatih 3-5 kali perminggu merupakan jumlah optimal untuk memperbaiki kesegaran jasmani kardiorespirasi. Latihan setiap hari tidak dianjurkan dapat menyebabkanbaik fisik maupun mental menjadi terlalu lelah dan akhirnya tidak dapat menjalankan latihan.
b. Faktor Istirahat
Tubuh akan merasa lelah setelah melakukan aktifitas, hal ini disebabkan oleh pemakaian tenaga untuk aktifitas yang bersangkutan. Untuk mengambalikan tenaga yang telah terpakai maka diperlukan istirahat.
c. Faktor Lingkungan
Lingkungan adalah tempat dimana seseorang itu tinggal dalam waktu yang lama, dalam hal ini menyangkut lingkungan fisik, serta sosial, mulai dari lingkunagan perumahan, lingkungan pekerjaan dan sebagainya.
d. Faktor Kebiasan Hibup Sehat

Seseorang apabila menginginkan kesegaran jasmaninya tetap terjaga, maka ia harus menerapkan cara hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
e. Faktor Makanan dan Gizi
Sejak dalam kandunagan manusia sudah memerlukan makanan dan gizi yang cukup digunakan nutuk pertumbuhan. Jadi dalam pembinaan kesegaran jasmani tubuh haruslah cukup makanan yang bergizi dan mengandung unsur-unsur: protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air (D.Moeloek,1984: 14).
Unsur-unsur tersebut diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1). Protein
Dangsina Moeloek (1984: 12) mengatakan bahwa ada dua macam protein, yaitu protein nabati dan protein hewani. Protein hewani tinggi nilainya daripada nabati, sebab protein hewani mengandung macam-macam asam amino yang masuk kedalam tubuh, sebab apabila tidak maka tubuh akan mengalami gangguan. Protein berfungsi sebagai bahan pembangun tubuh, untuk pertumbuhan, untuk menggantikan sel-sel tubuh yang rusak, pembuatan enzim, hormon, pigment,dan hasil kalori.
2). Lemak
Lemak merupakan bahan yang banyak memberikan kalori. Lemak juga berfungsi sebagai pelarut vitamin A, D, E, K. selain itu lemak berfungsi sebagai pelindung terhadap perusak mekanis.
Fungsi utama dari lemak adalah memberi tenaga kepada tubuh. Satu gram lemak jika dibakar dalam tubuh akan menghasilkan sembilan kalori.maka dari itu untuk lanjut usia harus dapat

mengurangi konsumsi lemak. Makanan yang baik bagi lanjut usia tidak boleh mengandung lemak lebih dari 20 % jumlah kalori yang dipakai.
3). Karbohidrat
Karbohidrat adalah zat makanan yang memberikan tenaga paling banyak. Zat ini juga berfungsi sebagai pembakar lemak, karena karbohidrat maka penghancuran protein sebagai tenaga berkurang, sehingga protein banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembangun (Dangsina Moeloek, 1984: 12).. Satu gram hidrat arang akan menghasilkan empat lakori. Dalam hidangan sehari-hari hidrat arang memegang peranan penting sebagai sumber tenaga, walaupun tiap satu gram hidrat arang menghasilkan kalori sedikit dibanding lemak. Tetapi sebagai lanjut usia harus tetap memperhatikan komposisi makanan dan harus seimbang sesuai dengan keadaan tubuhnya.
4). Garam-garam Mineral
Garam- garam mineral berfungsi sebagi bahan pembangun tubuh, memberikan tenaga osmose yang tertentu dan tetap bagi cairan tubuh. Kegunaan garam-garam mineral yaitu memberikan tekanan osmose yang tertentu dan tetap bagi cairan tubuh (lebih-lebih garam dapur atau NaCl, mempunyai fungsi bersifat terhadap otot-otot dan sel-sel.
Fungsi zat pembangun dari tubuh kita seperti garam-garam Ca untuk pembentukan tulang-tulang dan garam-garam Fe untuk pembentukan sel-sel darah merah. berfungsi dalam pengangkutan oksigen dari paru-paru kejaringan tubuh dan sebaliknya karbondioksida dari jaringan tubuh keperu-paru. garam-garam mineral turut menentukan dalam sistem paru atau pernepasan dalam tubuh dan juga mempengaruhi sistem peredaran darah. Apabila seeorang memiliki sitem peredaran darah yang baik maka dimungkinkan ia memiliki kesegaran jasmani yang baik.

5). Vitamin
Vitamin berfungsi sebagai penjaga agar tubuh tetap normal. Vitamin dalam tubuh haruslah tetap sebab apabila kekurangan vitamin tertentu akan memjadi penyakit tertentu pula. Tetapi apabila kelebihan juga tidak berfungsi. Bila kekurangan salah satu vitamin disebut avitaminosis. Fungsi utama vitamin adalah mengatur proese metabolisme protein lemak dan hidrat arang. Kebutuhan vitamin dapat diperoleh dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Pada lanjut usia vitamin memang sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya osteoporoses (pengroposan tulang) pada tulang.
6). Air
Kebutuhan tubuh akan air dapat dikatakan nomor dua setelah oksigen. Orang akan hidup tanpa makan untuk beberapa minggu. Tetapi tanpa air orang akan bertahan hidup hanya untuk beberapa hari. Kehilangan air 10% dari cairan tubuh akan sangat membahayakan, kematian biasanya terjadi bila tubuh kehilangan cairan tubuh mencapai 20%.
Pada lanjut usia kebutuhan air sangat penting dan perlu diperhatikan oleh karena lanjut usia cenderung mengalami dehidrasi.oleh karena itu minum perlu diprogram secara sadar, jangan hanya minum setelah merasa haus. Dengan adanya rasa haus menunjukkan telah adanya kekurangan air. Kebutuhan air adalah sekitar 2,5 L/ hari yang dapat dipenuhi dari minuman 6 – 7 gelas/ hari dan dari makanan termasuk sayuran dan buah-buahan. Adapun fungsi air dalam tubuh itu sendiri adalah sebagai zat pembangun, sebagi zat pengaturdan pelarut hasil pencernaan makanan dalam tubuh juga sebagai pengaturan panas.Jika seseorang memiliki metabolisme tubuh yang baik mak akan dimungkinkan memiliki tingkat kesegaran jasmani yang baik.

2.7 Tes Kesegaran Jasmani
Tingkat kesegaran jasmani seseorang dapat diketahui dengan mengadakan tes kesegaran jasmani. Dalam hal ini ada beberapa tes kesegaran jasmani untuk lanjut usia, akan tetapi peneliti hanya menggunakan tes kesegaran jasmani yang cocok dan sesuai untuk lanjut usia. Yang peneliti gunakan untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani lanjut usia yaitu dengan menggunakan tes jalan cepat 4.82 Km karena hanya tes inilah yang paling sesuai walaupun masih ada tes lain untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani lanjut usia.
2.8 Kerangka Berfikir
Kesegaran jasmani merupakan faktor yang sangat penting bagi seseorang, khususnya bagi lanjut usia. Dengan kesegaran jasmani yang baik lanju usia dapat melakukan aktivitas kerja yang baik, terukur, teratur dan terarah, maka dari itu lanjut usia dapat hidup secara sehat serta bahagia karena terhindar dari gangguan penyakit yang sering di alami oleh setiap lanjut usia yang di sebabkan karena proses degeneratif atau penurunan fungsi organ tubuh akibat proses penuaan. Tingkat kesegaran jasmani tak lepas dari aspek yang mempengaruhinya. Aspek yang harus dipenuhi agar kesegaran jamani lanjut usia terjaga denga baik yaitu aspek yang berhubungan dengan kesehatan meliputi daya tahan kardiovaskuler, daya tahan otot, kelenturan, komposisi tubuh, kekuatan otot dan aspek yang berhubungan dengan ketrampilan keseimbangan, ketepatan, kecepatan, keseimbangn, koordinasi, kelincahan. Bila kebutuhan aspek tersebut dipenuhi maka lanjut usia dapat melakukan aktivitas sehari-harinya tanpa menimbulkan rasa lelah yang berarti.
Kesegaran jasmani bagi lanjut usia memang sangat berarti untuk menjaga kondisi tubuh dari penyakit yang sering dikeluhkan, menghambat dari proses penuaan yang disebabkan karena proses degeneratif,
memperpanjang harapan hidup, maka dari itu dengan berolahraga dan melakukan aktifitas dapat meningkatkan kesegaran jasmani lanjut usia

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.